Pertumbuhan Kuartal III di Bawah Target, Pemerintah Dorong Ekspor
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pertumbuhan Kuartal III di Bawah Target, Pemerintah Dorong Ekspor

Selasa, 7 November 2017 | 19:55 WIB
Oleh : WBP

Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan pemerintah akan meningkatkan investasi dan ekspor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2017 tumbuh 5,06 persen, atau di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen hingga 5,4 persen. Salah satu upaya meningkatkan ekspor, menurut JK mendorong percepatan 16 kesepakatan perjanjian perdagangan bebas di antaranya, dengan Australia, Uni Eropa (UE), Inggris, dan Turki.

"Kita panggil Menteri Perdagangan untuk mempercepat yang mempunyai dampak besar seperti Uni Eropa, Inggris, Turki, Australia. Negara seperti Vietnam, Thailand sudah mempunyai hubungan perdagangan. Malaysia punya perdagangan dengan negara lain, sehingga bea masuk mereka lebih rendah daripada kita. Sawit contohnya, akibatnya orang memilih untuk membeli sawit dari Malaysia," kata JK, di Jakarta, Selasa (7/11).

Apalagi, tegas dia, harga komoditas sudah membaik. Oleh karena itu, dengan perjanjian pedagangan diharapkan akan meningkatkan ekspor, sehiingga akan menambah pemasukan negara sekaligus menggenjot pertumbuhan ekonomi.

JK mengungkapkan pemerintah juga terus melakukan pembangunan infrastruktur guna mendorong masuknya investasi. "Kalau APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) kan sudah maksimum, tinggal bagaimana APBN itu dapat memberi stimulan kepada pertumbuhan lainnya, seperti pembangunan infrastruktur membuat logistik lebih murah, bisa memberikan pendapatan orang sehingga meningkatkan konsumsi dan bisa naik (pertumbuhan ekonomi)," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Wapres meminta percepatan penyelesaian sejumlah perundingan perjanjian perdagangan bebas yang menjadi prioritas pemerintah tahun 2017 dan 2018. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan setidaknya ada 16 perjanjian perdagangan bebas yang harus diselesaikan. Perinciannya, tiga prioritas selesai tahun 2017, tiga prioritas tahun 2018 dan tiga tengah berlangsung.

"(perjanjian perdagangan bebas dengan) Australia, EFTA (European Free Trade Association) dan Chile (tahun ini). IEU-CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement), RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) , dan dengan Iran. Pakistan (sedang) review, tahun depan," ungkapnya.

Sementara Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemdag) Iman Pambagyo mengatakan ada 13 mitra runding baru yang dipertimbangkan akan dieksekusi tahun 2018, di luar 16 perundingan yang sedang berjalan.

"Tapi total yang kita lihat untuk tahun depan, akan datang itu ada 13 mitra runding, termasuk Eurasia. Yang kita usulkan dimulai tahun depan (perundingannya) adalah dengan Turki, Peru, Mozambique, Nigeria, Kenya, Marokko, Afrika Selatan, Sri Lanka, Banglades, Eurasia, Gulf Country Coop (Timur Tengah) dan FTA Asean-Kanada," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Investasi Industri Produk Kulit dan Alas Kaki Tembus Rp 7,6 T

Salah satu tantangan utama di sektor ini adalah kecenderungan konsumen memilih produk branded.

EKONOMI | 7 November 2017

Schmalz Vacuum Handling Andalan NSG di Pameran Allpack 2017

Schmalz yang bisa mengangkat material sampai dengan 85 Kg.

EKONOMI | 7 November 2017

Rupiah Menguat Tipis di Akhir Perdagangan

Rupiah berada di level Rp 13.515 per dolar AS atau terapresiasi 9 poin (0,07 persen)

EKONOMI | 7 November 2017

Penurunan Harga Gas Tunggu Pembahasan di Kemko Perekonomian

Penurunan harga gas untuk industri menunggu pembahasan di tingkat Kementerian Koordinasi bidang Perekonomian.

EKONOMI | 7 November 2017

AP I Siap Layani Kedatangan Tamu Pernikahan Putri Presiden

AP I cabang Bandara Adi Soemarmo menambah jam operasi bandara menjadi 24 jam.

EKONOMI | 7 November 2017

Transaksi Mandiri PRI 2017 Tembus Rp 600 Miliar

Mandiri Pekan Raya Indonesia (PRI) 2017 ditutup dengan respon penuh antusias dari masyarakat.

EKONOMI | 7 November 2017

Rupiah Terus Menguat Jelang Penutupan

Rupiah berada di level Rp 13.512 per dolar AS atau terapresiasi 12 poin (0,09 persen)

EKONOMI | 7 November 2017

Waskita Raih Pinjaman Kredit Sindikasi Rp 5,1 Triliun

Dana yang diperoleh akan digunakan sebagai modal kerja pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta - Cikampek II Elevated.

EKONOMI | 7 November 2017

Pelni Berdayakan Pengusaha Tambak di Jateng

Hingga akhir tahun ini, Pelni telah menyalurkan dana kemitraan sebesar Rp 1,4 miliar.

EKONOMI | 7 November 2017

Siang Ini, Rupiah Terpantau Menguat 14 Poin

Rupiah pukul 12.17 WIB di pasar spot exchange berada di level Rp 13.510 per dolar AS atau terapresiasi 14 poin (0,1 persen)

EKONOMI | 7 November 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS