Pasar Industri Makanan Diperluas Lewat Sial Interfood 2019
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Pasar Industri Makanan Diperluas Lewat Sial Interfood 2019

Senin, 11 November 2019 | 20:05 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Besarnya produksi dan ekspor industri makanan dan minuman (mamin) perlu difasilitasi dengan memperluas pasar. Jika tidak, pasar dalam negeri akan dibanjiri produk impor.

"Investasi di industri mamin meningkat cukup signifikan. Oleh karena itu perlu pemasaran. Salah satu untuk memperkenalkan produk, baik itu dari dalam negeri atau luar negeri adalah melalui pameran," kata Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemperin) Abdul Rochim, saat memberikan keterangan pers Sial Interfood 2019, pameran internasional makanan, minuman, jasa boga dan bakery di Jakarta, Senin (11/11/2019).

Abdul Rochim mengatakan, jangan sampai pasar mamin dalam negeri yang besar ini diisi produk impor. "Industri dalam negeri ini harus bisa jadi pilihan pertama sebelum membeli produk impor. Saya berharap industri mamin tetap menjadi prioritas," kata Abdul Rochim.

Dia mengatakan, pemerintah mendorong penerapan industri 4.0 pada sektor mamin agar memiliki daya saing. "Salah satunya bagaimana industri mamin bisa memperbaiki jalur distribusi agar lebih bagus melalui teknologi, sehingga produk bisa sampai ke tujuan tepat waktu," kata Abdul Rochim.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan bahwa saat ini industri mamin kian potensial. Dia berharap kinerja sektor ini bisa terus meningkat dan mencapai kisaran 8 persen- 9 persen pada akhir tahun ini. Salah satu upayanya adalah dengan mempromosikan produk mamin nasional di SIAL Interfood 2019.

"Pameran ini akan menampilkan produk-produk baru yang bisa diadaptasi dan ditingkatkan daya saingnya agar bisa go internasional. Local brand harus mendunia," ujar Adhi Lukman.

Sementara CEO PT Kristamedia Pratama selaku penyeleggara SIAL Interfood 2019, Daud D Salim mengatakan, SIAL Interfood 2019 merupakan pameran internasional makanan, minuman, horeca, jasa boga dan bakery yang akan memperkenalkan produk makanan dan minuman lokal untuk didorong ke pasar ekspor.

Ajang yang didukung Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif, serta Gapmmi ini digelar di JIExpo Jakarta, pada 13 - 16 November 2019.

"Sial Interfood 2019 memberikan peluang bisnis bagi peserta pameran untuk melakukan bisnis dan mencari solusi untuk kebutuhan bisnis bersama. Pameran tahunan ini juga akan menjadi pilihan pelaku usaha mamin yang ingin mencari inovasi baru," kata Daud D Salim.

Sial Interfood 2019 menampilkan lebih dari 28 sektor makanan dan minuman, antara lain produk susu, telur, keju, daging, ikan, kopi, buah dan sayuran, hingga produk bakery.

Pameran yang ditargetkan dihadiri 82.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri ini diikuti 880 perusahaan dari 30 negara seperti Australia, Argentina, Belanda, Belgia, Tiongkok, UEA, Ekuador, India, Indonesia, Italia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Kuwait, Lithuania, Malaysia, Mesir, Palestina, Pakistan, Prancis, Polandia, Saudi Arabia, Singapura, Taiwan, Turki, Timor Leste, Thailand, AS, Vietnam, dan Yunani.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pentingnya Sinergi yang Baik untuk Investasi Migas

Tak hanya keterbukaan data dan mudahnya rantai perizinan, dukungan sinergi berperan penting dalam mengembangkan investasi di sektor hulu migas.

EKONOMI | 11 November 2019

Cintai Keanekaragaman Hayati, PT Pos Indonesia Terbitkan Prangko Seri Flora dan Fauna

Prangko tak hanya untuk melengkapi surat. Kini, PT Pos Indonesia meluncurkan serial Flora dan Fauna 2019 untuk menanamkan kebanggaan pada keanekaragaman hayati.

EKONOMI | 11 November 2019

LRT Jabodebek Ditargetkan Beroperasi Juni 2021

Progres pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap l tersebut kini telah mencapai 67,3%.

EKONOMI | 11 November 2019

Manulife Indonesia Terapkan Budaya "Kaizen"

Dengan menerapkan program kaizen, karyawan menjadi lebih terlibat lebih dalam di tiap pekerjaan setiap hari.

EKONOMI | 11 November 2019

Indonesia Bertekad Perluas Ekspansi dan Ekspor Jasa

Jokowi minta penguatan SDM besar-besaran

EKONOMI | 11 November 2019

95% Anggota Aprindo Sudah Go Digital

Jumlah anggota Aprindo sudah mencapai sekitar 600 pengusaha retail, dengan jumlah toko mencapai 45.000.

EKONOMI | 11 November 2019

Genjot Ekspor, Jokowi Instruksikan Pasar Nontradisional Digarap Serius

Presiden menginstruksikan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto serius menggarap pasar-pasar nontradisional di Afrika, Asia Selatan, dan Indo Pasifik.

EKONOMI | 11 November 2019

IHSG Ditutup Tergerus 29 Poin ke 6.148

Sebanyak 155 saham menguat, 247 saham melemah, dan 155 saham stagnan.

EKONOMI | 11 November 2019

Kalbe Dukung Penyediaan Obat untuk BPJS Kesehatan

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mendukung BPJS Kesehatan dalam layanan kesehatan dan penyediaan obat-obatan kepada masyarakat.

EKONOMI | 11 November 2019

Fintech P2P Lending Sumbang Rp 60 Triliun ke PDB

Kontribusi fintect P2P lending terhadap perekonomian Indonesia pada 2020 akan mencapai lebih dari Rp 100 triliun.

EKONOMI | 11 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS