Kabar Baik! Obat Covid-19 Remdesivir Akan Diproduksi untuk 127 Negara
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kabar Baik! Obat Covid-19 Remdesivir Akan Diproduksi untuk 127 Negara

Rabu, 13 Mei 2020 | 06:10 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washingnton, Beritasatu.com - Gilead Sciences, produsen remdesivir untuk mengobati virus corona (Covid-19) mencapai kesepakatan lisensi dengan lima produsen obat generik untuk membuat obat antiviral di 127 negara, tidak termasuk Amerika Serikat (AS). Demikian perusahaan mengumumkan pada Selasa atau Rabu WIB (13/5/2020).

Produsen obat Mylan, Cipla, Laboratorium Ferozsons, Hetero Labs dan Jubilant Lifesciences akan memproduksi remdesivir dan mendistribusikan di negara berpenghasilan rendah dan menengah bawah, serta beberapa negara berpenghasilan menengah atas yang menghadapi hambatan perawatan kesehatan di tengah pandemi.

"Kesepakatan itu bebas royalti sampai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Covid-19 tidak lagi menjadi krisis kesehatan global atau sampai produk farmasi selain remdesivir atau vaksin disetujui untuk mengobati atau mencegah Covid-19,"kata perusahaan.

Food and Drug Administration AS pada 1 Mei memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk obat remdesivir milik Gilead untuk mengobati Covid-19, yang telah menginfeksi lebih 4 juta orang di seluruh dunia dalam waktu empat bulan, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Obat intravena telah membantu mempersingkat waktu pemulihan beberapa pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, data uji klinis baru menunjukkan. Dokter kemungkinan akan mempertimbangkan penggunaan remdesivir untuk mengobati virus corona.

CEO Gilead Daniel O'Day mengatakan kepada CNBC awal bulan ini bahwa perusahaan sedang berupaya memperluas rantai pasokan setelah belajar dari wabah serius lainnya seperti influenza.

Perusahaan mengharapkan bisa memproduksi lebih 140.000 paket untuk pengobatan 10 hari pada akhir bulan ini. Perusahaan juga mengantisipasi membuat 1 juta paket pada akhir tahun ini. Gilead mengatakan perusahaan dapat memproduksi beberapa juta obat antivirus untuk tahun depan.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Baru Covid-19, 14 Juta Warga Wuhan Akan Jalani Pengujian Massal

Seluruh warga Wuhan melakukan pengujian dalam 10 hari terakhir mulai hari Selasa (12/5/2020) pukul 00.00 malam waktu setempat.

DUNIA | 12 Mei 2020

Di PBB, RI Soroti Pelanggaran HAM di Industri Perikanan

Perlunya Dewan HAM untuk tegas melindungi HAM kelompok rentan yang sering tidak diperhatikan, yaitu ABK di industri perikanan.

DUNIA | 12 Mei 2020

Tiongkok Janji Serius Tangani Kasus ABK Indonesia

Jubir Kemlu RRT menilai beberapa laporan media tidak berdasarkan fakta.

DUNIA | 12 Mei 2020

Korban Tewas Akibat Covid-19 di AS Lampaui Epidemi Pertama AIDS

Kematian di AS, pusat pandemi global, rata-rata mencapai 2.000 per hari sejak pertengahan April.

DUNIA | 12 Mei 2020

Tingkat Pengangguran AS Diprediksi Capai 25%

Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS), Steven Mnuchin, memperkirakan tingkat pengangguran AS telah mencapai 25% selama pandemi virus korona (Covid-19).

DUNIA | 12 Mei 2020

Soal Penanganan Covid-19, Jabar Tiru Model Korsel dan Selandia Baru

Provinsi Jawa Barat meniru model penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Korea Selatan dan Selandia Baru.

DUNIA | 12 Mei 2020

Presidennya Remehkan Corona, Ratusan Ribu Rakyat Jadi Korban

Presiden bilang virus corona hanya "flu ringan" dan rakyatnya punya kekebalan alami.

DUNIA | 12 Mei 2020

Tunda Peringatan, WHO Bantah Ditekan Tiongkok

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membantah "tuduhan palsu" satu laporan media yang menahan informasi tentang virus corona baru setelah tekanan dari Tiongkok.

DUNIA | 12 Mei 2020

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Kehilangan 11 Tahun Masa Hidup

Para peneliti dari Universitas Glasgow, Skotlandia, mengeluarkan studi terbaru yang menemukan bahwa para pasien Covid-19 bisa memiliki dampak kesehatan berkepanjangan.

DUNIA | 12 Mei 2020

Memanas! AS Tuduh Hacker Tiongkok Retas Penelitian Vaksin Covid-19

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian membantah tuduhan itu.

DUNIA | 12 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS