OJK: Milenial Perlu Miliki Tiga Kemampuan Ini terkait Investasi
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

OJK: Milenial Perlu Miliki Tiga Kemampuan Ini terkait Investasi

Senin, 16 September 2019 | 12:20 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Bonus demografi Indonesia mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meningkatkan literasi dan inklusi keuangan khususnya di kalangan milenial dengan harapan mampu menjadi penggerak ekonomi.

"Program literasi saat ini mendesak mengingat 70 persen kalangan milenial belum memiliki strategi investasi," kata Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tirta Segara dalam sambutannya pada acara "Majalah Investor-Goes To Campus Pentingnya Perencana Keuangan & Investasi untuk Generasi Milenial" di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Melihat situasi ini, menurut Tirta, ada tiga kemampuan yang harus dimiliki milenial. Pertama, menentukan tujuan keuangan ke depan baik jangka pendek maupun panjang. “Saya prihatin survei 3 tahun lalu, orang dewasa Indonesia yang bergabung di dana pensiun hanya 6 persen. Padahal, kita harus menabung untuk men-secure masa depan dari sekarang. Sekarang kan bisa nabung emas, saham reksa dana, properti, tidak seperti dulu yang hanya ada Tabanas dan Taska,” ungkap Tirta Segara.

Kedua, pemahaman terkait produk jasa keuangan. Menurutnya, inklusi keuangan sudah cukup tinggi, namun tingkat pemahamannya masih rendah. Ketiga, disiplin dalam menjalankan keuangan.

OJK kata dia, mengajak agar generasi milenial dapat mengikuti aksi menabung dan investasi melalui Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda). Menurut data, sampai Juni 2019 yang sudah ikut SiMuda ada 11.052 rekening atau sebesar Rp 12,4 miliar.

"Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat khususnya dalam perluasan akses keuangan bagi generasi milenial guna mencapai target tingkat inklusi keuangan sebesar 75 persen di akhir tahun 2019 ini. “SiMuda saat ini sudah diikuti 7 bank, khusus kategori 18-30 tahun,” ucap Tirta Segara.

Tirta menambahkan literasi keuangan merupakan isu global yang menjadi prioritas kebijakan jangka panjang, sesuai arahan Presiden Jokowi 2 tahun lalu. OJK lantas menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Riset dan Teknologi, dan industri jasa keuangan guna menyusun materi kurikulum di sekolah dan perguruan tinggi.

Tak hanya itu, OJK, juga meluncurkan aplikasi mobile Sikapi Uangmu, contact center 157, dan nomor whatsapp di 081157157157 yang didesain supaya milenial dengan mudah menanyakan produk jasa keuangan, maupun legalitasnya.

Lebih lanjut, meski investasi itu penting bagi masa depan, namun Tirta mengingatkan bahwa keuntungan besar selalu diikuti resiko tinggi. Oleh karena itu, sebagai anak muda harus aktif mengetahui kondisi fundamental yang saat ini mudah didapatkan melalui smartphone seiring perkembangan teknologi. “Generasi milenial lahir saat akses ke keuangan lebih mudah. Mereka tumbuh di era internet dan komputer, jadi gampang untuk cari soal investasi,” ungkap Tirta Segara.

Diketahui, jumlah investor di pasar modal per 30 Agustus 2019 ada 2,1 juta orang. Dari total itu, 860.000 atau 40 persen berasal dari usia muda. Di sisi lain, menurut survei, mayoritas kaum muda cenderung konsumtif dalam menggunakan pendapatannya, sebesar 10,7 persen ditabung, 51,5 persen habis untuk biaya bulanan, dan hanya 2 persen dialokasi ke investasi.

Seminar juga dihadiri Spesialis Pengelolaan Wilayah 3 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Aisyah, Branding and Communication Stategist MI Power by Sequis Ivan Christian Winatha, Chief Marketing Officer of KoinWorks Jonathan Bryan, dosen dan peneliti Keuangan & Investasi Universitas Atma Jaya, Christiana Fara Dharmastuti, dan Co-Founder Investhink Indonesia Malik Adhi sebagai pembicara. Seminar ini disponsori Asuransi Jiwa Sequis Life, Kresna Graha Investama, Koinworks, Polygon Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Bursa Berjangka Jakarta, Panin Asset Management, Bank KEB Hana Indonesia



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Sesi I IHSG Longsor 115 Poin, Sektor Konsumsi Terhempas 6%

Sebanyak 120 saham naik, 301 saham melemah dan 142 saham stagnan.

EKONOMI | 16 September 2019

Upah Harian Buruh Tani Nasional Agustus Naik 0,22%

Upah riil buruh tani juga mengalami kenaikan sebesar 0,13 persen.

EKONOMI | 16 September 2019

Beli Kapal Senilai US$ 7,52 Juta, Pelita Samudera Gelar Private Placement

Dengan pembelian ini Perseroan akan memiliki enam unit Mother Vessel.

EKONOMI | 16 September 2019

Milenial Didorong Jadi Entrepreneur Digital

Industri kreatif berbasis internet semakin berkembang.

EKONOMI | 16 September 2019

Agustus, Neraca Dagang RI Surplus US$ 85,1 Juta

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januariā€“Agustus 2019 mencapai US$ 110,07 miliar atau menurun 8,28 persen.

EKONOMI | 16 September 2019

Trump Lepas Cadangan Minyak AS untuk Stabilkan Pasar

Trump juga mengatakan AS meyakini mengetahui pelaku dibalik pengebom fasilitas minyak di Saudi.

EKONOMI | 16 September 2019

Minyak Brent Meroket 11% Pascaserangan Drone ke Fasilitas Minyak Saudi

Serangan drone menyerang fasilitas pengolahan minyak di Abqaiq dan ladang minyak Khurais hingga mengganggu pasokan minyak 5,7 juta barel per hari.

EKONOMI | 16 September 2019

Emas Batangan Antam di Rp 753.000 Per Gram

Di luar Jakarta seperti di Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar di Rp 762.000 per gram.

EKONOMI | 16 September 2019

LPKR Tunjuk Rudy Halim sebagai COO

Lippo Karawaci melengkapi perubahan manajemen dengan penunjukkan COO yang sudah berpengalaman.

EKONOMI | 16 September 2019

Dibuka, IHSG Langsung Longsor Terseret Saham Rokok

Hingga pukul 09.10 WIB, IHSG turun 117,5 poin (1,86 persen) menjadi 6.217.

EKONOMI | 16 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS