Mei, Kunjunan Wisman Turun 3,19%
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Mei, Kunjunan Wisman Turun 3,19%

Senin, 1 Juli 2019 | 17:29 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia turun 3,19 persen menjadi 1,26 juta kunjungan pada Mei 2019 dibandingkan April 2019 yakni sebanyak 1,24 juta kunjungan.

"Terjadi penurunan pada Mei 2019 karena musiman, di mana Mei 2019 ini Ramadannya hampir full dari awal sampai akhir bulan," kata Kepala BPS Suharyanto di Jakarta, Senin (1/7/2019).

Kendati demikian, menurut Kecuk, sapaan akrabnya, angka kunjungan wisman pada Mei 2019 lebih tinggi 1,10 persen dibandingkan jumlah kunjungan pada Mei 2018.

Mayoritas wisman datang menggunakan angkutan udara sebesar 57 persen, sedangkan menggunakan transportasi laut mencapai 27 persen dan 16 persen sisanya datang melalui jalur darat.

Dengan demikian, secara kumulatif sejak Januari–Mei 2019, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 6,37 juta kunjungan atau naik 2,70 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2018 yang berjumlah 6,20 juta kunjungan.

Adapun kunjungan wisman ke Indonesia yang paling banyak berasal dari Malaysia sebanyak 252.753 kunjungan, disusul Tiongkok sebanyak 165.074 kunjungan, Singapura 136.346 kunjungan, Australia dengan 108.057 kunjungan dan Timor Leste 100.338 kunjungan.

Menurut kawasan, kunjungan wisman ke Indonesia yang paling besar sejak Januari hingga Mei 2019 berasal dari ASEAN dengan 2,5 juta kunjungan, disusul Asia selain ASEAN sebanyak 2,1 kunjungan dan Timur Tengah 71.000 kunjungan.

"Jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia masih mengalami peningkatan. Diketahui Kementerian Pariwisata membuat berbagai kebijakan untuk meningkatkan kunjungan wisman dengan harapan performa ke depan semakin bagus, karena potensi pariwisata Indonesia luar biasa," ujar Suharyanto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Bank Dunia Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2019

Kebijakan pemerintah untuk membatasi impor diperkiraan akan terus diberlakukan.

EKONOMI | 1 Juli 2019

Fortune Mate Andalkan Proyek Pergudangan dan Ruko

Sasaran pasar dari produk pergudangan adalah pelaku usaha atau korporasi.

EKONOMI | 1 Juli 2019

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 14.112

Rupiah berada di level Rp 14.112,5 per dolar AS atau terapresiasi 13,8 poin (0,1 persen).

EKONOMI | 1 Juli 2019

IHSG Ditutup Menguat 0,3% ke 6.379,7

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,3 persen (21,06 poin) ke kisaran 6.379,69.

EKONOMI | 1 Juli 2019

BCA Raih Penghargaan Bank Terbaik di Indonesia dan Asia

Sebesar 98 persen transaksi di BCA merupakan transaksi digital.

EKONOMI | 1 Juli 2019

Siantar Top Perluas Pasar ke Timur Tengah

Siantar Top juga terus melakukan konsolidasi penetrasi pasar di dalam negeri.

EKONOMI | 1 Juli 2019

Pasca-IPO, Perusahaan Jasa Pengiriman Krida Buka 400 Outlet

PT Krida Jaringan Nusantara Tbk menjadi emiten ke-18 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019.

EKONOMI | 1 Juli 2019

Siang Ini, Rupiah Terapresiasi 20 Poin

Rupiah berada di level Rp 14.106,5 per dolar AS atau terapresiasi 19,8 poin (0,14 persen).

EKONOMI | 1 Juli 2019

Sesi I, IHSG Masih di Zona Positif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,3 persen (18,32 poin) ke kisaran 6.376,95.

EKONOMI | 1 Juli 2019

BPS Catat Inflasi Juni 0,55%

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga kelompok bahan makanan sebesar 1,63 persen.

EKONOMI | 1 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS