Kim Jong Un Sebut Covid-19 Telah Memasuki Korut
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Kim Jong Un Sebut Covid-19 Telah Memasuki Korut

Minggu, 26 Juli 2020 | 06:47 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Seoul, Beritasatu.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengadakan pertemuan darurat setelah seseorang yang dicurigai terinfeksi Covid-19 kembali ke negara itu dari Korea Selatan (Korsel) karena melintasi perbatasan secara ilegal bulan ini. Demikian diiungkapkan media pemerintah pada hari Minggu (26/7/2020).

Jika telah terkonfirmasi, itu akan menjadi kasus pertama yang secara resmi diakui otoritas Korea Utara. Sejauh ini, Korut mengklaim tidak memiliki kasus corona.

Kim menyatakan keadaan darurat dan memberlakukan penguncian di kota perbatasan Kaesong. Dia menyebutnya sebagai situasi kritis di mana virus ganas dapat dikatakan telah memasuki negara itu, lapor kantor berita negara KCNA.

Menurut KCNA, seseorang yang membelot ke Korea Selatan tiga tahun lalu kembali melintasi perbatasan -pembagi kedua Korea- dengan gejala Covid-19. "Sebuah peristiwa darurat terjadi di Kota Kaesong di mana seorang pelarian yang pergi ke selatan tiga tahun lalu, seseorang yang diduga telah terinfeksi virus ganas kembali pada 19 Juli setelah secara ilegal melewati garis demarkasi," kata KCNA.

KCNA tidak secara khusus menyebutkan apakah orang tersebut telah diuji. Namun dia mengatakan didapatkan hasil tidak dari sejumlah pemeriksaan kesehatan sekresi organ pernapasan dan darah orang itu. Hal ini mendorong para pejabat mengkarantina orang tersebut dan menyelidiki siapa pun yang telah melakukan kontak dengan dia.

Korea Utara telah menerima ribuan alat uji Covid-19 dari Rusia dan negara lain, serta memberlakukan penutupan perbatasan ketat. Ribuan orang di Korea Utara dikarantina, tetapi pembatasan baru-baru ini mereda.

Dalam beberapa pekan terakhir, Korea Utara juga meningkatkan kampanye yang mengkritik pembelot ke Korea Selatan sebagai "sampah manusia" dan menyerukan Korea Selatan untuk menindak kelompok yang mengirim pesan propaganda dan bantuan makanan ke Korea Utara.



Sumber:Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

40 Negara Laporkan Rekor Kenaikan Kasus Covid-19 Harian

Australia dan Jepang, yang juga membukukan catatan kasus harian minggu ini, memperingatkan kenaikan infeksi di kalangan anak muda,

DUNIA | 26 Juli 2020

Tiongkok Angkat Kaki dari Houston, AS Belum Tinggalkan Chengdu

Pejabat-pejabat senior Amerika Serikat (AS) menolak berkomentar terkait penutupan konsulat AS di Chengdu.

DUNIA | 25 Juli 2020

Setelah 100 Hari Bersih, Vietnam Kembali Temukan Kasus Covid-19

Vietnam telah berhasil menekan penularan dengan 415 kasus dan tidak ada infeksi secara lokal selama 100 hari.

DUNIA | 25 Juli 2020

Kasus Covid-19 di AS Tambah Sejuta dalam 15 Hari

Rata-rata 70.000 orang di AS terpapar Covid-19 setiap hari.

DUNIA | 25 Juli 2020

KJRI Pulangkan 64 WNI yang Tertahan di India

KJRI di Mumbai, India, pada 24 Juli 2020 kembali memfasilitasi repatriasi mandiri sebanyak 64 WNI yang tertahan di India karena terdampak kebijakan lockdown.

DUNIA | 25 Juli 2020

Penutupan Konsulat Tiongkok di Houston Diwarnai Demonstrasi

Sekitar 100 pengunjuk rasa meneriakkan "kembalilah ke Tiongkok!" dan mengecam Partai Komunis Tiongkok.

DUNIA | 25 Juli 2020

Aksi Balasan, Tiongkok Perintahkan AS Tutup Konsulat di Chengdu

Instruksi ini dilakukan Tiongkok setelah AS memerintahkan Beijing menutup konsulat mereka di Houston, Rabu (22/7/2020).

DUNIA | 24 Juli 2020

India Catatkan Rekor Positif Covid-19 Lebih dari 49.000

India mencatatkan penambahan kasus positif Covid-19 lebih dari 49.000 pada Jumat (24/7/2020) serta kondisi kekurangan obat-obatan.

DUNIA | 24 Juli 2020

Balas Trump! Tiongkok Perintahkan AS Tutup Konsulat di Chengdu

Pengumuman itu muncul setelah AS memerintahkan Tiongkok menutup konsulatnya di Houston.

DUNIA | 24 Juli 2020

Positif Covid-19, Mel Gibson Sempat Dirawat di RS

Di rumah sakit, pemain Braveheart itu menjalani pengobatan dengan obat Remdesivir.

DUNIA | 24 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS