MNC Vision Networks Bidik Dana IPO Rp 855 Miliar
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-4.52)   |   COMPOSITE 5783.33 (-30.91)   |   DBX 1064.04 (3.36)   |   I-GRADE 168.858 (-1.83)   |   IDX30 499.932 (-5.86)   |   IDX80 131.904 (-1.28)   |   IDXBUMN20 373.781 (-4.23)   |   IDXG30 136.463 (-1.3)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-4.56)   |   IDXQ30 146.101 (-1.65)   |   IDXSMC-COM 248.411 (0.47)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-0.02)   |   IDXV30 127.988 (-1.07)   |   INFOBANK15 983.467 (-6.57)   |   Investor33 429.105 (-4.31)   |   ISSI 169.797 (-1.06)   |   JII 620.069 (-7.76)   |   JII70 213.196 (-1.92)   |   KOMPAS100 1177.3 (-9.25)   |   LQ45 920.112 (-9.23)   |   MBX 1606.46 (-11.24)   |   MNC36 321.125 (-3.4)   |   PEFINDO25 316.867 (1.18)   |   SMInfra18 295.49 (-3.75)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-4)   |  

MNC Vision Networks Bidik Dana IPO Rp 855 Miliar

Senin, 17 Juni 2019 | 20:34 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT MNC Vision Networks Tbk (MVN), anak perusahaan dari PT Global Mediacom Tbk (BMTR) akan menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) maksimal 3.522.000.000 lembar saham atau setara dengan 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan kisaran harga Rp 231-Rp 243 per saham, perusahaan milik taipan Hary Tanoesoedibjo ini berpotensi meraup dana segar dari bursa berkisar Rp 815 miliar-Rp 855 miliar.

"IPO ini merupakan langkah strategis perseroan guna memperkuat struktur permodalan," kata Direktur Utama PT MNC Vision Networks Tbk, Ade Tjendra usai paparan publik perseroan di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Ade Tjendra mengatakan, dana IPO akan digunakan untuk modal kerja, pengembangan jaringan fixed broadband atau IPTV serta pengembangan layanan konten digital.

MVN melalui entitas anak bergerak dalam bidang TV berbayar, fixed broadband/IPTV dan layanan konten digital. Perlu diketahui, entitas anak MVN, yaitu PT MNC Sky Vision Tbk, PT MNC Kabel Mediakom (MNC Play), PT MNC OTT Network (MNC Now) dan PT Nusantara Vision (NV). Sedangkan, pelanggan entitas anak MVN bisa menikmati saluran hiburan dan informasi dengan total 185 channel termasuk 35 channel eksklusif.

Dia menyebutkan, MNC sebagai perusahaan media dan konten terbesar di Indonesia memberikan dukungan dengan menyediakan saluran TV Free To Air (FTA), konten-konten eksklusif dan produksi kontenoriginal yang dapat dinikmati oleh pelanggan MVN.

Saat ini kata Ade Tjendra, penetrasi pasar TV berlangganan di Indonesia baru sebesar 13 persen dibandingkan dengan negara di Asia yang mencapai 71 persen. Ceruk pasar ini yang akan digarap perseroan. Apalagi pemerintah tengah menggalakkan digitalisasi industri 4.0. "Dengan potensi ini, penetrasi fixed broadband berpotensi meningkat mencapai 16 persen dengan jumlah pelanggan menjadi 11,3 juta pada 2023," kata Ade Tjendra.

Selain itu, lanjut Ade Tjendra, pertumbuhan industri layanan konten digital (OTT) didukung oleh generasi milenial dan pergeseran kebiasaan dalam menikmati konten hiburan secara digital. "Kami juga akan menyasar segmen pasar menengah ke bawah yang menginginkan lebih banyak pilihan channel TV FTA dengan kualitas yang lebih baik melalui produk jual perangkat di depan dan juga segmen pasar menengah ke bawah TV berlangganan pra-bayar," kata Ade Tjendra.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IPO, Inocycle Technology Bidik Dana Segar Rp 304 Miliar

Keunggulan dibandingkan pesaing karena merupakan bagian dari Group Hilon Indonesia yang berpengalaman selama 30 tahun dalam industri pengolahan plastik.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Rilis Obligasi Rp 500 M, J Resources Tawarkan Kupon 11%

Hingga kuartal I-2019, penjualan mencapai US$ 64,02 juta.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Di Tokyo, Jonan Bertemu Eks PM Fukuoda

Jonan berada di Jepang untuk menuntaskan kerja sama pengelolaan Blok Masela.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Ini Pesawat Terbaru Airbus, Bisa Tempuh Arab-Bali Nonstop

Pesawat ini sudah mendapat pesanan hampir 200 unit dalam satu pekan saja.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Rupiah Ditutup Melemah ke Kisaran Rp 14.300

Rupiah berada di level Rp 14.336,5 per dolar AS atau terdepresiasi 11,5 poin (0,08 persen).

EKONOMI | 17 Juni 2019

IHSG Ditutup Melemah 1% ke 6.190,5

IHSG melemah 1 persen (59,75 poin) ke kisaran 6.190,52.

EKONOMI | 17 Juni 2019

HK Metals Targetkan Produksi Alumunium Naik 2 Kali Lipat

Perseroan sudah melakukan ekspor ke Amerika Serikat (AS) dan Belanda.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Sesi I, IHSG Terkoreksi 19 Poin ke 6.230

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,3 persen (19,41 poin) ke kisaran 6.230,86.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Siang Ini, Rupiah Melemah ke Kisaran Rp 14.350

Rupiah berada di level Rp 14.350 per dolar AS atau terdepresiasi 25 poin (0,17 persen).

EKONOMI | 17 Juni 2019

Korban Bencana Alam yang Jatuh Miskin Berpeluang Dapat PKH

Pemerintah menargetkan sebanyak 800.000 KPM PKH tergraduasi pada tahun ini yang dapat diisi peserta baru.

EKONOMI | 17 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS