WHO: Sejumlah Negara dalam Bahaya karena Covid-19 Menekan Sistem Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

WHO: Sejumlah Negara dalam Bahaya karena Covid-19 Menekan Sistem Kesehatan

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 05:51 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jenewa, Beritasatu.com - Beberapa negara di dunia berada dalam kondisi berbahaya akibat pandemi virus corona. Rumah sakit mulai mencapai kapasitas maksimal menjelang musim dingin di belahan bumi Utara. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam jumpa pers Jumat (23/10/2020).

“Kami berada pada titik kritis dalam pandemi ini, khususnya di belahan bumi utara. Beberapa bulan ke depan akan menjadi masa yang sangat sulit dan beberapa negara berada di jalur berbahaya,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus

Dia mengatakan, banyak negara yang mengalami peningkatan kasus secara eksponensial. "Itu sekarang mengarah ke rumah sakit dan ruang ICU yang hampir atau melebihi kapasitas dan kami masih baru di bulan Oktober," katanya.

Ditemukan pada akhir Desember 2019, Covid-19 telah menginfeksi 41,8 juta orang di seluruh dunia, dan merenggut 1,1 juta nyawa. Covid-19 juga memaksa bisnis tutup dan menghancurkan ekonomi mulai AS hingga Asia, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Pejabat WHO minggu lalu memperingatkan bahwa virus corona di Eropa dalam kondisi mengkhawatirkan. Uni Eropa terus mencatat peningkatan kasus dan kematian dengan cepat. Kasus baru tumbuh 25% selama seminggu, menurut laporan situasi WHO yang diterbitkan Selasa (20/10/2020). Prancis, Inggris, Rusia, Republik Ceko dan Italia berkontribusi lebih dari setengah dari semua kasus yang dilaporkan selama periode itu di Eropa, kata laporan itu.

Di AS, kasus Covid-19 di Midwest mengalami lonjakan signifikan. AS melaporkan lebih 71.600 kasus baru pada Kamis (22/10/2020) mendekati rekor infeksi harian akhir Juli.

Bahkan negara-negara yang berhasil menekan wabah Tedros mengatakan sekarang adalah waktu untuk mengambil tindakan cepat mengantisipasi klaster baru. Dia meminta para pemimpin dunia di negara dengan kasus tinggi, untuk memperbaiki sistem secepat mungkin. “Kami mendesak para pemimpin untuk segera mengambil tindakan untuk mencegah kematian, layanan kesehatan penting dan sekolah-sekolah ditutup lagi,” kata Tedros di kantor pusat organisasi itu di Jenewa. "Ini bukan latihan."

Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Mike Ryan mengatakan bahwa gelombang kedua infeksi tidak hanya mungkin, tetapi sangat mungkin terjadi di dunia. Ryan mengatakan beberapa negara yang telah mampu menekan wabah, tidak menindaklanjuti pengujian, pelacakan kontak dan isolasi, dan membiarkan penyakit masuk kembali.

Di tengah meningkatnya kasus baru, kematian akibat virus corona relatif stabil, menurut WHO. Namun data kematian biasanya beberapa minggu setelah infeksi. Kematian mulai menjalar di Eropa, kawasan Mediterania Timur, dan Afrika selama tujuh hari terakhir. "Kami perlu mencegah penularan, tetapi kami juga fokus pada pengurangan jumlah kematian, yang akan meningkat dalam beberapa hari mendatang, saya yakin," kata Ryan.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes Spanyol Serukan "Tindakan Drastis" Tekan Covid-19

Pernyataan itu muncul hanya sehari setelah Spanyol menjadi negara pertama di Eropa Barat yang terkena satu juta kasus infeksi virus corona.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Tekan Penyebaran Covid-19, Prancis Perpanjang Jam Malam

Jumlah kasus infeksi di Prancis meningkat 40 persen selama seminggu terakhir.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Kasus Infeksi Harian di Eropa Naik Dua Kali Lipat

Untuk pertama kalinya, benua itu mencatat kasus infeksi harian mencapai 200.000 kasus, yang terjadi pada Kamis.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Positif Covid-19, Menlu Belgia Masuk ICU

Saat ini Wilmes yang berusia 45 tahun itu dalam kondisi sadar dan stabil.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Ginandjar Kartasasmita: Perkuat Kerja Sama RI-Jepang Atasi Covid-19

Ginandjar menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di sektor farmasi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

DUNIA | 23 Oktober 2020

KBRI Moskwa Selenggarakan "Young Diplomats Gathering"

Pertemuan itu diharapkan dapat menjadi ajang diskusi dan bertukar pandangan terkait isu-isu tertentu serta berbagi pengalaman di antara sesama diplomat muda.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Biden Serang Trump soal Hubungan Bisnisnya dengan Tiongkok

Trump selama bertahun-tahun disebut memburu proyek bisnis di Tiongkok.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Selama Pandemi Covid-19, Trump Klaim Selamatkan Jutaan Nyawa

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim telah menyelamatkan jutaan nyawa selama pandemi Covid-19 di AS.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Debat Capres AS Usai, Moderator Dapat Pujian

Pertanyaannya ia sampaikan dengan pertimbangkan yang baik. Nadanya tetap netral dan hormat.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Biden: Trump Sudah "Melegitimasi" Korea Utara

Trump mengatakan, Korut dan AS sedang menuju perang sebelum ia menjadi presiden.

DUNIA | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS