Presiden Apresiasi Kinerja IHSG Akhir Tahun di Zona Hijau
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Presiden Apresiasi Kinerja IHSG Akhir Tahun di Zona Hijau

Jumat, 28 Desember 2018 | 19:16 WIB
Oleh : WBP

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kinerja Bursa Efek Indonesia (BEI) dimana pada akhir tahun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik mencapai 6.194 atau di zona hijau.

"Jadi yang pertama bursa Alhamdulillah sore hari ini telah kita tutup dan IHSG kita berada pada angka 6.194. Jadi menurut saya sebuah capaian yang bagus dan hijau, yang penting hijau. Ditutup hijau itu yang penting," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai menutup perdagangan saham di Bursa Efek Jakarta, pada Jumat (28/12).

Presiden berharap pasar modal juga mendukung kinerja pembangunan infrastruktur yang pada 2019 mulai rampung. Dengan dukungan pasar modal, kata Presiden, akan terjadi akselerasi atau percepatan pembangunan tersebut.

"Kita harapkan nantinya tentu saja pembangunan pembangunan infrastruktur yang di 2019 akan banyak yang mulai selesai MRT, kemudian tol, baik di Jawa maupun di luar Jawa nanti bisa di-back up oleh pasar modal didukung dari pasar modal sehingga menjadikan kecepatan pembangunan ini menjadi lebih cepat lagi. Akselerasi itu yang kita butuhkan dari pasar modal," katanya.

Pemerintah, kata dia, masih mengkalkulasi tingkat pertumbuhan ekonomi yang juga terkait dengan inflasi. Presiden memastikan inflasi akan lebih rendah ketimbang tahun lalu. "Inflasi dipastikan lebih rendah dari tahun lalu itu dipastikan hanya angkanya di tiga koma," katanya.

Tingkat inflasi yang lebih rendah menurut dia, menunjukkan bahwa pengendalian harga-harga yang ada di pasar bisa dilakukan oleh pemerintah oleh Bank Indonesia dan sektor riil di lapangan.

Mantan Gubernur DKI itu menyatakan ke depan akan banyak menyederhanakan kebujakan untuk mendorong iklim usaha agar lebih kondusif.

"Ya kan banyak nantinya kita munculkan sekali lagi kebijakan-kebijakan yang semakin menyederhanakan dan kebijakan-kebijakan yang makin memberi kepastian kepada investasi, kepada sektor usaha, kepada sektor riil terutama yang berorientasi kepada ekspor, karena kita masih memiliki masalah di neraca transaksi berjalan, neraca perdagangan sehingga yang kita dorong itu," katanya.

Presiden menegaskan akan terus memantau kebijakan yang telah diterapkan kemudian mengevaluasi dan mengoreksi.
"Terus kita lihat kebijakan-kebijakan yang telah saya lakukan, sehingga nanti ada evaluasi, ada koreksi, ada tambahan-tambahan kebijakan yang kita harapkan bisa mempercepat, terutama untuk investasi yang berorientasi ekspor, atau untuk investasi yang mengganti barang-barang substitusi impor. Arahnya ke sana," katanya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Investor di BEI yang Dilindungi Dana Perlindungan Pemodal Capai 1 Juta

Selama 2018 jumlah investor pasar modal yang dilindungi bertambah sebanyak 259.709 SRE atau tumbuh 34,1 persen.

EKONOMI | 28 Desember 2018

2019, Danamon Targetkan Kredit Tumbuh 10%

Sampai dengan kuartal ketiga, total kredit perseroan sebesar Rp 134,33 triliun, meningkat 6 persen

EKONOMI | 28 Desember 2018

Bank Muamalat Kucurkan Pinjaman Rp 300 M untuk Tol Kalimantan

Total kredit sindikasi yang dikucurkan senilai Rp 6,98 triliun, di mana Muamalat berkomitmen Rp 300 M.

EKONOMI | 28 Desember 2018

Rupiah Terkoreksi 7,5% Sepanjang 2018

Rupiah berada di level Rp 14.568 per dolar AS atau terdepresiasi 7 poin (0,05 persen).

EKONOMI | 28 Desember 2018

Ini Sejumlah Rekor Pencapaian BEI Sepanjang Tahun 2018

Jumlah pencatatan perdana saham tertinggi selama kurun waktu 26 tahun terakhir sejak swastanisasi BEI.

EKONOMI | 28 Desember 2018

Menutup Tahun 2018, IHSG Naik 3 Poin ke 6.194

Sebanyak 252 saham menguat, 197 saham melemah, dan 134 saham stagnan.

EKONOMI | 28 Desember 2018

Bursa Asia Menguat, Disusul Bursa Eropa

Nikkei 225 turunn 0,31 persen ke 20.014,77, Topix Tokyo turun 0,5 persen ke 1.494,09, Hang Seng Hong Kong naik 0,1 persen ke 25.504,2.

EKONOMI | 28 Desember 2018

8 Lembaga Keuangan Manfaatkan Data Kependudukan

WOM Finance bersama 7 lembaga keuangan tanda tangani perjanjian kerja sama pemanfaatan data kependudukan dengan Dukcapil.

EKONOMI | 28 Desember 2018

Divestasi Freeport Transparan, Misbakhun: Usul Hak Angket Hanya Cari Perhatian

Proses divestasi ini tidak perlu dicurigai, justru harus dibanggakan sebagai sebuah prestasi.

EKONOMI | 28 Desember 2018

UKM Ini Dipercaya Otomotif Raksasa

Kepercayaan menjadi mitra AHM didapatnya karena UD KS Pro selalu berusaha menerapkan ilmu-ilmu yang telah diberikan selama mengikuti program yayasan Astra

EKONOMI | 28 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS