Menikmati Keindahan Tebing Keraton dengan Bersepeda Gunung
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Menikmati Keindahan Tebing Keraton dengan Bersepeda Gunung

Senin, 27 Juli 2015 | 12:46 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Kawasan wisata Tebing Keraton, Dago, Bandung yang lagi happening di media sosial karena keindahan alamnya ternyata tidak hanya dikenal warga kota Kembang. Bahkan, Tebing Keraton juga menjadi incaran favorit pesepeda gunung All Mountain (AM), penyuka trek turunan. Pada akhir pekan lalu, komunitas gowes Bike Bike Adja (BBA) Jakarta mencoba sejumlah trek di kawasan ini.

Tebing Keraton berada di dalam kawasan taman hutan raya (Tahura) Ir. Djuanda, Desa Ciburial, Kabupaten Bandung (kawasan Dago, Bandung Utara). Tebing ini sebenarnya sudah ada sejak dulu. Namun namanya belum setenar seperti sekarang.

Sejumlah warga setempat menyatakan, tebing ini dikenal oleh komunitas sepeda, khususnya penikmat tanjakan (up hill). Namun dalam setahun terakhir, banyak pengunjung yang memposting foto-foto keindahan Tebing Keraton sehingga populer di sosial media. Para pengunjung yang didominasi anak baru gede (ABG) itu ingin menunjukkan bahwa tempat ini populer. Tah heran, tongsis berseliweran di sana sini.

Salah satu view Tebing Keraton

Dengan ketinggian 1.250 di atas permukaan laut (dpl), Tebing Keraton menyuguhkan hamparan jalur patahan Lembang dan kota Lembang secara keseluruhan. Kontur perbukitan yang hijau terhampar jelas ditambah jajaran pohon pinus yang tersusun rapi serta aliran sungai yang mengalir dari Curug Maribaya. Masyarakat lokal mengatakan, waktu yang tepat untuk mengunjungi Tebing Keraton adalah saat sunset (matahari terbenam sore hari) dan sunrise (matahari terbit pagi hari). Kabut bergerak perlahan dan mulai digantikan cahaya emas dari mentari pagi. Sore harinya bisa menikmati indah keindahan langit dan siluet jajaran perbukitan, termasuk Gunung Tangkuban Perahu.

Michael Alexander, selaku marshal (pemandu sepeda) menyatakan, bagi goweser tipe All Mountain (AM) yang cenderung suka trek turunan, salah satu jalur favorit untuk menuju kawasan wisata ini adalah Tebing Keraton-Tahura-Goa Belanda dan finish di Maribaya (Lembang). "Titik startnya adalah kawasan Babagongan," kata pria yang akrab disapa Mike.

Karakteristik trek ini terbilang komplit dan variatif, mulai dari bebatuan lepas (makadam), single track tanah, hingga jalur aliran air. Keseluruhan jalur ini dinikmati dalam atmosfer yang beragam karena goweser melewati areal perkebunan petani lokal, hutan tropis yang dipenuhi akar, hingga hutan pinus. Namun goweser juga perlu berhati-hati karena di beberapa titik, jalur hanya diapit tebing dan jurang.

Jalur pesepeda gunung menuju Tebing Keraton.

Sebelum ke Tebing Keraton, Mike mengatakan, goweser sebaiknya mencicipi trek Firdaus-Tamiya dengan titik awal Puncak Bintang atau dikenal Bukit Moko di ketinggian sekitar 1.400 m dpl. Untuk mencapai Puncak Bintang sepeda di-loading melalui Padasuka (Saung Angklung Udjo). Goweser juga disuguhi pemandangan hutan pinus yang masih asli. Di Puncak Bintang, goweser bisa melihat pemandangan Kota Bandung yang dikelilingi gunung berbentuk cekungan.

Karakteristik jalur Firdaus-Tamiya ini cocok bagi mereka yang suka turunan karena merangsang goweser memacu sepedanya dengan tikungan tajam berkelok namun tetap aman dilalui. Di beberapa titik, sengaja dibuat drop off (gundukan tanah) sehingga menambah adrenalin berdetak kencang. "Kalau mau main speed, cocok di jalur ini bisa nge-flow," kata Mike.

Ketua BBA, Imam Bachtiar mengatakan, gowes Tebing Keraton merupakan agenda rutin komunitas gowes BBA. Ajang ini sekaligus agenda silaturahmi dan halalbihalal usai Lebaran. Imam juga mengungkapkan, untuk menjajal trek ini, para goweser harus mempersiapkan stamina dan sepeda. Selain itu, faktor keselamatan juga menjadi prioritas. "Meski ada beberapa insiden kecil, secara keseluruhan berjalan aman dan lancar," kata Imam. Simak juga foto-fotonya: "Gowes All Mountain di Tebing Keraton Bandung"


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS