Kemhub Siap Kelola Bandara di Pagar Alam Sumsel
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Kemhub Siap Kelola Bandara di Pagar Alam Sumsel

Selasa, 9 April 2019 | 19:47 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / WBP

Pagar Alam - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Pagar Alam untuk menyerahkan pengelolaan Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) kepada Kementerian Perhubungan (Kemhub).

"Permintaannya Pak Wali Kota, bagaimana kalau Bandara Atung Bungsu ini bisa diserahterimakan oleh pemda (pemerintah daerah) kepada pemerintah pusat. Saya mengapresiasi bahwa tanahnya sudah disiapkan, keinginan untuk menyerahkan juga ada, insyallah akan kita proses karena akan kita terima dan akan kita kembangkan bandara ini," jelas Menhub Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Selasa (9/4/2019).

Dengan pengalihan pengelolaan ini, akan dilakukan perpanjangan landasan yang semula 1.340 m menjadi 1.600 m agar dapat dilandasi pesawat berbadan besar. Selain itu, Menhub mengatakan terminal penumpang juga akan direnovasi. "Kami akan coba mengembangkan bandara ini dengan memperpanjang landasan menjadi paling tidak 1.600 m dan juga merenovasi terminal. Agar turis kalau datang ke Pagar Alam itu tidak ragu-ragu," ungkap Menhub Budi Karya Sumadi.

Hal ini didukung pernyataan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang menyatakan bahwa saat ini operasional dan pelayanan Bandara Atung Bungsu di bawah pengelolaan pemerintah kota (pemkot) masih belum maksimal. Dia meminta untuk dapat dialihkan pengelolaannya oleh pemerintah pusat. Harapannya, akan ada penambahan maskapai dan penerbangan menuju dan dari Pagar Alam.

"Dari tahun 2007 bandara ini selalu dioperasionalkan oleh pemkot yang pembiayaannya tidak sederhana, sehingga tidak bisa maksimal pelayanannya. Maka kami memohon untuk dapat dikelola oleh Kemenhub saja. Alhamdulillah Pak Menteri sudah menerima itu, mudah-mudahan nanti ada penambahan maskapai atau penambahan penerbangan," harap Gubernur Herman Deru.

Setelah ini akan dilakukan tahap administrasi untuk kemudian dilakukan serah terima. Proses administrasi ini akan memakan waktu kurang lebih 3-4 bulan, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan landasan pada tahun 2020 dan proses renovasi terminal pada tahun 2021. "Proses administrasi sampai ke serah terima itu butuh 3-4 bulan. Target pertama serah terima dulu kemudian tahun 2020 mulai kita perpanjang runway. Setelah itu 2021 terminalnya kita bangun," tutur Menhub Budi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pertemuan ABAC Dorong Inklusif Keuangan di Asia Pasifik

Keberhasilan Indonesia di tengah gejolak global tidak dapat dipisahkan dari fundamental ekonomi domestik.

EKONOMI | 9 April 2019

Perjuangkan Komoditas Nasional, Gapki Terima Apresiasi dari Wapres

Joko Supriyono bersyukur atas apresiasi perjuangan Gapki dengan para petani dan pemerintah dalam memajukan industri sawit Indonesia.

EKONOMI | 9 April 2019

BI Tutup Operasional saat Hari Pencoblosan 17 April

Penetapan untuk memberi kesempatan pihak terkait dan pegawai BI menggunakan hak pilihnya.

EKONOMI | 9 April 2019

Keputusan Mendag Tolak Izin Impor Bawang Putih Dinilai Tepat

Kemdag dipastikan mengetahui secara persis keberadaan stok bawang putih di pasaran.

EKONOMI | 9 April 2019

Revitalisasi Industri Manufaktur Dorong Ekonomi Tumbuh

Sudah lebih dari 10 tahun pertumbuhan industri manufakturnya berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional

EKONOMI | 9 April 2019

Garuda Masuk Daftar Maskapai Terbaik di Asia

Awards ini merupakan penghargaan kali ketiga yang diterima Garuda dari TripAdvisor sejak 2017.

EKONOMI | 9 April 2019

Wapres: Pemerintah dan Pengusaha Harus Bersinergi Majukan Industri Sawit

Sawit merupakan salah satu potensi sumber daya alam yang bisa dikembangkan untuk memajukan Indonesia.

EKONOMI | 9 April 2019

Rini Undur Acara Puncak Perayaan HUT BUMN Usai Pemilu

Seharusnya digelar pada 13 April 2019 di kawasan Monumen Nasional.

EKONOMI | 9 April 2019

Pertumbuhan Ekonomi Tertahan di 5%, RI Bisa Masuk Jebakan Kelas Menengah

Indonesia harus mendorong pertumbuhan ekonomi setidaknya 7% per tahun dan bertahan pada level tersebut selama beberapa dekade.

EKONOMI | 9 April 2019

PLN Beri Diskon Tarif 30% Bagi Pelanggan Industri

Program ini berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia. Namun Jakarta menjadi wilayah pertama yang melakukan inisiasi diskon tarif ini.

EKONOMI | 9 April 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS