Ikuti Jejak Trump, Brasil Ancam Keluar dari WHO
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Covid-19 Bunuh 1 Orang Brasil Per Menit

Ikuti Jejak Trump, Brasil Ancam Keluar dari WHO

Sabtu, 6 Juni 2020 | 11:47 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Brasilia, Beritasatu.com - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro pada Jumat (5/6/2020) mengancam keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setelah badan kesehatan PBB itu memperingatkan pemerintahannya soal risiko pelonggaran lockdown sebelum kasus Covid-19 melambat.

Rekor kematian harian Brasil akibat Covid-19 melewati Italia pada Kamis malam (4/6/2020). Namun Bolsonaro terus berdebat untuk cepat melonggarkan perintah isolasi negara bagian, dengan alasan biaya ekonomi lebih besar dibandingkan risiko kesehatan masyarakat.

Dalam tajuk rencana halaman depan surat kabar Folha de S.Paulo, harian Brasil itu mengungkapkan hanya 100 hari sejak Bolsonaro menggambarkan tentang virus corona itu, sekarang Covid-19 telah membunuh seorang warga Brasil per menit. "Ketika Anda membaca ini, seorang warga Brasil lainnya meninggal karena virus corona," kata surat kabar itu.

Kementerian Kesehatan Brazil Kamis malam melaporkan bahwa kasus yang dikonfirmasi Covid-19 meningkat melebihi 600.000 dengan 1.437 kematian dalam waktu 24 jam terakhir. Dengan total korban meninggal lebih 34.000 orang, Brasil menduduki peringkat tiga kematian terbanyak di dunia di bawah Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Ditanya soal upaya melonggarkan pembatasan sosial di Brasil meski tingkat kematian harian dan infeksi meningkat, juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan kriteria kunci melonggarkan lockdown adalah memperlambat transmisi. "Epidemi dan wabah di Amerika Latin sangat memprihatinkan," katanya dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss.

Dia mengatakan di antara enam kriteria utama pelonggaran karantina, salah satunya adalah penurunan transmisi.

Dalam komentarnya kepada wartawan Jumat malam, Bolsonaro mengatakan Brasil akan mempertimbangkan meninggalkan WHO kecuali jika badan PBB itu tidak lagi menjadi organisasi politik partisan.

Presiden AS Donald Trump, sekutu ideologis Bolsonaro, mengatakan bulan lalu bahwa AS akan mengakhiri hubungannya dengan WHO. Trump menuduh WHO hanya menjadi boneka Tiongkok, tempat virus corona pertama kali muncul.



Sumber:CNA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

WHO Perbarui Panduan Penggunaan Masker di Area Publik

Panduannya terbaru itu didorong bukti penelitian dalam beberapa minggu terakhir.

DUNIA | 6 Juni 2020

Untuk Keenam Kali Spanyol Perpanjang Status Darurat Covid-19

Untuk keenam kalinya Parlemen Spanyol memperpanjang status darurat pandemi virus corona (Covid-19) di negara itu.

DUNIA | 5 Juni 2020

Kematian Covid-19 Tembus 30.000, Brasil Berniat Buka Bisnis

Meski mencatat rekor kematian akibat pandemi virus corona (Covid-19) lebih dari 30.000 orang, Brasil tetap berniat membuka kembali kegiatan bisnis.

DUNIA | 5 Juni 2020

Menhan India: Tentara Tiongkok dalam Jumlah Besar Masuki Perbatasan Himalaya

Menteri Pertahanan (Menpan) India, Rajnath Singh, mengatakan tentara Tiongkok dalam jumlah besar telah memasuki Garis Kontrol Aktual (LAC).

DUNIA | 5 Juni 2020

Gara-Gara Brexit, Hampir 15.000 Warga Inggris Pindah Jadi WN Jerman

Biro Statistik Federal Jerman, melaporkan sepanjang 2019, hampir 15.000 warga negara Inggris yang pindah menjadi warga negara Jerman.

DUNIA | 5 Juni 2020

Dalam Sebulan, Kasus Covid-19 di Pakistan Naik 500%

Para pejabat kesehatan Pakistan, mengatakan jumlah kasus virus corona (Covid-19) positif meningkat hampir 500% dalam sebulan terakhir.

DUNIA | 5 Juni 2020

Menhan AS Tolak Militer Diterjunkan Atasi Demonstrasi

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Mark Esper, menyatakan penolakannya atas penggunaan kekuatan militer dalam menertibkan demonstrasi nasional saat ini,

DUNIA | 5 Juni 2020

Putri George Floyd: Aku Merindukannya

Bagi Gianna Floyd (6), kematian George Floyd, menjadi kesedihan yang harus dirasakannya di usia dini, karena kehilangan sosok ayah yang penyayang.

DUNIA | 5 Juni 2020

Obat Darah Tinggi Diduga Bantu Tekan Angka Kematian Covid-19

Risiko kematian yang lebih rendah dari Covid-19.

DUNIA | 5 Juni 2020

Uni Eropa Suram, ECB Proyeksi Ekonomi Terkontraksi 8,7%

Proyeksi ini lebih buruk dari perkiraan ECB sebelumnya yang dirilis Maret, yakni PDB Uni Eropa tahun 2020 masih tumbuh 0,8 persen.

DUNIA | 5 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS