Bukan Menakuti! Keefektifan Vaksin Covid-19 Disebut Tidak Bisa 100%
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Bukan Menakuti! Keefektifan Vaksin Covid-19 Disebut Tidak Bisa 100%

Senin, 10 Agustus 2020 | 06:00 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Penasihat virus corona Gedung Putih Anthony Fauci mengatakan bahwa peluang para ilmuwan menciptakan vaksin yang efektif, atau memberikan perlindungan 98 persen sangat kecil.

Fauci yang juga menjabat direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS dikutip CNBC Senin (10/7/2020) mengatakan ilmuwan berharap vaksin Covid-19 setidaknya 75 persen efektif. Namun jika hanya keefektifannya hanya 50 persen atau 60 persen dapat diterima, "Peluang efektif menjadi 98 persen tidak besar, yang berarti Anda tidak boleh meninggalkan pendekatan kesehatan masyarakat," kata dia dalam tanya jawab dengan Brown University School, Jumat (7/8/2020).

“Anda harus memikirkan vaksin sebagai alat untuk membuat pandemi tidak lagi menjadi pandemi, tetapi menjadi sesuatu yang terkontrol dengan baik,” katanya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (Food and Drug Administration/FDA) akan mengesahkan vaksin virus corona selama aman dan setidaknya 50 persen efektif.

Komisaris FDA Dr Stephen Hahn bulan lalu mengatakan bahwa vaksin yang akhirnya mendapatkan otorisasi akan terbukti lebih 50 persen efektif. Namun AS mungkin saja bisa mendapatkan vaksin yang punya kemampuan mengurangi risiko seseorang terkena infeksi Covid-19 hanya 50 persen. “Kami benar-benar merasa yakin bahwa itu harus menjadi dasar,” kata Hahn pada 30 Juli, menambahkan bahwa itu diperebutkan para kelompok medis.

“Tetapi sebagian besar para ahli penyakit menular setuju bahwa itu adalah dasar yang masuk akal, tentu saja berharap bahwa efektivitas sebenarnya akan lebih tinggi.”

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centers for Disease Control and Prevention), vaksin yang efektif 50 persen kurang lebih setara dengan vaksin influenza. Namun di bawah satu dosis vaksinasi campak yang memiliki keefektivan sekitar 93 persen.

Pejabat kesehatan masyarakat dan ilmuwan AS berharap bisa mengetahui apakah setidaknya satu dari sekian banyak vaksin Covid-19 potensial di seluruh dunia aman dan efektif pada akhir Desember atau awal tahun depan, meski tidak ada jaminan.

Perusahaan obat Pfizer dan Moderna, memulai uji coba tahap akhir untuk memgembangkan vaksin potensial minggu lalu. Keduanya mengharapkan mendaftarkan sekitar 30.000 peserta.

Fauci sebelumnya mengkhawatirkan daya tahan vaksin Covid-19. Dia mengatakan jika Covid-19 bertindak seperti virus corona lainnya, maka tidak memberikan perlindungan jangka panjang.

Pejabat kesehatan mengatakan tidak ada cara untuk kembali ke "normal" sampai ada vaksin. Komentar Fauci setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pengembangan vaksin. WHO menegaskan kembali kemungkinan tidak akan pernah ada "peluru perak" untuk virus corona yang terus menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

WHO menyebut, uji coba fase tiga yang sedang berlangsung tidak berarti bahwa vaksin hampir siap untuk didistribusikan ke publik. “Fase tiga tidak berarti hampir sampai,” kata Direktur Eksekutif Program Kesehatan Darurat WHO, Mike Ryan, dalam diskusi panel virtual dengan pembawa acara “NBC Nightly News” Lester Holt yang diselenggarakan Aspen Security Forum.

“Fase tiga berarti ini adalah pertama kalinya vaksin dimasukkan ke dalam populasi umum menjadi individu sehat untuk melihat apakah vaksin akan melindungi mereka dari infeksi alami.”

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan meskipun ada harapan para ilmuwan akan menemukan vaksin yang aman dan efektif, tapi tidak pernah ada jaminan. “Kami tidak bisa mengatakan kami memiliki vaksin. Kami mungkin atau mungkin tidak,” katanya.

Fauci pada Jumat menegaskan kembali optimismenya bahwa para ilmuwan akan menemukan vaksin yang aman dan efektif. Dia juga menyebut bahwa virus corona mungkin tidak akan pernah bisa dihilangkan. Namun para pemimpin dunia dapat bekerja sama untuk menurunkan virus ke "tingkat rendah".

Beberapa komentar Fauci bertentangan dengan Presiden Donald Trump, yang berulang kali mengatakan virus akan "menghilang".

Trump yang berlaga kembali pada pemilihan presiden mengatakan pada Kamis bahwa ada kemungkinan Amerika Serikat (AS) dapat memiliki vaksin corona yang aman dan efektif sebelum Pemilihan Presiden pada 3 November.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tembus Lima Juta Kasus, AS Catatkan Rekor Positif Covid-19

Amerika Serikat mencatatkan lebih dari 160.000 kematian, hampir seperempat dari total kematian global.

DUNIA | 9 Agustus 2020

Ledakan Lebanon, Video Serangan Rudal Dipastikan Hoax

Video rudal tersebut dipastikan hoax dan telah dihapus atau ditandai di media sosial.

DUNIA | 9 Agustus 2020

Diduga Insider Trading, Kontrak Kodak Produksi Bahan Obat Covid-19 Terancam Batal

Saham Kodak melesat dari US$ 2,62 per lembar pada 27 Juli 2020 atau saat pengumuman kerja sama dengan pemerintah, menjadi US$ 60 dalam dua hari.

DUNIA | 9 Agustus 2020

Pemerintah AS Berikan Tunjangan Pengangguran US$ 400 Per Orang

Warga AS yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi Covid-19 berhak mendapatkan tunjangan US$ 400 per minggu dari Pemerintah AS.

DUNIA | 9 Agustus 2020

Minum Hand Sanitizer, 4 Warga Amerika Tewas dan 3 Lainnya Alami Kebutaan

Sebanyak 15 orang (13 pria dan 2 wanita) di rawat di rumah sakit setelah meminum hand sanitizer (cairan pembersih tangan).

DUNIA | 8 Agustus 2020

Ledakan Lebanon, Otoritas Sudah Berikan Peringatan Sejak 6 Tahun Lalu

Pada Februari 2014, Kol. Joseph Skaff, seorang pejabat senior bea cukai, memperingatkan bahaya kargo amonium nitrat tetapi dia meninggal misterius.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Puluhan Warga Beirut Gelar Protes Anti-Pemerintah

Banyak warga di Lebanon mengatakan korupsi, pengabaian, dan salah kelola dari pemerintah yang menyebabkan ledakan tersebut.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Hong Kong Akan Beri Vaksin Gratis ke Seluruh Warga

Lam mengatakan, pada akhir Juli lalu, ia telah meminta Beijing untuk meningkatkan kemampuan tes Covid-19 dan fasilitasnya.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Brasil Anggarkan US$ 360 Juta untuk Vaksin AstraZeneca

Dia menyebut vaksin itu "paling menjanjikan di dunia" untuk melawan virus.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Mantan Menkeu Malaysia Didakwa Kasus Dugaan Suap

Diduga menerima suap dari proyek terowongan bawah laut Penang senilai 6,3 miliar ringgit atau sekitar Rp 22 triliun.

DUNIA | 8 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS