Parit Padang Global Segera Edarkan Covifor
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Parit Padang Global Segera Edarkan Covifor

Selasa, 6 Oktober 2020 | 09:46 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- PT Parit Padang Global (PPG) resmi melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Amarox Pharma Global (Hetero Group), produsen salah satu obat Covid-19 Covifor (Remdesivir). Melalui kerja sama tersebut, PPG resmi ditunjuk Amarox untuk menjadi distributor utama dalam mendistribusikan Covifor di Indonesia.

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Vice President Distribution Operation & Supply Chain Management PT Parit Padang Global Pandy Harianto, Vice President Distribution Sales & Marketing PT Parit Padang Global Edwin Vega Darma, dan General Manager PT Amarox Pharma Global Sandeep Sur di Jakarta, Jumat (2/10).

Menurut Edwin, perjanjian kerja sama keduanya akan berlangsung hingga tiga tahun ke depan. Sebelumnya PPG telah melakukan kerja sama dengan Amarox.

“Kerja sama kami dengan Amarox sudah berlangsung cukup lama, di mana kami dipercaya untuk mendistribusikan beberapa obat kanker yang diproduksi oleh Hetero India. Saat ini, sudah ada 50 SKU obat milik Hetero yang sudah PPG distribusikan,” paparnya.

Dengan penunjukan PPG sebagai distributor utama untuk Covifor, maka sejumlah upaya sudah siap dilakukan PPG. Sebagai distributor utama, PPG akan berperan untuk mendistribusikan dan menjual Covifor di Indonesia.

"Saat ini, PPG sudah memiliki 25 cabang di Indonesia. Melalui cabang yang kami miliki, Covifor akan menjangkau seluruh Indonesia. Bahkan, kami sudah memiliki tim khusus yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan Covifor,” papar Edwin.

Dikatakan, sampai awal Oktober, PPG telah mengalokasikan Covifor di 90% cabang yang dimilikinya di seluruh Indonesia.

Ditunjuk Pemerintah

Diakui Edwin, pendistribusian Covifor harus melalui sejumlah mekanisme. Salah satunya, Covifor hanya didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19, Dinas Kesehatan, atau instansi yang memang ditunjuk oleh pemerintah.

Hal ini karena Covifor berbentuk ampul (injeksi) yang penggunaannya harus langsung di bawah penanganan dokter.

Melalui kerja sama dengan PPG, Sandeep berharap Covifor dapat terdistribusikan dengan cepat ke seluruh Indonesia.

“Kami berharap rumah sakit atau dokter dapat dengan mudah mengakses Covifor. Sebab, Covifor hadir di Indonesia untuk mendukung BPJS dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam menanggulangi Covid-19,” harapnya.

Covifor adalah obat Covid-19 dari India berupa ampul (injeksi) yang penggunaannya untuk emergensi pada pasien Covid-19 usia dewasa dan remaja (usia 12 tahun lebih) yang memiliki berat badan 40 kg atau lebih dengan kategori berat yang dirawat inap di rumah sakit.

Covifor mengandung zat Remdesivir yang dapat menghambat replikasi virus. Sebelumnya, Covifor sudah digunakan antara lain untuk pengobatan infeksi virus HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C.

Diakui Sandeep, Hetero merupakan perusahaan pertama yang menerima persetujuan Emergency Use Authorization (EUA) untuk Remdesivir dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.

Covifor tidak hanya didistribusikan di Indonesia, melainkan juga sudah didistribusikan ke 126 negara di dunia, seperti di Amerika Latin, Asia, Afirka, Rusia, dan sebagainya.

“Meskipun Covifor sudah melalui uji klinis, kami akan melakukan uji klinis khusus untuk Indonesia, seperti anjuran BPOM. Uji klinis Covifor di Indonesia akan kami mulai Oktober ini. Uji klinis ini akan dilakukan selama tiga bulan ke depan terhadap 25 orang,” tambahnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Dorong Petani dan Nelayan Berkorporasi

Dalam setiap ratas sudah sering kali dibahas terkait tindakan mengkorporasikan petani dan nelayan. Sayangnya, hal itu belum bisa dilakukan hingga kini.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Kurs Rupiah Terapresiasi 110 Poin ke Rp 14.680

Kurs rupiah berada di level Rp 14.680 per dolar AS atau terapresiasi 110 poin (0,74 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.790.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Sambut Positif UU Cipta Kerja, IHSG Menguat ke 5.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,86 persen ke kisaran 5.001,6 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (6/10/2020).

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Ini 8 Catatan Kritis PAN atas RUU Cipta Kerja

Pesangon kepada pekerja sebanyak 32 kali gaji tidak saja dibayarkan oleh pemberi kerja, juga oleh pemerintah.

EKONOMI | 5 Oktober 2020

Valbury: IHSG Berpotensi Menguat Ditopang Sentimen UU Cipta Kerja

Menurut riset Valbury Sekuritas Indonesia, rekomendasi saham hari ini adalah GGRM, BBCA, BBRI, BBTN, BSDE, CTRA.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Bursa Asia Dibuka Beragam

Nikkei 225 Tokyo naik 0,42 persen, Kospi Korsel naik 0,73 persen. Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,25 persen.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Harga Minyak Dunia Naik Sekitar 6% Setelah Kondisi Trump Membaik

Harga minyak mentah jenis Brent baik 5,9 persen ke US$ 41,57 per barel, sementara West Texas Intermediate naik 5,9 persen ke US$ 39,22 per barel.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Bursa Eropa Menguat Mendengar Kabar Kondisi Trump Membaik

Indeks Stoxx600 menguat 0,81 persen, DAX Jerman naik 1,1 persen, FTSE Inggris naik 0,69 persen, CAC Prancis naik 0,97 persen.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Wall Street Menguat Ditopang Sentimen Trump dan Stimulus

Dow Jones Industrial Average naik 1,68 persen ke 28148,64, S&P 500 naik 1,8 persen ke 3408,63, dan Nasdaq naik 2,32 persen ke 11332,49.

EKONOMI | 6 Oktober 2020

Jokowi: Pemerintah Berupaya Keras Sediakan Rumah Layak Huni

Target pembangunan satu juta unit rumah per tahun sudah berhasil dilampaui pada tahun 2018 dengan fokus pada masyarakat berpenghasilan rendah.

EKONOMI | 5 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS