RI Tawarkan Investasi Ekonomi Digital pada 50 Pengusaha AS
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

RI Tawarkan Investasi Ekonomi Digital pada 50 Pengusaha AS

Jumat, 22 Februari 2019 | 15:47 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah Indonesia menawarkan peluang investasi di dua sektor, yakni ekonomi digital dan pembangunan 10 "Bali Baru" kepada 50 pengusaha Amerika Serikat (AS) dalam Indonesia-San Francisco Business Forum 2019 di Hotel Nikko, San Fransisco, AS, Rabu (20/2/2019). Hadir dalam forum bisnis itu antara lain perusahaan modal ventura, teknologi informasi, kamar dagang hingga pemerintah San Francisco Bay Area.

"Forum bisnis ini diselenggarakan untuk semakin mendekatkan Indonesia ke kalangan bisnis dan masyarakat di California Utara. Kunjungan Presiden Joko Widodo pada tahun 2016 ke Silicon Valley mencerminkan niat Indonesia untuk membangun ekonomi digital ekonomi," kata Acting Konsul Jenderal Indonesia di San Francisco Hanggiro Setiabudi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Forum bisnis bertema "Invest in A Reformed Indonesia: Utilizing Digital Technology in Developing Regional and Tourism Investment Opportunities" itu merupakan kolaborasi antara Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco dan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) New York.

Kegiatan tersebut didukung oleh Global SF, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) New York, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) New York Agency, dan Bank Negara Indonesia (BNI) New York Agency.

Forum bisnis itu bertujuan menjelaskan perkembangan ekonomi Indonesia terkini, khususnya bidang-bidang yang potensial bagi investor asing untuk berinvestasi di Indonesia, yaitu teknologi ekonomi digital dan pengembangan destinasi pariwisata, yang potensial pagi para investor terutama di California Utara.

Kepala Pejabat Promosi Investasi IIPC New York Rahardjo Siswohartono mengatakan pada tahun 2018, ekonomi digital Indonesia mencapai US$ 27 miliar, termasuk terbesar dan tumbuh paling pesat di Asia Tenggara. Bahkan Google dan Temasek memperkirakan nilai tersebut akan berkembang menjadi US$ 100 miliar dalam 10 tahun ke depan.

"Potensi ini turut didukung pemerintah melalui paket kebijakan ekonomi ke-14 yaitu mempermudah dan memperluas akses pendanaan startup, insentif pajak, perlindungan konsumen, serta pendidikan SDM," tambah Rahardjo.

Oleh karena itu, IIPC New York mengundang para investor itu ke Indonesia untuk menghadiri Regional Investment Forum (RIF) pada Maret 2019 di Banten, guna bertemu langsung dengan pemangku kebijakan di sektor digital ekonomi, penjajakan kerja sama dengan puluhan pengembang tech startup dan proyek-proyek pariwisata.

Selain perkembangan ekonomi digital termasuk teknologi finansial, para peserta sangat antusias dan mendiskusikan lebih lanjut potensi pengembangan destinasi pariwisata Indonesia yang telah dicanangkan pemerintah Indonesia, yakni 10 destinasi baru "the New Bali", termasuk pembangunan infrastruktur pendukung dan sektor transportasi udara.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Airnav Tunda Kenaikan Tarif Layanan Navigasi Domestik

Airnav Indonesia menunda kenaikan tarif PJNP domestik sampai dengan 30 Juni 2019.

EKONOMI | 22 Februari 2019

Sesi Siang, IHSG Ambles 52 Poin ke 6.485

Sebanyak 151 saham naik, 218 saham melemah dan 143 saham stagnan.

EKONOMI | 22 Februari 2019

Siang Ini, Rupiah Menguat Saat Mata Uang Asia Tertekan

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.070-Rp 14.085 per dolar AS.

EKONOMI | 22 Februari 2019

Pertengahan Sesi I, IHSG Tertekan Aksi Jual

Indeks LQ45 pada jam yang sama turun 9,6 poin (0,92 persen) menjadi 1.015,8.

EKONOMI | 22 Februari 2019

Awal Sesi, IHSG dan Bursa Dilanda Aksi Jual Saham

Pukul 09.10 WIB, IHSG melemah 20 poin (0,31 persen) menjadi 6.517.

EKONOMI | 22 Februari 2019

Harga Minyak Jatuh di Tengah Kenaikan Persediaan AS

Penurunan tajam produksi minyak dari Iran dan Venezuela akan semakin memicu sentimen bullish di pasar.

EKONOMI | 22 Februari 2019

Harga Emas Turun Tajam Pasca-Risalah the Fed

Platinum turun US$ 7,90 atau 0,95 persen, menjadi US$ 826,30 per ounce.

EKONOMI | 22 Februari 2019

Rupiah dan Mata Uang Asia Melemah di Awal Perdagangan

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.075 - Rp 14.080 per dolar AS.

EKONOMI | 22 Februari 2019

Cadangan Baru di Blok Sakakemang Disebut Penemuan Terbesar Keempat Dunia

Blok di Sumsel keempat setelah di Siprus, Rusia, dan Brazil.

EKONOMI | 22 Februari 2019

Kenaikan Bursa Saham AS Terhenti karena Lesunya Data Ekonomi

AS dan Tiongkok berusaha mencapai kesepakatan sebelum 1 Maret.

EKONOMI | 22 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS