Boeing Bantu Rp 1,4 T pada Keluarga Korban Lion dan Ethiopian Airlines
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-1.41)   |   COMPOSITE 4879.1 (-0.96)   |   DBX 933.193 (0.37)   |   I-GRADE 128.434 (0.21)   |   IDX30 404.523 (-1.25)   |   IDX80 106.174 (-0.27)   |   IDXBUMN20 268.239 (-1.12)   |   IDXG30 113.341 (0.03)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-1.49)   |   IDXQ30 118.527 (-0.39)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.08)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.07)   |   IDXV30 100.803 (-0.23)   |   INFOBANK15 767.134 (-5.18)   |   Investor33 355.071 (-1.62)   |   ISSI 143.565 (0.33)   |   JII 517.566 (1.7)   |   JII70 175.828 (0.54)   |   KOMPAS100 953.068 (-0.33)   |   LQ45 742.375 (-1.92)   |   MBX 1347.52 (-0.43)   |   MNC36 265.633 (-0.19)   |   PEFINDO25 258.006 (1.42)   |   SMInfra18 230.699 (-0.61)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-1.34)   |  

Boeing Bantu Rp 1,4 T pada Keluarga Korban Lion dan Ethiopian Airlines

Kamis, 4 Juli 2019 | 09:55 WIB
Oleh : WBP

Seattle, Beritasatu.com - Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) Boeing Co pada Rabu (3/7/2019) menjanjikan US$ 100 juta (Rp 1,4 triliun) untuk membantu keluarga korban kecelakaan pesawat jet 737 Max Lion Air di Indonesia dan Ethiopian Airline di Ethiopia.

Juru bicara Boeing menyatakan pembayaran bantuan secara multi tahun (bertahap) itu tidak mempengaruhi tuntutan hukum yang diajukan keluarga 346 korban tewas dalam dua kecelakaan yang terjadi Oktober 2018 dan Maret 2019.

Dana tersebut tidak akan langsung diberikan kepada keluarga, namun akan diberikan kepada pemerintah setempat dan organisasi nirlaba untuk membantu keluarga korban di bidang pendidikan dan biaya hidup guna meningkatkan perekonomian keluarga korban.

Boeing mengatakan akan mengumpulkan sumbangan dari karyawan perusahaan itu hingga Desember 2019. "Kami berharap bantuan awal ini dapat memberi kenyamanan," kata CEO Boeing Dennis Muilenburg.

Berbagai tuntutan hukum telah diajukan terhadap Boeing oleh keluarga korban Lion Air di Indonesia dan Ethiopian Airlines. Perusahaan industri pesawat terbang AS itu sedang dalam pembicaraan penyelesaian atas litigasi Lion Air dan secara terpisah menawarkan untuk bernegosiasi dengan keluarga korban Ethiopian Airlines.

Janji bantuan tunai datang pada Rabu waktu setempat, ketika Boeing menghadapi penyelidikan oleh regulator global dan anggota parlemen AS atas pengembangan Boeing 737 MAX.

Perusahaan itu telah dikritik karena terlihat lamban merespons kecelakaan itu. Muilenburg dan eksekutif lainnya di Boeing mengatakan keselamatan adalah prioritas Boeing dan telah bersumpah untuk belajar dari kecelakaan itu.

Pesawat Boeing 737 MAX telah dilarang terbang di seluruh dunia pada Maret 2019, setelah dua kecelakaan tragis tersebut. Boeing sedang mengerjakan perbaikan perangkat lunak yang telah diidentifikasi terkait dua kecelakaan maut itu, yang hasil perbaikannya harus disetujui oleh regulator udara AS sebelum 737 Max kembali mengudara.



Sumber:Xinhua, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Awal Sesi, IHSG Naik di Tengah Bervariasinya Bursa Asia

Pukul 09.30 WIB, IHSG naik 5,78 poin (0,09 persen) menjadi 6.368.

EKONOMI | 4 Juli 2019

IPO, Perusahaan Manufaktur Tembakau Ini Oversubscribed 165 Kali

Perseroan melepas 274,06 juta saham atau 29,13 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

EKONOMI | 4 Juli 2019

Awal Perdagangan, Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.104 - Rp 14.115 per dolar AS.

EKONOMI | 4 Juli 2019

Harga Komoditas Pangan Tak Kunjung Stabil, Pemerintah Belum Bisa Beri Solusi

Operasi pasar hanya bersifat sementara dalam mengatasi gejolak harga. Setelahnya, harga kembali naik.

EKONOMI | 3 Juli 2019

Satu Dasawarsa, ICDX Lahirkan Ekosistem Perdagangan Komoditas

ICDX telah berhasil melahirkan ekosistem perdagangan berjangka dan komoditi khususnya perdagangan timah di kancah dunia.

EKONOMI | 3 Juli 2019

Jateng Ekspor Edamame ke Eropa

Sebanyak dua kontainer berisi sekitar 44 ton edamame dilepas dari Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang.

EKONOMI | 3 Juli 2019

Bagas Adhadirgha Berkomitmen Lahirkan Unicorn dari Kader Hipmi

Sekarang adalah era dari Industri 4.0 yang cara dan strategi berbisnisnya berbeda dengan zaman sebelumnya.

EKONOMI | 3 Juli 2019

Rizal Ramli Usulkan Jurus untuk Genjot Pendapatan Krakatau Steel

Rizal meminta pemerintah berani melaksanakan kebijakan antidumping dengan menerapkan bea masuk 25% terhadap baja dan turunannya.

EKONOMI | 3 Juli 2019

Inti Keramik Luncurkan Swiss-Belhotel Bogor

Swiss-Belhotel Bogor memiliki 150 kamar, dua restoran,15 ruang meeting, kolam renang, dan fasilitas parkir empat lantai.

EKONOMI | 3 Juli 2019

11 Perjanjian Dagang Ditargetkan Rampung 2020

Pemerintah menargetkan penyelesaian 11 perjanjian dagang dengan negara mitra, baik bilateral maupun multilateral tahun depan.

EKONOMI | 3 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS