Ini Langkah Pemerintah Wujudkan Making Indonesia 4.0
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-2.06)   |   COMPOSITE 5059.22 (-11.24)   |   DBX 933.73 (-1.47)   |   I-GRADE 135.366 (-0.54)   |   IDX30 427.201 (-2.69)   |   IDX80 111.513 (-0.62)   |   IDXBUMN20 284.629 (-1.83)   |   IDXG30 118.405 (-0.64)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-2.08)   |   IDXQ30 125.347 (-0.86)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.5)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-1.73)   |   IDXV30 105.043 (-0.46)   |   INFOBANK15 803.622 (-0.3)   |   Investor33 371.182 (-1.18)   |   ISSI 148.056 (-0.56)   |   JII 539.107 (-4.57)   |   JII70 182.679 (-1.3)   |   KOMPAS100 996.599 (-3.91)   |   LQ45 780.316 (-4.21)   |   MBX 1404.61 (-3.24)   |   MNC36 278.843 (-0.76)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.94)   |   SMInfra18 242.356 (-2.15)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.82)   |  

Ini Langkah Pemerintah Wujudkan Making Indonesia 4.0

Selasa, 8 Oktober 2019 | 17:06 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Padang, Beritasatu.com - Pemerintah telah menjalankan sejumlah langkah strategis untuk mendukung percepatan adopsi industri 4.0 sebagai tindak lanjut peluncuran Making Indonesia 4.0 oleh Presiden Joko Widodo pada April 2018 lalu.

"Kita sudah memulai untuk meunju era industri 4.0," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemperin) Achmad Sigit Dwiwahjono pada acara Workshop Pendalaman Kebijakan Industri di Padang, Selasa (8/10/2019).

Langkah tersebut antara lain meluncurkan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) atau indikator penilaian tingkat kesiapan industri di Indonesia dalam menerapkan teknologi era industri 4.0. Selanjutnya, Indonesia ditunjuk menjadi official partner country pada Hannover Messe 2020 yang merupakan platform strategis untuk mengkampanyekan Making Indonesia 4.0 secara global. “Beberapa waktu lalu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto turut melaksanakan kick-off pameran teknologi terbesar dunia tersebut yang akan diselenggarakan enam bulan dari sekarang,” ungkap Achmad Sigit Dwiwahjono.

Sambut Industri 4.0, Lima Sektor Manufaktur Jadi Prioritas

Kemperin juga mendorong tumbuhnya bisnis rintisan melalui program Making Indonesia 4.0 Start-Up yang bertujuan menggali ide-ide inovasi dari perusahaan start-up berbasis teknologi yang dapat mendukung pelaku industri kecil menengah (IKM) maupun menyuplai teknologi bagi para investor.

Bahkan, untuk memanfaatkan peluang bonus demografi di era industri 4.0, pemerintah berkomitmen menyiapkan SDM industri melalui beragam fasilitas, seperti insentif pajak super melalui Peraturan Pemerintah No. 45/2019 yang memberikan potongan pajak hingga 200 persen untuk investasi terkait pengembangan pendidikan vokasi, 300 persen untuk riset dan pengembangan (RnD), serta 60 persen untuk industri padat karya.

Ketua OJK: Kewirausahaan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Sigit menegaskan, Indonesia menargetkan menjadi manufacturing hub regional dan basis produksi bagi produsen global untuk kebutuhan domestik maupun pasar ekspor. “Beberapa sektor industri yang telah memiliki kedalaman struktur mulai dari hulu hingga hilir, adalah industri otomotif, tekstil dan pakaian, makanan dan minuman, logam dasar, dan industri kimia,” sebut Achmad Sigit Dwiwahjono.

Kemperin mencatat, sektor industri manufaktur masih menjadi pendukung utama ekonomi Indonesia. Hingga Juli 2019, total ekspor produk manufaktur mencapai US$ 71,67 miliar atau 74,82 persen dari total ekspor nasional sebesar US$ 95,79 miliar, sedangkan investasi di sektor ini sebesar Rp 104 triliun. Pada kuartal II-2019, kontribusi sektor industri pengolahan terhadap total PDB nasional sebesar 19,52 persen.

“Secara global, kinerja sektor manufaktur kita menunjukkan arah perkembangan yang cukup baik. Berdasarkan publikasi UNIDO, peringkat daya saing sektor industri Indonesia menunjukkan tren yang cukup baik sehingga mampu berada di urutan ke-38 pada tahun 2018 dari 150 negara,” kata Achmad Sigit Dwiwahjono.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tingkatkan Kualitas SDM, Telkom Digital Learning Hadir di Papua

Telkom menyuguhkan pendidikan formal dan informal guna meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing masyarakat Papua.

EKONOMI | 8 Oktober 2019

Rupiah Ditutup Stagnan di Rp 14.161

Rupiah berada di level Rp 14.161,5 per dolar AS atau terapresiasi 1 poin (0,01 persen).

EKONOMI | 8 Oktober 2019

IHSG Ditutup Menguat ke 6.039,6

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,65 persen ke kisaran 6.039,6.

EKONOMI | 8 Oktober 2019

Doogether Tingkatkan Pendapatan Industri Fitnes

Indonesia diprediksi memiliki pendapatan dari industri ini mencapai US$ 8,7 miliar dengan 14,8 juta konsumen pada 2030.

EKONOMI | 8 Oktober 2019

Sambut Industri 4.0, Lima Sektor Manufaktur Jadi Prioritas

Implementasi industri 4.0, akan mengoptimalkan potensi lainnya seperti penambahan pertumbuhan ekonomi sekitar 1-2 persen.

EKONOMI | 8 Oktober 2019

Indonesia Gelar Forum Bisnis dengan 4 Negara Eropa Tengah

Indonesia-Visegrad Group Business Forum 2019 diikuti oleh Republik Cek, Hungaria, Polandia, dan Slovakia.

EKONOMI | 8 Oktober 2019

Hunian Co-Living Diminati Masyarakat Urban

Peluang hunian co-living dapat dimanfaatkan oleh investor untuk meraup keuntungan.

EKONOMI | 8 Oktober 2019

Sesi I, IHSG Menguat ke 6.022,6

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,37 persen ke kisaran 6.022,57.

EKONOMI | 8 Oktober 2019

Rupiah Menguat ke Rp 14.150 Siang Ini

Rupiah berada di level Rp 14.150 per dolar AS atau terapresiasi 12,5 poin (0,09 persen).

EKONOMI | 8 Oktober 2019

Mendag Dukung Industri Karet Berkelanjutan

Di awal 2019, produksi karet alam menurun, sedangkan tingkat konsumsi dunia meningkat dari tahun ke tahun.

EKONOMI | 8 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS