Anak-anak WNI Eks ISIS Dikhawatirkan Terpapar Paham Radikal

Rabu, 19 Februari 2020 | 19:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah masih mengkaji terkait pemulangan anak-anak WNI eks ISIS dengan alasan kemanusiaan. Meski demikian pemerintah mengaku khawatir lantaran anak-anak tersebut sudah terpapar paham radikal.

Hal ini disampaikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat mengisi kuliah umum terkait menangkal paham radikal di Universitas Mataram, Selasa (19/2/2020).

Ma’ruf Amin menambahkan rasa aman bagi masyarakat menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk mengkaji pemulangan anak-anak WNI eks ISIS.

Terkait hal ini pemerintah memutuskan tidak memulangkan WNI yang terlibat jaringan ISIS. Alasannya membahayakan bagi ratusan juta WNI.

Meski demikian jika ada keputusan lain, maka mereka harus mengikuti program deradikalisme.