Diam-diam Rusia Kembangkan Vaksin Covid-19 Enam Tahun Lalu
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Diam-diam Rusia Kembangkan Vaksin Covid-19 Enam Tahun Lalu

Jumat, 14 Agustus 2020 | 07:14 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Moskow, Beritasatu.com - Rusia secara efektif telah mengembangkan vaksin virus corona selama enam tahun terakhir. Rusia menyatakan peluncuran vaksin diharapkan sebelum akhir tahun ini. Demikian dikatakan Head of the Country’s Sovereign Wealth Fund Rusia, dikutip CNBC Jumat (14/8/2020).

Rusia pada Selasa (11/8/2020) telah mendaftarkan vaksin virus corona, dan menjadikannya negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin Covid-19.

Namun ada keraguan atas kemanjuran dan keamanannya, mengingat vaksin harus melalui uji klinis fase 3 berskala besar. Sayangnya tidak ada data uji klinis yang dipublikasikan dalam waktu kurang dua bulan.

Rusia mengatakan dalam beberapa tahun terakhir mengembangkan vaksin untuk Ebola dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS). Pekerjaan dua vaksin itu telah membantu Rusia membuat vaksin corona yang muncul di Tiongkok pada akhir 2019. Adapun saat ini Covid-19 telah menginfeksi lebih 20 juta orang di seluruh dunia, menyebabkan lebih 740.000 kematian.

“Kami hanya beruntung bahwa virus corona sangat dekat dengan MERS, jadi kami memiliki cukup banyak vaksin siap pakai tentang MERS, dipelajari selama dua tahun tentang MERS (dan) sedikit dimodifikasi menjadi vaksin virus corona, dan itu adalah kisah nyata, tidak ada politik. Rusia selalu menjadi yang terdepan dalam penelitian vaksin,” kata CEO Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) kepada CNBC.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan hingga kini tidak ada vaksin atau pengobatan untuk MERS. Meski demikian, ada beberapa yang sedang dikembangkan. Pada Desember 2019 adalah pertama kalinya Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui vaksin Ebola.

RDIF mengatakan produksi skala penuh vaksin corona dengan merek "Sputnik V" untuk pasar luar negeri, diharapkan dimulai pada September. Ia menambahkan Rusia telah menerima permintaan awal lebih 1 miliar dosis vaksin dari 20 negara.

Rusia, bersama dengan mitra asing sudah siap memproduksi lebih 500 juta dosis vaksin per tahun di lima negara, dan rencananya akan meningkatkan kapasitas produksi lebih tinggi.

RDIF menambahkan bahwa vaksin tersebut dapat tersedia pada November mendatang.

Dmitriev mengatakan dengan teknologi yang dimiliki, Rusia ingin menunjukkan pada dunia bahwa vaksin dapat tersedia di negara Anda pada November/Desember jika pihaknya bekerja sama dengan baik dengan regulator Anda. "Orang-orang yang sangat skeptis tidak akan mendapatkan vaksin ini," ujar dia.

Vaksin Sputnik V ini dikembangkan oleh Gamaleya Federal Research Institute of Epidemiology and Microbiology dan Russian Direct Investment Fund. Sebagaimana dilaporkan Reuters, nama Sputnik V mengacu pada satelit Soviet tahun 1950-an, atau satelit pertama di dunia. Nama ini juga menjadi pertanda jika Rusia berhasil menjadi negara pertama yang melaporkan pembuatan vaksin.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Heboh Covid-19 Ditularkan Lewat Makanan, WHO: Tidak Ada Bukti

Tiga kota di Tiongkok melaporkan telah menemukan Covid-19 di permukaan makanan beku yang diimpor selama empat hari terakhir.

DUNIA | 14 Agustus 2020

Presiden Duterte Siap Disuntik Vaksin Rusia

Presiden Rodrigo Duterte bahkan menyanggupi untuk menjadi orang Filipina pertama yang disuntik vaksin Rusia. Dia juga berharap uji coba klinis bisa dilakukan pada Oktober mendatang.

DUNIA | 13 Agustus 2020

WFP Kirim Bantuan 50.000 Ton Terigu ke Beirut

Laporan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyatakan tepung akan dikirim "untuk menstabilkan pasokan nasional.

DUNIA | 13 Agustus 2020

Lima Miliar Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Dipesan

Universitas Oxford, bekerja sama dengan grup farmasi Swedia-Inggris AstraZeneca, berharap mendapatkan hasil pada September 2020.

DUNIA | 13 Agustus 2020

WHO: Vaksin Rusia Tak Jelas

Persetujuan super cepat seperti itu bisa berarti bahwa potensi efek merugikan dari vaksin mungkin tidak terdeteksi.

DUNIA | 13 Agustus 2020

Lima Miliar Dosis Vaksin Corona Sudah Dipesan

Meskipun belum ada vaksin virus corona yang terbukti kemanjurannya dalam uji klinis, setidaknya 5,7 miliar dosis telah dipesan lebih awal di seluruh dunia.

DUNIA | 13 Agustus 2020

Pidato di DK PBB, Menlu Retno Tekankan 3 Esensi Jaga Perdamaian

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan tiga hal pokok yang esensial untuk menjaga perdamaian di tengah tantangan global yang semakin meningkat termasuk akibat pandemi.

DUNIA | 13 Agustus 2020

Menlu: Pandemi Covid-19 Momentum Wujudkan Perdamaian Berkelanjutan

Indonesia menyerukan DKPBB untuk terus memperkuat diplomasi perdamaian dan membuat pandemi Covid-19 sebagai momentum untuk mewujudkan perdamaian berkelanjutan.

DUNIA | 13 Agustus 2020

Korsel Segera Bangun Kapal Induk Pertama

Diperkirakan Korsel juga akan membeli pesawat tempur F-35B buatan Amerika yang bisa beroperasi di atas kapal induk.

DUNIA | 13 Agustus 2020

Kamala Harris: Trump Gagal Tangani Covid-19 Sejak Awal

Penolakan Trump melakukan tes Covid-19, menjaga jarak sosial, dan memakai masker membuat seolah dia lebih tahu daripada para ahli.

DUNIA | 13 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS