Kamala Harris: Trump Gagal Tangani Covid-19 Sejak Awal
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Kamala Harris: Trump Gagal Tangani Covid-19 Sejak Awal

Kamis, 13 Agustus 2020 | 06:50 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Wilmington, Beritasatu.com - Calon Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Senator Kamala Harris pada Rabu (12/8/2020) menyalahkan Presiden Donald Trump karena keparahan wabah virus corona di negara itu. Dia mengatakan Trump gagal menangani virus secara serius sejak awal.

“Virus ini telah menyerang hampir setiap negara bagian, tetapi ada alasan mengapa virus ini melanda Amerika lebih buruk daripada negara maju lainnya. Itu karena kegagalan Trump menanggapinya dengan serius sejak awal," kata Harris saat konferensi pers bersama mantan Wakil Presiden Joe Biden.

Menurut dia, penolakan Trump melakukan tes Covid-19, menjaga jarak sosial, dan memakai masker membuat seolah dia lebih tahu daripada para ahli. "Semua itu menjadi alasan warga Amerika meninggal karena Covid-19 setiap 80 detik,” ujarnya.

Gedung Putih tidak menanggapi komentar Harris. Namun Direktur Komunikasi Kampanye Trump Tim Murtaugh mengatakan Trump telah memimpin bangsa ini melewati krisis virus corona. Trump telah membatasi perjalanan dari Tiongkok, dan Eropa, pada bulan Januari.

Kasus Covid-19 di AS saat ini menjadi yang terburuk di dunia dengan lebih 5 juta dan 165.328 kematian pada Rabu menurut data Universitas Johns Hopkins.

Trump telah berulang kali menyalahkan Tiongkok sebagai penyebab pandemi dan mengatakan Negeri Tirai Bambu itu sejak awal menyembunyikan virus corona. Namun para ahli kesehatan masyarakat menyalahkan lonjakan kasus di AS karena kegagalan pemerintahan Trump bertindak cepat membendung virus. Trump juga dinilai lambat merespons koordinasi antara pemerintah federal dan negara bagian, serta membuat kesalahan pengujian sejak awal.

"Ketika negara lain mengikuti ilmu pengetahuan, Trump mendorong obat ajaib yang dia lihat di Fox News," kata Harris.

“Sementara negara lain sedang meratakan kurva, dia mengatakan virus akan hilang begitu saja, mengutip 'seperti keajaiban.' Jadi ketika negara lain membuka kembali bisnisnya, apa yang kita lakukan? Kami harus menutup lagi.”

Dalam konferensi yang sama, Biden berjanji jika terpilih, pemerintahannya akan secara komprehensif mengatasi Covid-19. “Mengikuti panduan berbasis sains yang jelas, meningkatkan pengujian, memberi pemerintah negara bagian dan lokal sumber daya yang mereka butuhkan untuk membuka sekolah dan bisnis dengan aman,” katanya.

Dia meminta Trump dan Wakil Presiden Mike Pence untuk bertanggung jawab atas wabah tersebut. “Dengan lebih 5 juta infeksi dan 165.000 orang meninggal akibat Covid-19, tidak ada kepemimpinan atau rencana nyata dari presiden Amerika Serikat untuk mengendalikan pandemi ini. Tidak ada bantuan nyata bagi negara bagian dan pemerintah daerah yang berusaha mengisi kekosongan kepemimpinan Gedung Putih,” ujarnya.

Konferensi tersebut adalah penampilan bersama pertama Biden dan Harris untuk memperebutkan tiket Partai Demokrat. Pada Selasa (11/8/2020), Biden mengumumkan Harris sebagai pasangannya. Biden memenuhi janjinya memilih pasangan perempuan dan menjadikan Harris wanita kulit hitam pertama yang muncul di tiket pesta demokrasi terakbar itu.

Pilihan Biden pada Harris memberinya kekuatan dalam perang melawan virus corona jika Partai Demokrat memenangkan Pemilihan Presiden 2020.

Harris telah mendorong pengujian Covid-19 gratis dan pemberian masker gratis. Selain itu mendorong undang-undang yang ditujukan mengatasi kesenjangan perawatan kesehatan di komunitas kulit berwarna karena virus terus menyebar dengan cepat ke seluruh Amerika Serikat.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

“Trump Hancurkan Reputasi AS”, Pidato Pertama Harris

"Inilah yang terjadi kalau kita memilih seorang pria yang pada dasarnya memang tidak bisa bekerja."

DUNIA | 13 Agustus 2020

Kamala Harris, Obama Versi Perempuan

Harris adalah mantan jaksa wilayah San Fransisco, jaksa agung negara bagian California dan kemudian terpilih sebagai senator.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Filipina Laporkan Lonjakan Harian Tertinggi 6.958 Kasus

Pemerintah Filipina telah menetapkan Metro Manila, Laguna, Rizal, Cavite, dan Bulacan sebagai wilayah karantina masyarakat yang ditingkatkan.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Penjarahan di Chicago, 100 Orang Ditangkap dan 13 Polisi Luka

Peristiwa itu bukan protes terorganisasi, melainkan murni insiden kriminalitas yang dimulai setelah penembakkan seseorang oleh polisi sehari sebelumnya.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Produsen Masker Tiongkok Berjuang di Tengah Anjloknya Harga

Sekarang, dengan kondisi pandemi sudah terkendali di Tiongkok daratan, permintaan masker untuk pasar domestik turun drastis, sehingga mendorong harga anjlok.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Tiongkok Pamerkan Kisah Heroik Lawan Covid-19

Partai Komunis Tiongkok (PKT) terus berusaha mengklaim dirinya sebagai pelopor dalam perang melawan Covid-19.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Trump Tak Bisa Pamer Vaksin Covid-19 Saat Hari Pilpres

Setelah meninjau data tahapan dari Moderna, Senin (10/8), para ahli vaksin memastikan Trump tidak akan mendapatkan vaksin pada hari pemilihan.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Soroti Kesehatan Mental, Trump Justru Untungkan Biden

“Harapan yang sangat rendah kepada performa Biden dalam debat pemilu adalah berkah baginya."

DUNIA | 12 Agustus 2020

PM Thailand Nyatakan Prihatin Demo Antipemerintah

Para demonstran dari kelompok pro-demokrasi Universitas Thammasat juga mengeluarkan 10 poin seruan untuk reformasi monarki

DUNIA | 12 Agustus 2020

Pemerintah Baru Lebanon Harus Independen dan Profesional

Kelak pemerintah ini bisa melaksanakan reformasi yang diperlukan tanpa dimanipulasi oleh para pemimpin sektarian.

DUNIA | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS