Modi: Risiko Covid-19 di India Berlanjut, Perlu Ekstra Waspada
INDEX

BISNIS-27 425.322 (10.8)   |   COMPOSITE 4870.04 (90.25)   |   DBX 940.805 (2.21)   |   I-GRADE 127.855 (4.25)   |   IDX30 401.317 (12.58)   |   IDX80 105.56 (2.86)   |   IDXBUMN20 265.398 (10.69)   |   IDXG30 112.997 (3.35)   |   IDXHIDIV20 357.483 (11.28)   |   IDXQ30 117.699 (3.49)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.33)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.29)   |   IDXV30 100.238 (1.84)   |   INFOBANK15 757.481 (21.83)   |   Investor33 352.266 (9.11)   |   ISSI 143.81 (2.64)   |   JII 518.901 (11.71)   |   JII70 176.231 (4.08)   |   KOMPAS100 949.983 (23.3)   |   LQ45 737.154 (21.53)   |   MBX 1342.99 (27.68)   |   MNC36 264.429 (6.89)   |   PEFINDO25 260.033 (3.82)   |   SMInfra18 229.972 (7.27)   |   SRI-KEHATI 296.897 (8.24)   |  

Modi: Risiko Covid-19 di India Berlanjut, Perlu Ekstra Waspada

Senin, 27 Juli 2020 | 06:23 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Mumbai, Beritasatu.com - Perdana Menteri India Narendra Modi dalam pidato publik pada Minggu (26/7/2020) mengatakan bahwa negaranya perlu ekstra waspada karena ancaman virus corona berlanjut, bahkan ketika jumlah pasien pulih harian meningkat mencatat rekor.

Kasus Covid-19 di India meningkat dengan cepat. Negara terpadat kedua di dunia itu mencatat lebih 48.000 kasus dalam 24 jam terakhir. Adapun total kasus di India 1,4 juta kasus dengan lebih 30.000 kematian.

Pada Minggu, pemerintah India mengatakan 36.145 pasien telah pulih dan dipulangkan daru RS dalam 24 jam terakhir, menandai rekor jumlah pemulihan dalam satu hari. "Pada saat yang sama, tes dalam satu hari lebih 440.000," kata Modi.

Modi mengatakan seluruh warga agar mempraktikkan jarak sosial dan memakai masker untuk melawan virus. “Bahaya corona masih jauh dari selesai. Di banyak tempat, menyebar cepat. Kita harus ekstra waspada," kata Modi.

Dalam beberapa minggu terakhir, infeksi Covid-19 telah menyebar hingga ke pedesaan dan kota-kota kecil. Para ahli mengatakan jumlah kasus akan bertambah signifikan dalam beberapa bulan mendatang karena pengujian meningkat. Hal ini makin memberatkan sistem perawatan kesehatan yang sudah kelebihan kapasitas.

Negara bagian barat India, Maharashtra adalah wilayah paling parah terkena dampak setelah mencatat lebih 360.000 kasus, di mana sekitar 60 persen dilaporkan di ibu kota keuangan negara itu, Mumbai, dan kota-kota satelit.

India memberlakukan lockdown ketat pada 25 Maret untuk menekan penyebaran virus corona sehingga mematikan bisnis, sekolah, maskapai penerbangan, dan semua layanan tidak penting. Namun banyak pembatasan itu telah dilonggarkan dalam beberapa minggu terakhir.



Sumber:Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Moderna Raih Tambahan Rp 6,8 T dari AS untuk Pengembangan Vaksin Covid-19

Uji klinis fase 3 dimulai pada 27 Juli dan melibatkan sekitar 30.000 peserta.

DUNIA | 27 Juli 2020

Salip AS dan Kanada, Amerika Latin Pimpin Kasus Covid-19 di Dunia

Saat ini kasus Covid-19 di Amerika Latin mencapai 4.327.160 dibandingkan 4.308.495 infeksi di AS dan Kanada.

DUNIA | 27 Juli 2020

Staf Konsulat AS di Chengdu Tiongkok Mulai Kosongkan Bangunan

Jalanan di depan kantor konsulat pun ditutup, kecuali untuk kendaraan kekonsuleran dan kepolisian.

DUNIA | 27 Juli 2020

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 16,05 Juta Jiwa

Kasus Covid-19 di seluruh dunia menembus angka 16,05 juta pada hari Minggu (26/7/2020), seperempat di antaranya berasal dari AS.

DUNIA | 26 Juli 2020

Bertambah 20, WNI Terinfeksi Covid-19 di Luar Negeri Jadi 1.235

Secara keseluruhan 1.235 WNI yang terinfeksi di luar negeri berada di 49 negara serta 20 kapal pesiar.

DUNIA | 26 Juli 2020

Kim Jong Un Sebut Covid-19 Telah Memasuki Korut

Jika telah terkonfirmasi, itu akan menjadi kasus pertama yang secara resmi diakui otoritas Korea Utara.

DUNIA | 26 Juli 2020

40 Negara Laporkan Rekor Kenaikan Kasus Covid-19 Harian

Australia dan Jepang, yang juga membukukan catatan kasus harian minggu ini, memperingatkan kenaikan infeksi di kalangan anak muda,

DUNIA | 26 Juli 2020

Tiongkok Angkat Kaki dari Houston, AS Belum Tinggalkan Chengdu

Pejabat-pejabat senior Amerika Serikat (AS) menolak berkomentar terkait penutupan konsulat AS di Chengdu.

DUNIA | 25 Juli 2020

Setelah 100 Hari Bersih, Vietnam Kembali Temukan Kasus Covid-19

Vietnam telah berhasil menekan penularan dengan 415 kasus dan tidak ada infeksi secara lokal selama 100 hari.

DUNIA | 25 Juli 2020

Kasus Covid-19 di AS Tambah Sejuta dalam 15 Hari

Rata-rata 70.000 orang di AS terpapar Covid-19 setiap hari.

DUNIA | 25 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS