Rabu, Pesawat TNI Bawa 26 WNI dari Nepal
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Rabu, Pesawat TNI Bawa 26 WNI dari Nepal

Rabu, 6 Mei 2015 | 00:33 WIB
Oleh : Leonard AL Cahyoputra / WBP

Jakarta -Pesawat Boeing 737 - 400 milik TNI AU yang membawa 26 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Nepal dijadwalkan tiba di Tanah Air melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Rabu (6/5) sekitar 19.30 WIB

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal menjelaskan nantinya pesawat tersebut akan transit di sejumlah check point sebelum tiba di Jakarta.

"Dalam perjalanan pesawat akan melakukan transit di Dhaka dan Banda Aceh. Selain membawa kru, tim evakuasi dan sejumlah relawan, pesawat juga membawa 26 WNI dari Nepal yang meminta bantuan pemulangan oleh pemerintah," ujar Iqbal saat dikonfirmasi waartawan, Selasa (5/5).

Sebagian besar WNI yang selamat dari gempa di Nepal telah pulang menggunakan pesawat komersial. Sementara lainnya memilih tetap tinggal dan membantu operasi kemanusiaan. Di sisi lain, Iqbal juga menerangkan perkembaangan proses SAR di sana.

Sebanyak 120 jenazah hasil evakuasi dari longsoran salju di Langtang, Nepal sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Tribuvan Teaching University (TTU). Adapun 13 dokter anggota tim bantuan kemanusiaan Indonesia rencananya akan dikirim ke Nepal, Rabu mengingat hingga saat ini jasad-jasad itu belum sampai ke lokasi identifikasi.

"Namun demikian, hingga sore ini (Selasa 5/5) jenazah tersebut belum tiba di Kathmandu sehingga tim dokter akan kembali ditugaskan ke RS TTU pada tanggal 6 April 2015," kata Iqbal.

Selain itu, ia juga menampik pernyataan bahwa Nepal menolak tim yang diperbantukan dari negara lain. Otoritas setempat memang meminta tim SAR asing menghentikan pencarian, namun fokus pada misi kemanusiaan atau pengobatan.

Iqbal menilai Nepal ingin kegiatan tersebut lebih terkoordinasi di bawah kendali Angkatan Bersenjata (AB) mereka. Sedangkan pihak Indonesia sejak awal memang sudah berkoordinasi dengan AB Nepal. "Kita dari awal posisinya demikian. Kita selalu koordinasi dengan angkatan bersenjata Nepal. So far mereka happy dengan kedatangan kita," pungkas Iqbal.

Sementara itu, dari Nepal sendiri Duta Besar RI, Iwan Wiranataatmadja melaporkan keadaan tim Indonesia. Iwan, bersama tim yang terdiri dari Kemlu, Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), anggota Paskhas TNI AU yang memiliki kualifikasi SAR, relawan dan wakil dari THC akan tetap berada di Kathmandu untuk waktu terbatas.

Tim tersebut akan melanjutkan upaya bantuan kemanusiaan. Sesuai koordinasi, mereka juga akan memberikan dukungan bagi upaya SAR yang akan dilakukan Angkatan Bersenjata Nepal, termasuk bantuan identifikasi dan spesialisasi lainnya.

"Dengan kondisi yang sangat sulit di wilayah Langtang, upaya pencarian dan evakuasi hanya dapat dilakukan oleh spesialis SAR dan dengan peralatan yang memadai. Karena itu, proses tersebut akan dikoordinasikan oleh Angkatan Bersenjata Nepal," ujar Duta Besar Iwan.

Sumber:Investor Daily

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tolak Perintah Abbott, Dubes Australia untuk Prancis Ajukan Pengunduran Diri

Brady diminta meninggalkan pasangannya Peter Stephens ketika mereka menyambut kedatangan Abbott di Bandara Le Bourget di Paris.

DUNIA | 5 Mei 2015

Polandia Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dengan Indonesia

Hubungan bilateral Indonesa-Polandia akan memasuki tahun ke-60.

DUNIA | 5 Mei 2015

RS Lapangan untuk Nepal Mulai Beroperasi

Indonesia juga menjadi negara pertama yang mendirikan posko tetap di daerah tersebut.

DUNIA | 5 Mei 2015

Korban Tewas Gempa Nepal Capai 7.557 Orang

PBB menyebutkan sekitar 8 juta orang atau sekitar seperempat populasi di Nepal terkena dampak bencana itu.

DUNIA | 5 Mei 2015

TKI ke Timteng Dihentikan, BNP2TKI Siapkan Langkah Alternatif

Penghentian itu disebabkan banyaknya pelanggaran terkait perdagangan manusia dan norma ketenagakerjaan di 21 negara tersebut.

DUNIA | 5 Mei 2015

Setara: Penundaan Eksekusi Mary Jane Bukan Karena Tekanan Filipina

Keputusan penundaan eksekusi mati Mary Jane dinilai sudah tepat.

DUNIA | 5 Mei 2015

Cegah Korupsi, Tiongkok Batasi Keluarga Pejabat Berbisnis

Aturan ini sudah mendapat "berkat" dari Presiden Tiongkok Xi Jinping pada sidang parlemen pada Maret silam.

DUNIA | 5 Mei 2015

Dokter Bedah Syaraf Ben Carson Maju sebagai Bakal Capres AS

"Saya Ben Carson dan saya kandidat presiden."

DUNIA | 5 Mei 2015

RI-Timor Leste Siap Kerja Sama Bidang Pertahanan

Kerja sama tersebut dalam hal pelatihan-pelatihan sebagai upaya peningkatan di bidang kemiliteran.

DUNIA | 5 Mei 2015

Raja Thailand Akhirnya Tampil ke Publik

Warga Thailand memadati jalan-jalan di pusat kota Bangkok pada Selasa (5/5) menyambut raja.

DUNIA | 5 Mei 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS