Seluruh Tempat Pengujian Covid-19 di LA Tutup Imbas Kerusuhan
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Seluruh Tempat Pengujian Covid-19 di LA Tutup Imbas Kerusuhan

Senin, 1 Juni 2020 | 06:36 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Los Angales, Beritasatu.com - Wali Kota Los Angeles, Eric Garcetti mengatakan bahwa semua pusat pengujian virus corona (Covid-19) di kota itu ditutup pada Sabtu sore (30/5/2020) karena masalah keamanan imbas aksi protes pembunuhan George Floyd yang meluas di seluruh kota.

“Kita perlu memastikan, terutama di komunitas yang kekurangan kekuatan, bahwa kita dapat memastikan orang tidak mati secara tidak proporsional karena warna kulit mereka,” kata wali kota.

Dia mengatakan, pengujian tes virus corona tidak bisa dilakukan ketika kota hancur. Menurutnya, semua tempat pengujian ditutup pada Sabtu pukul 15.00 waktu setempat. "Ini karena kekhawatiran keselamatan di seluruh kota," kata Eric Garcetti.

Di seluruh LA County, ada 36 lokasi pengujian Covid-19 gratis, termasuk drive-thru dan walk-thru. Tempat pengujian di LA memiliki kapasitas 20.000 orang per hari. "Hingga kini sudah 516.000 orang diuji," kata wali kota.

Menurit dia, di pusat pengujian LA, tingkat positif Covid-19 tergolong rendah sejak kota itu memulai pengujian. Adapun lokasi pengujian terbaru dan terbesar di Stadion Dodger, LA akan dibuka pada Selasa dengan kapasitas hingga 6.000 orang per hari.

Sementara Los Angales Police Departement (LAPD) melaporkan hampir 400 orang ditangkap selama unjuk rasa yang berubah menjadi kerusuhan pada Sabtu (30/5/2020). Tuduhan penangkapan karena pencurian, penjarahan, vandalisme, pembakaran, dan pelanggaran jam malam. Pihak berwenang mengatakan bahwa lima petugas terluka dan dua dirawat di rumah sakit.

Los Angales telah memberlakukan jam malam mulai Minggu pukul 20.00 hingga 5.30. Apabila pengunjuk rasa melanggar ketentuan itu, maka akan ditangkap.

Adapun polisi San Francisco menangkap 10 orang pada Sabtu malam karena penjarahan ketika para demonstran melakukan protes di seluruh kota, menurut Kepala Polisi San Francisco, Bill Scott.

Scott mengatakan beberapa bisnis rusak dan kebakaran sengaja dibuat di seluruh kota. "Malam itu sangat menantang. Untungnya, kami tidak membunuh siapa pun," kata Eric Garcetti.

Wali Kota San Francisco London Breed mengumumkan Sabtu malam bahwa kota itu diberlakukan jam malam mulai Minggu malam sebagai akibat aksi protes. Jam malam berlangsung mulai 20.00 sampai jam 5 pagi.



Sumber:KTLA, CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Demo Meluas ke 100 Titik, 12 Negara Bagian Turunkan Garda Nasional

Wali Kota kota-kota besar di AS memberlakukan jam malam dari Los Angeles hingga Philadelphia dan Atlanta.

DUNIA | 1 Juni 2020

Kerusuhan Berlanjut, Sejumlah Kota di Amerika Mirip Zona Perang

Aparat yakin aksi protes ini ditunggangi kelompok ekstremis yang memicu penjarahan dan kekerasan.

DUNIA | 1 Juni 2020

Spanyol Berencana Perpanjang Lockdown Hingga 21 Juni

Perpanjangan ini, merupakan yang kelima kalinya bagi Spanyol dalam mencegah penyebaran virus corona.

DUNIA | 31 Mei 2020

Wali Kota ini Kirim Pesan “FU” untuk Donald Trump

"Tujuan dia adalah menciptakan polarisasi dan destabilisasi pemerintah daerah serta menyalakan hasrat rasialis."

DUNIA | 31 Mei 2020

Donald Trump Sebut Pesannya Disalahartikan

Donald Trump menuai kecaman setelah memublikasikan pesan lewat Twitter yang dianggap “memuliakan kekerasan”.

DUNIA | 31 Mei 2020

Aksi Pelemparan kepada Polisi di Minneapolis Berlanjut

Beberapa demonstran mencoba melukai petugas polisi.

DUNIA | 31 Mei 2020

Joe Biden Dukung Aksi Protes untuk Lawan Kebrutalan

Biden menegaskan, warga Amerika punya hak untuk berdemonstrasi.

DUNIA | 31 Mei 2020

Wabah Baru Covid-19, 368 Sekolah di Korsel Kembali Ditutup

Sebanyak 368 sekolah di Bucheon dan Seoul, Korea Selatan, terpaksa ditutup kembali terkait kasus baru virus corona (Covid-19) yang merebak di negara itu.

DUNIA | 31 Mei 2020

Hadiri Pesta di Spanyol, Pangeran Belgia Terinfeksi Covid-19

Gara-gara menghadiri pesta di Spanyol awal pekan ini, Pangeran Joachim (28) dari Belgia, dilaporkan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

DUNIA | 31 Mei 2020

Bagaimana Vietnam, Populasi 97 Juta, Bisa Nol Korban Jiwa Covid-19?

Vietnam mencabut aturan pembatasan sosial akhir April dan selama 40 hari berikutnya tidak ada kasus baru.

DUNIA | 31 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS