Melantai di Bursa, Kencana Energi Bidik Dana IPO Rp 245-410 M
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Melantai di Bursa, Kencana Energi Bidik Dana IPO Rp 245-410 M

Jumat, 19 Juli 2019 | 17:35 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kencana Energi Lestari Tbk. akan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas maksimal 977.683.300 lembar saham atau setara 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Harga IPO yang ditawarkan berkisar Rp 250 per saham hingga Rp 420 per saham. Dengan demikian, perusahaan pembangkit listrik tenaga air (hydro power plant) ini akan mendapat dana segar dari lantai bursa sebesar Rp 245 miliar hingga Rp 410 miliar.

“Kami telah melakukan persiapan IPO dengan menggunakan laporan keuangan konsolidasi audit per 31 Maret 2019, kami berharap saham perseroan dapat dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) segera," kata Chief Financial Officer PT Kencana Energi Lestari Tbk Giat Widjaja, di sela publik ekspos IPO perseroan di Jakarta Jumat (19/7/2019) seperti dikutip dalam keterangan yang diterima redaksi.

Giat Widjaja mengatakan, dana IPO, sekitar 55 persen untuk pengembangan usaha hydro power plant dan energi terbarukan lainnya di Sumatera dan Sulawesi Selatan. Fasilitas itu diperkirakan perseroan memiliki kapasitas produksi 205 megawatt (MW) melalui investasi penyertaan modal oleh perseroan pada entitas anak maupun entitas lain.

Sementara sekitar 25 persen IPO untuk modal kerja PT Bangun Tirta Lestari dan 20 persen untuk belanja modal anak usaha yakni PT Nagata Dinamika Hidro Madong terkait proyek Madong.

Bertindak sebagai penjamin emisi PT RHB Sekuritas Indonesia, PT Bahana Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Masa penawaran awal (book building) dilaksanakan pada 17 hingga 30 Juli 2019.

Bersamaan dengan aksi itu, perseroan juga mengadakan program alokasi saham karyawan atau employee stock allocation (ESA) sebanyak-banyaknya 2 persen dari jumlah saham yang ditawarkan lewat initial public offering (IPO) atau sekitar 19,55 juta.

CEO dan Chairman Kencana Group Henry Maknawi melihat peluang pengembangan usaha yang lebih besar lagi dari sektor ini. "Sehingga dengan terbukanya kepemilikan modal kepada publik maka Kencana Energi juga berkesempatan untuk dapat mengakses alternatif pendanaan lain dari publik yang akan membantu pertumbuhan usaha,” jelas Henry.

Kencana Energi Lestari memiliki profil usaha yang unik dengan bisnis model penyediaan energi terbarukan (renewable energy) yang didukung kontrak penyediaan listrik jangka panjang power purchase agreement (PPA) kepada PLN. Kerja sama ini akan dilakukan selama 20 tahun hingga 30 tahun sejak dioperasikannya pembangkit listrik tenaga air.

Kerja sama dengan PLN untuk pembangunan dan pengoperasian aset pembangkit tenaga listrik dilakukan dengan pola BOO (build-own-operate) maupun BOOT (build-own-operate-transfer).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Penyelenggaraan Angkutan Lebaran AP II Diapresiasi Pemerintah

Angkutan Lebaran 2019 diupayakan AP II untuk dikelola secara informatif, inovatif, dan responsif.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Penurunan Bunga Gairahkan Properti

Penurunan suku bunga akan membangkitkan pasar properti karena membuat KPA menjadi lebih murah.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Hingga Minggu Ketiga Juli, BI Sebut Cabai Picu Inflasi

Inflasi tercatat di beberapa komoditas cabai merah yang relatif menyumbang 0,15 persen dan cabai rawit 0,1 persen.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Top 10 Market Cap, GGRM dan HMSP Naik Signifikan

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat Rp 80 (2,60 persen) mencapai Rp 3.150 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 366,401 triliun.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 13.937

Rupiahberada di level Rp 13.937,5 per dolar AS atau terapresiasi 22,5 poin (0,16 persen).

EKONOMI | 19 Juli 2019

Likuiditas Dinilai Makin Ketat, BTN Revisi Rencana Bisnis Bank

Perubahan RBB Bank BTN meliputi pertumbuhan kredit hingga akhir tahun yang diprediksi berkisar 10%-12%. DPK juga tumbuh 10%-12%, sementara aset 8%-10%.

EKONOMI | 19 Juli 2019

IHSG Ditutup Menguat 0,8% ke 6.456,5

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,83 persen (53,25 poin) ke kisaran 6.456,54.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Operator Telepon Asing Jual Kartu SIM Haji, Pemerintah Dinilai Kecolongan

Pihak operator Zain menggunakan modus pembagian kartu perdana kepada seluruh Jemaah Haji 2019 dan petugas haji yang hendak berangkat.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Perluas Pangsa Pasar Hand Sanitizer, Enesis Gandeng Tokopedia

Antis menjalin kerjasama secara ekslusif dengan Tokopedia sebagai upaya mengejar target pasar kalangan milenial.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Bursa Asia dan Eropa Kompak Menguat

Nikkei 225 Jepang naik 2 persen ke 21.466,99, Hang Seng Hong Kong naik 1,07 persen ke 28.765,4.

EKONOMI | 19 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS