Dua Pekan Lagi WHO Dapatkan Hasil Awal Uji Coba Obat Covid-19
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Dua Pekan Lagi WHO Dapatkan Hasil Awal Uji Coba Obat Covid-19

Minggu, 5 Juli 2020 | 07:34 WIB
Oleh : WBP

Jenewa, Beritasatu.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) segera mendapatkan hasil uji klinis obat-obatan yang sedang dikembangkan dan mungkin efektif mengobati pasien Covid-19. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Jumat (3/7/2020).

"Sejauh ini hampir 5.500 pasien di 39 negara telah dilibatkan dalam The Solidarity Trial," katanya saat konferensi pers, merujuk pada riset klinis yang sedang dilakukan.

"Kami mengharapkan hasil sementara dalam dua pekan ke depan."

The Solidarity Trial dimulai dalam lima tahap dengan melihat pendekatan pengobatan potensial Covid-19 mulai pengobatan standar, remdesivir, obat anti-malaria yang digembar-gemborkan oleh Presiden AS Donald Trump, hydroxychloroquine, obat HIV lopinavir/ritonavir, dan lopanivir/ritonavir yang dikombinasikan dengan interferon.

Awal bulan ini WHO menghentikan uji coba hydroxychloroquine pada pasien COVID-19 setelah penelitian menunjukkan tidak ada manfaat obat tersebut. Namun banyak pekerjaan yang masih diperlukan untuk melihat apakah obat itu cukup efektif sebagai obat pencegahan.

Kepala program kedaruratan WHO, Mike Ryan, mengatakan tidak bijaksana untuk memprediksi kapan sebuah vaksin bisa siap melawan Covid-19, penyakit pernapasan yang disebabkan virus corona jenis baru dan telah menewaskan setengah juta orang.

Sementara calon vaksin mungkin menunjukkan kemanjurannya pada akhir tahun. "Pertanyaannya adalah seberapa cepat vaksin itu dapat diproduksi secara massal," katanya kepada asosiasi jurnalis PBB ACANU di Jenewa.

Hingga kini tidak ada vaksin yang terbukti melawan penyakit Covid-19. Sementara 18 calon vaksin sedang diujikan pada manusia.

Pejabat WHO mengatakan bahwa mereka telah diarahkan oleh ilmu pengetahuan ketika virus itu berkembang.

Ryan menuturkan apa yang ia sesalkan adalah bahwa rantai pasokan global putus, sehingga membuat para staf medis tidak memiliki alat pelindung.

"Saya menyesal bahwa tidak ada akses yang merata untuk mendapatkan alat Covid-19. Saya menyesal bahwa sejumlah negara memiliki lebih banyak dari yang lain, dan saya menyesal bahwa petugas lini terdepan meninggal karena (itu)," katanya.

Ia mendesak negara-negara agar terus mengidentifikasi klaster baru Covid-19, melacak orang yang terinfeksi dan mengisolasi mereka untuk membantu memutus rantai penularan.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

WHO Setop Uji Coba Obat HIV untuk Pengobatan Pasien Covid-19 di RS

WHO menghentikan percobaan hydroxychloroquine dan lopinavir/ritonavir.

DUNIA | 5 Juli 2020

WHO Laporkan Kasus Covid-19 Capai Level Tertinggi

Virus yang pertama kali muncul di Tiongkok telah menyebar ke seluruh dunia dengan hotspot bergeser dari Asia Timur ke Eropa dan kemudian ke Amerika.

DUNIA | 5 Juli 2020

Brasil Setujui Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Tiongkok

Kesepakatan dengan Sinovac tidak hanya mencakup uji klinis, tetapi juga untuk pemindahan teknologi guna memproduksi calon vaksin secara lokal.

DUNIA | 4 Juli 2020

Hujan Lebat di Kyushu, Ribuan Orang Diungsikan

Ribuan orang diminta untuk mengungsi dari rumah-rumah mereka di selatan Pulau Kyushu, menyusul hujan lebat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

DUNIA | 4 Juli 2020

Brunei Tanpa Kasus Baru Covid-19 Selama 58 Hari

Sampai saat ini jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Brunei mencapai 141 kasus.

DUNIA | 4 Juli 2020

Bar, Restoran, dan Bioskop di Inggris Kembali Dibuka

Pemerintah Inggris mulai memberikan kelonggaran dengan mengizinkan kembali dibukanya restoran, bar dan bioskop.

DUNIA | 4 Juli 2020

Korban Covid-19 Melonjak, Bolivia Gali Kuburan Massal

Melonjaknya korban meninggal dunia akibat virus corona (Covid-19) membuat pihak berwenang di Bolivia menggali kuburan massal di negara Pegunungan Andes tersebut

DUNIA | 4 Juli 2020

Tiongkok Gelar Latihan, AS Kirim Dua Kapal Induk ke Laut China Selatan

AS mengirimkan dua kapal induk USS Ronald Reagan dan Nimitz ke Laut China Selatan.

DUNIA | 4 Juli 2020

Kekasih Donald Trump Jr Positif Covid-19

Kimberly Guilfoyle (51), anggota senior tim kampanye Presiden AS Donald Trump dites positif Covid-19, sementara kekasihnya Trump Jr negatif.

DUNIA | 4 Juli 2020

Kasus Covid-19 di Brasil Lampaui 1,5 Juta Saat Bisnis Dibuka Kembali

Di Rio saja, lebih 6.600 orang telah meninggal karena Covid-19 dalam empat bulan terakhir.

DUNIA | 4 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS