Urung Jual Bisnis di AS, TikTok Harap Trump Restui Kesepakatan Gandeng Oracle
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Urung Jual Bisnis di AS, TikTok Harap Trump Restui Kesepakatan Gandeng Oracle

Selasa, 15 September 2020 | 08:44 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Sejumlah pertanyaan muncul seputar nasib TikTok. Adapun yang terbesar adalah apakah pemerintahan Trump akan menyetujui rencana restrukturisasi yang membuat ByteDance asal Tiongkok tetap memiliki kendali, baik secara finansial maupun operasional, di Amerika Serikat (AS).

Namun jika mengikuti kata-kata berikut, Presiden AS Donald Trump telah mengesampingkan opsi ini. "Saya menetapkan tanggal 15 September dimana perusahaan (TikTok) akan gulung tikar di Amerika Serikat," kata Trump dalam konferensi pers 3 Agustus.

“Tetapi jika seseorang baik itu Microsoft atau orang lain yang membelinya, itu akan menarik. Jadi, itu akan ditutup pada 15 September kecuali Microsoft atau orang lain dapat membelinya dan membuat kesepakatan, kesepakatan yang sesuai, sehingga Departemen Keuangan Amerika Serikat mendapat banyak uang.”

Namun menurut orang-orang yang mengetahui transaksi ini, proposal yang dikirim ByteDance dan Oracle ke pemerintah AS akan membuat TikTok tetap di bawah kendali operasional ByteDance. Peran Oracle adalah sebagai mitra teknologi tepercaya yang menyimpan dan mengamankan data TikTok di AS. TikTok juga mengatakan berencana mengungkapkan algoritmanya kepada pihak ketiga.

ByteDance dalam tahap pembicaraan dengan Oracle dan Walmart untuk melepas saham di bisnis AS, menurut orang-orang yang mengetahui masalah ini. Namun penjualan tersebut tidak akan 100 persen. Hal itu menyimpang dari kesepakatan yang hampir selesai beberapa minggu lalu senilai US$ 20 miliar hingga US$ 30 miliar.

Transaksi itu gagal setelah Tiongkok merilis kebijakan baru bahwa semua perusahaan Negeri Panda itu perlu mendapat persetujuan pemerintahnya jika melibatkan ekspor teknologi kecerdasan buatan seperti yang digunakan TikTok.

ByteDance telah mengajukan proposal yang menghindari penjualan semua aset di AS, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

ByteDance yakin proposalnya dengan menggandeng Oracle bisa menjadi solusi yang dipermasalahkan Committee on Foreign Investment in the U.S (CFIUS) karena permasalahan berbagi data, kata salah satu sumber. CFIUS adalah otoritas di AS untuk investasi asing.

Gedung Putih menolak berkomentar. Begitu halnya TikTok. Senada, Oracle juga tidak menanggapi permintaan komentar.

Masih belum jelas apakah pemerintahan Trump akan menerima proposal kesepakatan ByteDance. Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin mengatakan kepada CNBC Senin (14/9/2020) bahwa pemerintah AS berencana meninjau kesepakatan tersebut minggu ini. “Saya hanya akan mengatakan dari sudut pandang kami, kami harus memastikan bahwa kodenya, satu, aman, data orang Amerika aman, bahwa telepon aman dan kami akan berdiskusi dengan Oracle selanjutnya beberapa hari dengan tim teknis kami," kata Mnuchin di" Squawk Box. "

Jika Trump benar-benar melongarkan kebijakan sebelumnya, dan membiarkan aplikasi tetap berjalan di AS tanpa penjualan penuh, mantan CEO TikTok Kevin Mayer akan menjadi korban yang tidak menguntungkan dari hiperbola Trump. Mayer telah berencana mengumumkan pengunduran dirinya dari TikTok sehubungan dengan pengumuman kesepakatan, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jerman Laporkan 927 Kasus Infeksi Baru

Jumlah kematian bertambah satu menjadi 9.350 kasus.

DUNIA | 15 September 2020

WHO Peringatkan Lonjakan Kematian di Eropa

“Ini akan semakin sulit. Pada Oktober, November, kita akan melihat lebih banyak kematian,” kata Direktur Eropa WHO.

DUNIA | 15 September 2020

Uji Klinis Kian Masif, Vaksin Aman Semakin Dekat

Perluasan uji coba vaksin kemungkinan akan mempermudah perusahaan untuk menunjukkan apakah vaksin efektif melawan SARS-CoV-2, yaitu virus penyebab Covid-19.

DUNIA | 15 September 2020

Negara-negara Diminta Gabung Skema Vaksin WHO

Sejauh ini, baru 92 negara berpendapatan rendah yang mencari bantuan lewat Covax Facility.

DUNIA | 15 September 2020

Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca di AS Ditunda

Uji coba di AS akan tetap ditunda sampai Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyelidiki kasus tersebut.

DUNIA | 15 September 2020

Suplemen yang Diminum Dr. Fauci Jaga Imunitas Tubuh, Apa Saja?

Fauci selalu konsumsi vitamin D dan vitamim C.

DUNIA | 15 September 2020

Uji Klinis Vaksin Covid-19, Rusia Rekrut 55.000 Relawan

Rusia telah mengumpulkan sebanyak 55.000 orang relawan yang bersedia ikut serta dalam pengujian klinis vaksin Covid-19.

DUNIA | 14 September 2020

Dalai Lama Serukan Aksi Global untuk Perubahan Iklim

Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama meminta para pemimpin dunia pada Sabtu (12/9) untuk bergabung dalam memerangi perubahan iklim.

DUNIA | 14 September 2020

Tim Penyelamat Nepal Lanjutkan Pencarian Korban Longsor

Sedikitnya 13 orang tewas dalam dua tanah longsor terpisah yang dipicu oleh hujan musiman yang deras di Nepal utara.

DUNIA | 14 September 2020

Iran Kecam Bahrain Atas Normalisasi dengan Israel

Iran mengecam langkah Bahrain untuk melakukan normalisasi hubungan dengan Israel, mengikuti langkah serupa yang terlebih dulu diambil oleh Uni Emirat Arab (UEA).

DUNIA | 14 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS