Trump Bertemu Pemimpin G7 di Tengah Tensi Dagang AS-Tiongkok
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Trump Bertemu Pemimpin G7 di Tengah Tensi Dagang AS-Tiongkok

Minggu, 25 Agustus 2019 | 11:48 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Paris, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Prancis pada Sabtu (24/8/2019) untuk menghadiri pertemuan tahunan Kelompok 7 negara (G-7), satu hari setelah ia menyatakan bahwa kepala bank sentral AS, Federal Reserve (the Fed) adalah musuhnya dan mendesak perusahaan AS untuk hengkang dari Tiongkok di tengah tensi perang dagang yang meningkat.

Pertemuan puncak itu juga terjadi di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global, serta ketegangan AS dengan Iran dan Rusia.

Trump pada Jumat (23/8/2019) mengatakan bahwa AS akan menaikkan bea senilai US$ 250 miliar pada produk-produk impor Tiongkok menjadi 30 persen dari 25 persen pada 1 Oktober 2019. Selain itu, menaikkan tarif menjadi 15 persen, bukannya 10 persen pada barang-barang Tiongkok lainnya senilai US$ 300 miliar yang akan berlaku pada 1 September 2019.

Selain ketegangan perang dagang dengan Tiongkok, Presiden Trump telah mempertahankan retorika yang keras terhadap Uni Eropa. Gedung Putih akan memutuskan pada bulan November apakah akan mengenakan bea industri otomotif di Eropa.

Sementara awal tahun ini, Trump berjanji menetapkan tarif pada kendaraan impor dan suku cadang dari Uni Eropa dan Jepang, tetapi menunda kebijakan itu selama 180 hari pada bulan Mei. Trump menandatangani kesepakatan dengan UE awal bulan ini untuk mendorong ekspor daging sapi AS. Trump juga mengancam akan memajaki mobil Eropa pada Selasa.

“Berurusan dengan Uni Eropa sangat sulit; mereka mendorong penawaran tinggi," kata Trump. “Kami memiliki semua kartu di negara ini, karena yang harus kami lakukan adalah memajaki mobil Eropa karena mereka mengirim jutaan Mercedes. Mereka mengirim jutaan BMW ke sini."

Para ahli mengatakan bahwa konflik perdagangan dengan Eropa bisa berdampak lebih buruk daripada konflik dengan Tiongkok.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kepada wartawan setibanya di Prancis mengatakan pihaknya akan memberi tahu pada Trump di KTT G-7 untuk meredakan tensi perang dagang dengan Tiongkok. Johnson mengatakan prioritas Inggris pada KTT adalah untuk membenahi kondisi perdagangan global.

"Saya sangat khawatir tentang apa yang akan terjadi, pertumbuhan proteksionisme, tarif yang kita lihat," kata Johnson kepada wartawan di landasan.

Pertemuan pertama Trump pada hari Sabtu adalah makan siang pribadi dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Macron, yang akan menjadi tuan rumah KTT, mengatakan Prancis sedang membahas krisis dunia, termasuk di Libya, Iran dan Rusia. Selain itu, membahas kebijakan perdagangan dan perubahan iklim.

Trump mengatakan acara makan siang dengan Macron akan berjalan baik. "Kami sebenarnya memiliki banyak kesamaan. Emmanuel dan aku sudah lama berteman. Kami rukun,” kata Trump.

Ketika ditanya apakah dia akan mengenakan tarif anggur Prancis sebagai pembalasan atas pajak layanan digital Prancis, Trump tidak berkomitmen. Dia mengungkapkan menyukai anggur Prancis.

Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, mengatakan pada Sabtu bahwa Uni Eropa akan menanggapi dengan cara yang sama jika AS mengenakan tarif pada Prancis atas rencana pajak digital.

G-7, mewakili ekonomi industri utama dunia, seperti AS, Jerman, Prancis, Jepang, Kanada, Italia.

Pada pertemuan puncak itu, para pemimpin dunia diharapkan membahas beberapa masalah kebijakan luar negeri, termasuk soal Iran, ketegangan antara India dan Pakistan, serta kebakaran hutan di Amazon yang telah memicu kekhawatiran global.

Pembicaraan formal dimulai pada Minggu pagi (25/8/2019). Banyak ahli berharap KTT berakhir tanpa komunike bersama karena bentrok perdagangan.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hadiri G-7 di Prancis, Trump Seperti Terisolasi

Untuk pertama kalinya KTT G7 tidak akan mengeluarkan pernyataan bersama usai pertemuan.

DUNIA | 25 Agustus 2019

PBB: Tingkat Kemiskinan di Malaysia Jauh Lebih Tinggi

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk kemiskinan ekstrim dan hak asasi manusia (HAM), Philip Alston, membantah pernyataan Malaysia bahwa negara itu hampir berhasil menghapuskan kemiskinan

DUNIA | 24 Agustus 2019

Gagal Repatriasi Rohingya, Myanmar Salahkan Bangladesh

Myanmar menyalahkan Bangladesh atas kegagalan kedua kalinya untuk melakukan repatriasi warga Rohingya.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Presiden Brazil Kerahkan Tentara Atasi Kebakaran Hutan Amazon

Presiden Brazil Jair Bolsonaro mengesahkan perintah untuk mengerahkan angkatan bersenjata negara itu dalam membantu penanganan kebakaran di hutan hujan Amazon.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Longsor di Sichuan, Tiongkok, 9 Tewas dan 35 Hilang

Sembilan orang telah tewas dan 35 orang dinyatakan masih hilang setelah serangkaian tanah longsor di wilayah otonom di provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Presiden Erdogan Pastikan Kunjungi Indonesia di Awal Tahun 2020

Presiden Erdogan terakhir kali melakukan kunjungan ke Jakarta pada 2015.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Trump Juga Umumkan Tarif Baru untuk Tiongkok

Tak hanya memerintahkan perusahaan Amerika Serikat (AS) meninggalkan Tiongkok, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump juga mengumumkan tarif tambahan.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Ribuan Jemaah Haji Indonesia Berangsur Tinggalkan Makkah

Ribuan anggota jemaah haji Indonesia mulai berangsur meninggalkan Kota Mekkah setelah puncak musim haji rampung.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Telan 68 Paket Kokain, WN Kenya Ditangkap

Pada Rabu (21/8), pihak berwenang Thailand memergoki pria Kenya yang mencoba menyelundupkan lebih dari 60 paket kokain dalam perutnya

DUNIA | 23 Agustus 2019

Merkel Sampaikan Ultimatum Brexit saat Kunjungan Johnson

Kanselir Jerman Angela Merkel memberikan ultimatum kepada Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson untuk menyampaikan rencana baru Brexit dalam tenggat waktu 30 hari.

DUNIA | 23 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS