Wall Street Menguat Ditopang Laporan Laba Perusahaan
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Wall Street Menguat Ditopang Laporan Laba Perusahaan

Rabu, 16 Oktober 2019 | 08:34 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB (16/10/2019) ditutup menguat.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 237,4 poin (0,89 persen) mencapai 27.025, Nasdaq composite index naik 100,1 (1,24 persen) mencapai 8.149, sedangkan S&P 500 index naik 29,5 poin (1,00 persen) mencapai 2.996.

Dow Jones melonjak lebih dari 200 poin, ditutup kembali di atas 27.000 menyusul musim pendapatan perusahaan kuartal ketiga yang kuat, termasuk kenaikan laba JP Morgan.

Musim pelaporan laba dimulai oleh rilis kinerja perusahaan yang lebih kuat dari yang diperkirakan yakni JP Morgan Chase, Johnson & Johnson, UnitedHealth, BlackRock, dan Citigroup. Namun hasil kurang menggembirakan dialami Goldman Sachs dan Wells Fargo.

Sebagian besar saham-saham unggulan atau bluechips memperpanjang kenaikan dengan saham UnitedHealth Group dan JPMorgan Chase masing-masing melonjak 8,16 persen dan 3,01 persen, memimpin kenaikan.

Di sisi ekonomi, aktivitas bisnis tumbuh sedikit di Negara Bagian New York, menurut hasil Survei Manufaktur Negara Bagian New York Oktober 2019 yang dirilis Senin (14/10/2019).

Indeks manufaktur Empire State New York (Negara Bagian New Yor) naik dua poin menjadi 4,0 dari September, didorong meningkatnya pengiriman dan sedikit peningkatan pesanan baru.

Indeks tersebut menilai prospek enam bulan yang menunjukkan bahwa optimisme kondisi masa depan agak membaik tetapi tetap lemah.

Sementara para investor mencerna perkiraan penurunan pertumbuhan ekonomi global oleh Dana Moneter Internasional (IMF), yang dipatok 3 persen untuk 2019, menandai laju paling lambat sejak krisis keuangan global. Pertumbuhan itu diperkirakan turun 0,2 poin persentase dari estimasi pada Juli, menurut laporan Prospek Ekonomi Dunia terbaru yang dikeluarkan pada Selasa (15/10/2019).

Perkiraan terbaru ini diperlemah meningkatnya hambatan perdagangan dan meningkatnya ketegangan geopolitik, tulis kepala ekonom IMF Gita Gopinath dalam sebuah posting blog.



Sumber:Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

DHL Global Forwading Luncurkan Asia Connect Plus di Indonesia

Jasa ekspedisi atau pengiriman cepat sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis

EKONOMI | 15 Oktober 2019

Terapkan Digitalisasi Pengelolaan SDM, BTN Dulang Efisiensi Rp 150 Miliar

Era disrupsi membuat perusahaan harus berinovasi jika ingin tetap hidup.

EKONOMI | 15 Oktober 2019

Garuda Kandangkan Sementara 1 Pesawat Boeing 737 NG

Mayoritas pesawat Boeing seri NG yang dioperasikan Garuda Indonesia masih tergolong baru.

EKONOMI | 15 Oktober 2019

Tingkatkan Inklusi Keuangan, OJK Gelar FinExpo dan Sundown Run 2019

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan inklusi keuangan dan pemahaman mengenai perlindungan konsumen di Indonesia.

EKONOMI | 15 Oktober 2019

Smartfren Umumkan Pemenang Undian WOW Smartfren Tahap Pertama

Smartfren mengumumkan pemenang program Undian WOW Smartfren tahap pertama pada Senin (14/10). Pemenang hadiah utama berupa rumah di Sinarmas Land adalah M. Saeful Mustofa, pria asal Tegal Jawa Tengah.

EKONOMI | 15 Oktober 2019

Rupiah Ditutup Melemah Rp 14.166 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.137 Rp 14.167 per dolar AS.

EKONOMI | 15 Oktober 2019

Gaet Milenial, CNAF Perkuat Platform Digital

Target pembiayaan Rp 4 triliun atau meningkat dua kali lipat pada tutup tahun ini akan tercapai.

EKONOMI | 15 Oktober 2019

BNI dan Sampoerna Pimpin Top 10 Market Cap Hari Ini

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 3,24 persen.

EKONOMI | 15 Oktober 2019

OVO SmartCube Akan Diperluas hingga 500 Titik

VO SmartCube merupakan smart vending machine pertama di Indonesia yang memiliki kemampuan real-time data analysis.

EKONOMI | 15 Oktober 2019

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Eropa Dibuka Menguat

Nikkei 225 Jepang naik 1,87 persen ke 22.207,21, indeks Topix Tokyo naik 1,56 persen ke 1.620,2.

EKONOMI | 15 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS