BI: Penurunan Suku Bunga Beri Persepsi Positif ke Investor
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.41)   |   COMPOSITE 5126.33 (-19.64)   |   DBX 964.304 (-0.77)   |   I-GRADE 140.573 (-0.45)   |   IDX30 429.149 (-1.96)   |   IDX80 113.629 (-0.3)   |   IDXBUMN20 294.159 (-1.91)   |   IDXG30 119.586 (-0.68)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-2.36)   |   IDXQ30 125.935 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 219.954 (0.03)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-0.98)   |   IDXV30 106.718 (0.08)   |   INFOBANK15 842.264 (-3.11)   |   Investor33 375.573 (-1.66)   |   ISSI 150.643 (-0.06)   |   JII 545.954 (0.87)   |   JII70 186.804 (0.16)   |   KOMPAS100 1025.81 (-4.03)   |   LQ45 790.454 (-3.71)   |   MBX 1419.3 (-6.07)   |   MNC36 282.56 (-2.11)   |   PEFINDO25 281.129 (-0.86)   |   SMInfra18 242.071 (-1.26)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.22)   |  

BI: Penurunan Suku Bunga Beri Persepsi Positif ke Investor

Jumat, 19 Juli 2019 | 20:44 WIB
Oleh : WBP

Jakarta Beritasatu.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan penurunan suku bunga acuan telah memberikan persepsi positif kepada investor dan peluang kepada penguatan nilai tukar rupiah.

"Persepsi positif, Alhamdulilah, cukup baik dari penurunan suku bunga. Aktivitas dari pasar valas, permintaan dan kebutuhan, tetap berjalan," kata Perry Warjiyo kepada pers di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Perry mengatakan reaksi para pelaku pasar yang positif tersebut membuat aliran modal tetap masuk kepada instrumen portofolio dan menambah surplus neraca modal.

Hingga 18 Juli 2019, aliran modal asing yang masuk tercatat mencapai Rp 192,5 triliun dengan rincian Surat Berharga Negara Rp 118,1 triliun dan saham Rp 74,4 triliun.

"Ini menunjukkan aliran modal asing tetap masuk ke Indonesia, khususnya portofolio, dan tentu saja akan menambah surplus neraca modal dalam neraca pembayaran," ujar Perry Warjiyo.

Perry mengharapkan kondisi permintaan dan penawaran di pasar valas yang terus bergerak aktif serta surplus neraca modal dapat menjadi faktor positif bagi perbaikan kinerja perekonomian ke depan.

Sebelumnya, BI memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 0,25 persen menjadi 5,75 persen untuk menstimulus perekonomian domestik.

Penurunan suku bunga acuan ini disebabkan meredanya tekanan eksternal yang akan membuat defisit neraca transaksi berjalan pada 2019 diperkirakan lebih rendah dibandingkan 2018.

Pemangkasan suku bunga acuan bank sentral ini adalah yang pertama kali sejak delapan bulan lalu atau November 2018 ketika suku bunga kebijakan dinaikkan ke level enam persen untuk membendung keluarnya aliran modal asing.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Darmin Sebut Penurunan Suku Bunga BI Sejalan Kondisi Global

Momen pelonggaran kebijakan moneter ini dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan roda perekonomian.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Melantai di Bursa, Kencana Energi Bidik Dana IPO Rp 245-410 M

Dana IPO, sekitar 55 persen untuk pengembangan usaha hydro power plant dan energi terbarukan lainnya di Sumatera dan Sulawesi Selatan.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Penyelenggaraan Angkutan Lebaran AP II Diapresiasi Pemerintah

Angkutan Lebaran 2019 diupayakan AP II untuk dikelola secara informatif, inovatif, dan responsif.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Penurunan Bunga Gairahkan Properti

Penurunan suku bunga akan membangkitkan pasar properti karena membuat KPA menjadi lebih murah.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Hingga Minggu Ketiga Juli, BI Sebut Cabai Picu Inflasi

Inflasi tercatat di beberapa komoditas cabai merah yang relatif menyumbang 0,15 persen dan cabai rawit 0,1 persen.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Top 10 Market Cap, GGRM dan HMSP Naik Signifikan

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat Rp 80 (2,60 persen) mencapai Rp 3.150 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 366,401 triliun.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 13.937

Rupiahberada di level Rp 13.937,5 per dolar AS atau terapresiasi 22,5 poin (0,16 persen).

EKONOMI | 19 Juli 2019

Likuiditas Dinilai Makin Ketat, BTN Revisi Rencana Bisnis Bank

Perubahan RBB Bank BTN meliputi pertumbuhan kredit hingga akhir tahun yang diprediksi berkisar 10%-12%. DPK juga tumbuh 10%-12%, sementara aset 8%-10%.

EKONOMI | 19 Juli 2019

IHSG Ditutup Menguat 0,8% ke 6.456,5

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,83 persen (53,25 poin) ke kisaran 6.456,54.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Operator Telepon Asing Jual Kartu SIM Haji, Pemerintah Dinilai Kecolongan

Pihak operator Zain menggunakan modus pembagian kartu perdana kepada seluruh Jemaah Haji 2019 dan petugas haji yang hendak berangkat.

EKONOMI | 19 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS