Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Resesi Global
INDEX

BISNIS-27 431.53 (2.99)   |   COMPOSITE 4906.55 (19.82)   |   DBX 934.495 (0.89)   |   I-GRADE 129.531 (0.72)   |   IDX30 408.573 (2.45)   |   IDX80 107.231 (0.54)   |   IDXBUMN20 271.434 (1.2)   |   IDXG30 114.42 (0.57)   |   IDXHIDIV20 364.598 (2.43)   |   IDXQ30 119.596 (0.74)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.42)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.25)   |   IDXV30 101.606 (0.9)   |   INFOBANK15 772.076 (7.03)   |   Investor33 357.854 (2.54)   |   ISSI 144.258 (0.31)   |   JII 521.112 (2.16)   |   JII70 177.199 (0.53)   |   KOMPAS100 960.444 (5.61)   |   LQ45 749.999 (4.19)   |   MBX 1355.95 (6.1)   |   MNC36 267.764 (1.73)   |   PEFINDO25 261.843 (-0.47)   |   SMInfra18 232.762 (1.02)   |   SRI-KEHATI 301.662 (2.31)   |  

Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Resesi Global

Kamis, 15 Agustus 2019 | 08:50 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harge emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada penutupan perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (15/8), karena indeks acuan di bursa saham New York merosot tajam di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kemungkinan resesi global.

Kontrak emas berjangka paling aktif untuk penyerahan Desember melonjak US$ 13,70 atau 0,90 persen, menjadi US$ 1.527,80 per ounce.

Indeks-indeks acuan utama di pasar saham Wall Street tergelincir lebih dari dua persen, karena investor melepas saham berisiko dan beralih ke aset-aset safe haven, seperti emas.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 800,5 poin (3,0 persen) mencapai 25.479, Nasdaq composite index tergerus 242,4 (3,02 persen) mencapai 7.774, sedangkan S&P 500 index turun 85,7 (2,93 persen) mencapai 2.841. Pelemahan karena data ekonomi terbaru dari utama memicu kecemasan di kalangan investor atas perlambatan pertumbuhan dunia dan bahkan resesi.

Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa produk domestik bruto (PDB) mengalami kontraksi 0,1 persen pada kuartal kedua 2019.

Banyak analis mengaitkan penurunan pertumbuhan di Jerman dengan ketegangan perdagangan antara ekonomi-ekonomi utama dunia, karena ekonomi Jerman sangat bergantung pada ekspor.

Sementara Rabu (14/8/2019), imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun anjlok menjadi sekitar 1,60 persen, di bawah imbal hasil surat utang pemerintah bertenor 2 tahun, menandakan pertumbuhan AS yang lemah dalam waktu dekat di mata investor obligasi.

Prospek pesimistis terhadap ekonomi dunia telah mendorong permintaan terhadap emas.

Namun, dolar AS yang lebih kuat menahan kenaikan emas lebih lanjut. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,12 persen menjadi 97,93 menjelang penyelesaian perdagangan emas.

Adapun logam mulia lainnya, perak penyerahan September naik 29,5 sen atau 1,74 menjadi US$ 17,28 per ounce. Platinum pengiriman Oktober jatuh US$ 11,70 atau 1,36 persen, menjadi US$ 848,00 per ounce.



Sumber:Xinhua, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Khawatir Resesi, Dow Jones Anjlok Terburuk Sepanjang 2019

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 800,5 poin (3,0 persen) mencapai 25.479.

EKONOMI | 15 Agustus 2019

Gandeng TNC, 12 Perusahaan Dukung Keberlanjutan Kakap dan Kerapu

Nelayan tradisional merupakan tulang punggung perikanan.

NASIONAL | 15 Agustus 2019

Industri Material dan Teknologi Bangunan Diyakini Meningkat

Pameran IndoBuildTech Jakarta The 2nd Phase menawarkan solusi dan inovasi teknologi terkini industri material dan teknologi bangunan.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Mendag Sampaikan Nota Keberatan Bea Masuk Biodiesel ke Uni Eropa

Mendag keberatan terhadap Bea Masuk Imbalan Sementara atas produk biodiesel Indonesia sebesar 8 persen-18 persen.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

REI Kritisi Peraturan Menpteri PUPR Tentang PPJB Rumah

Pengembang telah membayarkan pajak ke negara ketika transaksi dengan pembeli sudah terjadi.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

TRON Digitalisasi Transportasi Umum Bekasi

PT Teknologi Rancang Olah Nusantara (TRON) mendorong digitalisasi dalam pelayanan angkutan umum di Kota Bekasi, Jawa Barat.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Indonesia Tertinggal dalam Gunakan Teknologi Blockchain

Indonesia segera gunakan teknologi Blockchain.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

BPOM Amankan Kosmetik Ilegal dari 8 Negara

BPOM mengamankan kosmetik ilegal dari delapan negara, yakni Perancis, Italia, India, Spanyol, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Arab Saudi.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Lion dan Garuda Jalin Sinergi Bangun Hanggar di Batam

Bisnis MRO dinilai masih cukup menjanjikan.

EKONOMI | 14 Agustus 2019

Bhinneka Life Komitmen Lahirkan Agen Pemasaran Berkualitas

Bhinneka Life didukung lebih dari 9.000 agen pemasaran profesional dan berlisensi.

EKONOMI | 14 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS