Hingga Juni, Nasabah Mekaar PNM Capai 4,833 Juta Orang
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Hingga Juni, Nasabah Mekaar PNM Capai 4,833 Juta Orang

Rabu, 17 Juli 2019 | 23:46 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Bukittinggi, Beritasatu.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mencatat, hingga Juni 2019 nasabah yang tergabung dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) mencapai 4,833 juta orang. Sementara nasabah Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) mencapai 71.000 orang.

"Khusus di Sumatera Barat (Sumbar) kata Arief Mulyadi, ada 46 kantor yang melayani 101.000 nasabah terdiri dari 98.800 nasabah Mekaar dan 1.248 nasabah UlaMM," kata Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi saat berbincang dengan media di Bukittinggi, Rabu (17/7/2019).

Untuk nasabah Mekaar kata Arief Mulyadi, hingga akhir tahun diharapkan meningkat menjadi 6 juta orang dari realisasi akhir 2018 sebesar 4,06 juta orang. Target tersebut juga naik dari yang ditetapkan awal tahun sebesar 4,5 juta orang. Sementara pada 2020, PNM menargetkan nasabah Mekaar mencapai 7,9 juta orang, dan meningkat lagi menjadi 8,9 juta pada 2021, 9,5 juta orang pada 2022 serta 10 juta orang 2023. "Tiga besar jumlah nasabah berada di Jabar, Jatim dan Jateng," kata Arief Mulyadi.

Menurut Arief Mulyadi, naiknya jumlah nasabah Mekaar sejalan dengan keinginan pemerintah menjangkau lebih banyak keluarga prasejahtera yang mendapat pembiayaan. "Visi PNM selain memberikan pembiayaan, kami juga melakukan pendampingan. Selain membantu secara individual, PNM juga membantu jejaring bisnis antara nasabah Mekaar dan UlaMM," kata Arief Mulyadi.

Untuk pembiayaan Arief Mulyadi menjelaskan, pada periode Januari-Juni 2019 PNM telah menyalurkan sebanyak Rp 7,7 triliun untuk nasabah Mekaar dan sebesar Rp 1,9 triliun untuk nasabah UlaMM, sehingga totalnya mencapai Rp 9,73 triliun. "Per hari ini (Jumat 17 Juli 2019) pembiayaan nasabah UlaMM sudah Rp 8,8 triliun," kata Arief Mulyadi.

Arief Mulyadi mengatakan, hingga akhir tahun 2019, PNM menargetkan penyaluran pembiayaan sekitar Rp 14 triliun. Perinciannya untuk nasabah Mekaar Rp 10 triliun, dan nasabah UlaMM sekitar Rp 3,5 triliun - Rp 4 triliun.

Arief Mulyadi mengatakan, untuk menutupi pembiayaan tersebut, perseroan sudah menerbitkan obligasi Rp 2 triliun, sukuk serta reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) dan pinjaman bank. Selain itu, PNM juga akan kembali menerbitkan sukuk sekitar Rp 2 triliun pada Oktober 2019. "Kami juga mendapat hibah sebesar Rp 653 miliar dari 26 BUMN melalui dana kemitraannya yang semunya digunakan PNM untuk modal kerja serta meningkatkan kemampuan mencari pendanaan," kata Arief Mulyadi.

Saat ini kata dia, sumber pendanaan PNM sekitar 75 persen dari pasar modal dan sisanya perbankan.

PNM memiliki 2.800 kantor di 34 provinsi dengan total 36.615 karyawan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hostile Takeover Bisa Rugikan Publik, Otoritas Bursa Diminta Beri Perhatian

Otoritas pasar modal dan bursa diharapkan memberikan perhatian khusus terhadap emiten yang terkena hostile takeover, karena bisa merugikan pemegan saham publik.

EKONOMI | 17 Juli 2019

Pergerakan Harga Saham Bukan Tanggung Jawab Emiten

Pergerakan harga saham lebih ditentukan mekanisme pasar.

EKONOMI | 17 Juli 2019

UOB Gandeng Prudential Luncurkan USave PRUStar

Usave PRUStar memberikan manfaat perlindungan jiwa dan peningkatan aset yang tergabung dalam satu produk asuransi dwiguna.

EKONOMI | 17 Juli 2019

Sambut Industri 4.0, Waskita Kembangkan Teknologi Digital di Proyek

Bisnis sektor konstruksi tidak lepas dari perkembangan revolusi industri 4.0 yang mengedepankan digitalisasi di semua aspek.

EKONOMI | 17 Juli 2019

Pengunggah Foto Menu Garuda Tunangan Pramugari Singapore Airlines

Rius dipanggil kepolisian sebagai saksi untuk diminta keterangannya, Rabu, tetapi tak hadir.

EKONOMI | 17 Juli 2019

Garuda Perbolehkan Penumpang Berfoto dalam Pesawat

Penumpang dapat mengambil foto di dalam pesawat tetapi tetap menjaga kenyamanan dan privasi penumpang lain.

EKONOMI | 17 Juli 2019

Potensi Ekonomi Kelautan Indonesia US$ 1,338 Triliun/Tahun

Hingga saat ini potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal.

EKONOMI | 17 Juli 2019

Rupiah Melemah ke Rp 13.982

Rupiah berada di level Rp 13.982,5 per dolar AS atau terdepresiasi 47,5 poin (0,334 persen).

EKONOMI | 17 Juli 2019

IHSG Ditutup Melemah ke 6.394,6

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,1 persen (7,27 poin) ke kisaran 6.394,6.

EKONOMI | 17 Juli 2019

PNM Suntik Modal, Kinerja BPRS Haji Miskin di Sumbar Makin Kinclong

BPRS Haji Miskin menjadi pemimpin pasar dari total tujuh BPRS di Sumbar dari sisi laba dan pembiayaan.

EKONOMI | 17 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS