Meski Belum Sempurna, Operasional Runway 3 Bandara Soetta Berjalan Baik
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Meski Belum Sempurna, Operasional Runway 3 Bandara Soetta Berjalan Baik

Minggu, 8 September 2019 | 17:30 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan operasionalisasi runway atau landas pacu 3 di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berjalan dengan baik, meski panjang dan lebar landas pacu tersebut masih belum sesuai dengan yang ditargetkan.

"Runway ke-3 sudah beroperasi hampir satu bulan dan berjalan dengan baik," kata Budi Karya Sumadi setelah melakukan peninjauan dari menara ATC (Air Traffic Controller) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Minggu (8/9/2019).

Menhub menyampaikan Kemhub bersama-sama Angkasa Pura II dan Airnav telah menyaksikan sejumlah pesawat dari berbagai maskapai lepas landas dan melakukan pendaratan dengan sempurna di landas pacu 3.

Namun Menhub mengakui untuk operasionalisasi saat ini, panjang landas pacu masih 2.500 meter dan lebar 45 meter, sehingga baru bisa didarati pesawat seperti Boeing 737 dan Airbus 320.

Budi menyatakan untuk bulan November 2019, operasionalisasi landas pacu 3 Bandara Soekarno Hatta sudah mencapai panjang 3.000 meter dan lebar 60 meter. Dengan panjang dan lebar tersebut, lanjutnya, maka semua jenis pesawat bisa mendarat.

Menhub menyatakan, pihaknya mengapresiasi Angkasa Pura II yang telah menginvestasikan ratusan miliar rupiah. Selain itu, pihak Airnav yang bisa mengoperasikan dengan baik.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Minggu (21/7), mengungkapkan bahwa secara fisik, landasan pacu ketiga sebenarnya sudah siap digunakan. Namun perlu penyempurnaan dari sisi koordinasi dan prosedur operasional standar.

Landasan pacu ketiga tersebut bisa didarati pesawat berbadan besar, seperti Boeing 777, dengan spesifikasi ketebalan landasan pacu lebih baik yakni PCN 86. Dengan demikian, seluruh landasan pacu bisa didarati pesawat berbadan besar sekaligus menambah kapasitasnya.

Pergerakan pesawat mendarat dan tinggal landas juga bisa meningkat 30 persen atau dari 81-83 pergerakan per jam menjadi 114 pergerakan per jam.

"Kalau rekan-rekan lihat di runway dua, terdapat cukup banyak antrean, lima kadang tujuh. Sekarang kemampuan dari Soetta (Soekarno-Hatta), satu jam itu kira-kira 81 take off-landing. Dengan kapasitas itu, memang kita belum bisa membuat kecepatan jadi lebih baik, oleh karenanya kita diamanahkan untuk membangun runway ketiga. Harapannya bisa akan tambah, dari 81 jadi 114," ujar Budi Karya Sumadi.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bos the Fed Sebut Perang Dagang AS-Tiongkok Hambat Investasi

Tiongkok dan AS terlibat perang dagang sehingga mengguncang pasar keuangan sejak tahun lalu.

EKONOMI | 8 September 2019

Menhub Gunakan Taksi Elektrik dari Bandara Soetta ke Sudirman

Blue Bird saat ini memiliki 25 taksi elektrik reguler berwarna biru, dan lima taksi premium berwarna hitam.

EKONOMI | 8 September 2019

Perluas Distribusi Hingga Papua & Malut, Pacific Paint Genjot Kapasitas Produksi

Saat ini kapasitas produksi Pacific Paint dari dua lokasi pabrik Tangerang & Surabaya mencapai 20 ribu metrik ton per tahun.

EKONOMI | 8 September 2019

Indonesia Tuan Rumah Asia Pasific Retail Conference and Exhibition 2021

APRCE terakhir dilaksanakan di Indonesia 20 tahun yang lalu.

EKONOMI | 8 September 2019

Kemperin Gandeng Kampus dan Swasta Kembangkan Ammdes Listrik

Pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan berbasis tenaga listrik (e-AMMDes) dilengkapi dengan aplikasi Smartdashboard.

EKONOMI | 8 September 2019

8 Tahun Pasca Dihantam Erupsi Merapi, KPSM Sleman Bangkit Lagi

Koperasi Peternakan Sarono Makmur (KPSM) Kabupaten Sleman, Provinsi DIY, salah satu koperasi yang tangguh.

EKONOMI | 8 September 2019

Cara Dapatkan Imbal Hasil di Era Bunga Rendah

Obligasi menjanjikan pendapatan tetap tetapi makin rendah, sementara saham rentan gejolak.

EKONOMI | 8 September 2019

Kideco Raih 15 Penghargaan ISDA 2019

Apresiasi diberikan atas prestasi dan komitmen Kideco terhadap pengembangan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.

EKONOMI | 7 September 2019

Pemerintah Tambah Jaringan Gas di Ibu Kota Baru

Kuota pemasangan sambungan gas rumah di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2020, menjadi 5.000 sambungan gas rumah.

EKONOMI | 7 September 2019

Yustinus Ho: Bisnis Broker Properti Tetap Bagus

Sektor properti yang terus berkembang menjadi ladang subur bagi profesi broker properti.

EKONOMI | 7 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS