WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Pandemi Covid-19

Sabtu, 23 Mei 2020 | 06:30 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jenewa, Beritasatu.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Jumat (22/5/2020) bahwa episentrum pandemi global Covid-19 telah bergeser ke Amerika Selatan ketika kasus di Rio de Janeiro dan Sao Paulo, Brasil meledak, enam bulan setelah corona muncul di sejumlah negara di dunia dari Wuhan, Tiongkok.

“Kami melihat kasus terus meningkat di banyak negara Amerika Selatan, dan jelas ada kekhawatiran di banyak negara tersebut, tetapi yang paling parah saat ini adalah Brasil," kata Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO, Mike Ryan, pada briefing dari kantor pusat WHO Jenewa.

Dengan kata lain kata dia, Amerika Selatan telah menjadi episentrum baru Covid-19.

Brasil tercatat sebagai negara dengan kasus terbesar di Amerika Selatan, menurut laporan harian WHO terbaru. Ryan mengatakan kasus yang dikonfirmasi di negara itu 330.890 dan telah menewaskan hampir 21.000 orang di Brasil. Kasus di Brasil berada di urutan kedua di dunia setelah AS dengan 1,6 juta kasus dan menewaskan 97.635 orang.

Ryan mencatat bahwa pemerintah Brazil telah menyetujui penggunaan obat anti-malaria hydroxychloroquine secara lebih masif. Obat ini juga diminum Presiden AS Donald Trump untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap infeksi Covid-19. Namun beberapa penelitian meragukan kemanjuran hydroxychloroquine sebagai pengobatan penyakit ini. Sebuah penelitian yang diterbitkan Jumat (22/5/2020) menunjukkan bahwa pasien yang menonsumsi obat ini memiliki risiko kematian lebih tinggi dibanding yang tidak meminumnya. "Hingga kini bukti klinis tidak mendukung penggunaan hydroxychloroquine untuk pengobatan Covid-19," kata Ryan.

Ryan mengatakan, mayoritas kasus di Brasil berada di wilayah Sao Paulo. Wilayah lain yang terdampak cukup signfikan adalah Rio de Janeiro, Ceara, Amazonas dan Pernambuco. Dia mengatakan WHO secara aktif memberikan bantuan kepada pemerintah Brasil. "Dalam hal tingkat serangan (infeksi) tertinggi sebenarnya di Amazonas," kata Ryan. "Sekitar 490 orang terinfeksi per 100.000 populasi, yang merupakan tingkat infeksi cukup tinggi."

Amozonas, salah satu negara bagian paling pedesaan di Brasil, bulan lalu mengatakan bahwa sistem kesehatannya dipenuhi pasien Covid-19. Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis WHO Maria Van Kerkhove menekankan pentingnya bagi semua negara untuk melindungi populasi yang berisiko.

"Semua negara memiliki populasi yang rentan, dan kami melihat dampak lebih besar dari penyakit, tingkat keparahan penyakit, hasil yang buruk pada kelompok rentan," katanya. “Ini menyoroti ketidaksetaraan yang kita lihat dalam kelompok rentan.”

Pada bulan Maret, WHO menyatakan bahwa episentrum virus telah meninggalkan Tiongkok, tempat pertama kali virus muncul dan menyebar ke Eropa. Saat ini Covid-19 telah menginfeksi mendekati 5,3 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan sedikitnya 339.063 orang, menurut data worldometers Sabtu (23/5/2020) pukul 06.30 WIB.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pesawat Pakistan Jatuh di Perumahan Penduduk, Satu Selamat

Satu pesawat penumpang Pakistan dengan sekitar 100 orang di dalamnya jatuh menghantam kawasan perumahan penduduk di selatan kota Karachi ketika dalam perjalanan ke bandara pada Jumat (22/5).

DUNIA | 23 Mei 2020

Sepekan Terakhir, Penambahan Kasus Covid-19 Indonesia Tercepat se-ASEAN

Indonesia juga mencatat tingkat kematian tertinggi akibat wabah Covid-19 dan hanya disaingi oleh Filipina.

DUNIA | 23 Mei 2020

Cuma Lewat Zoom, Hakim Singapura Vonis Mati WN Malaysia

Seorang hakim di Singapura menjatuhkan vonis hukuman mati kepada warga negara Malaysia lewat video call aplikasi Zoom.

DUNIA | 22 Mei 2020

Meski Ditentang, Spanyol Perpanjang Lockdown

Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez memenangkan dukungan parlemen untuk memperpanjang penguncian (lockdown) selama dua pekan lagi.

DUNIA | 22 Mei 2020

2021, Thailand Janjikan Vaksin Covid-19

Thailand berharap bisa memiliki vaksin untuk virus corona atau Covid-19 yang siap tahun 2021.

DUNIA | 22 Mei 2020

Bank Dunia: Pandemi Picu 60 Juta Orang Jatuh Miskin

Pandemi Covid-19 dapat memicu lebih 60 juta orang jatuh ke dalam kemiskinan ekstrem.

DUNIA | 22 Mei 2020

Keluarga Maafkan Pelaku Pembunuhan Khashoggi

Khashoggi terakhir kali terlihat di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

DUNIA | 22 Mei 2020

Vaksin Covid-19 Kemungkinan Siap Awal 2021, Ini Pemicunya

Pengembangan vaksin tercepat, yakni untuk penyakit gondok membutuhkan waktu lebih empat tahun dan dilisensikan pada 1967.

DUNIA | 22 Mei 2020

Pandemi Covid-19 di Brasil Memburuk, Kasus Baru Capai 20.000

Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Brasil mencapai 291.579 dan jumlah kematian 18.859.

DUNIA | 21 Mei 2020

Rusia Tempati Peringkat Kedua Dunia Kasus Covid-19

Rusia menempati peringkat kedua kasus Covid-19 di dunia, setelah total pasien yang terkonfirmasi positif menembus 300.000 orang, pada Rabu (21/5/2020).

DUNIA | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS