Harga Minyak Naik di Tengah Kekhawatiran Meningkatnya Pasokan
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.76)   |   COMPOSITE 4917.96 (-77.25)   |   DBX 928.196 (-9.36)   |   I-GRADE 130.286 (-2.47)   |   IDX30 412.166 (-7.81)   |   IDX80 107.727 (-2.12)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.52)   |   IDXG30 115.773 (-2.54)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.14)   |   IDXQ30 120.761 (-2.28)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.04)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-5.64)   |   IDXV30 101.893 (-1.72)   |   INFOBANK15 773.605 (-10.83)   |   Investor33 359.92 (-6.33)   |   ISSI 144.524 (-2.78)   |   JII 524.265 (-12.36)   |   JII70 177.451 (-4.14)   |   KOMPAS100 962.885 (-18.61)   |   LQ45 754.177 (-13.97)   |   MBX 1360.94 (-22.51)   |   MNC36 269.191 (-4.8)   |   PEFINDO25 256.961 (-3.11)   |   SMInfra18 232.003 (-3.38)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.01)   |  

Harga Minyak Naik di Tengah Kekhawatiran Meningkatnya Pasokan

Sabtu, 16 November 2019 | 07:51 WIB
Oleh : WBP

New York, Beritasatu.com - Minyak berjangka naik hampir dua persen pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (16/11/2019), karena pernyataan pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) meningkatkan optimisme kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok. Namun kekhawatiran peningkatan pasokan minyak mentah membatasi harga.

Minyak mentah Brent pengiriman Januari naik US$ 1,02 atau 1,6 persen menjadi US$ 63,30 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Desember naik US$ 0,95 atau 1,7 persen menjadi US$ 57,72 per barel.

Kedua harga acuan tersebut membukukan kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Brent naik 1,3 persen dan WTI naik 0,8 persen.

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan dalam sebuah wawancara di Fox Business Network bahwa ada kemungkinan yang sangat tinggi AS akan mencapai kesepakatan akhir kesepakatan perdagangan fase satu dengan Tiongkok. "Kami sampai ke detail terakhir sekarang," kata Ross.

Perundingan dagang AS-Tiongkok dijadwalkan akan dilanjutkan dengan telepon pada Jumat waktu setempat.

Sementara laporan bulanan Badan Energi Internasional (IEA) membebani harga, setelah memperkirakan bahwa pertumbuhan pasokan non-OPEC akan melonjak menjadi 2,3 juta barel per hari (bph) tahun depan dibandingkan 1,8 juta bph pada 2019, mengutip produksi dari Amerika Serikat, Brazil , Norwegia dan Guyana.

Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan pertumbuhan produksi saingan AS akan melambat pada 2020, meskipun laporan kelompok itu mengatakan permintaan minyak OPEC diperkirakan akan turun.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan permintaan minyak mentahnya mencapai 29,58 juta barel per hari tahun depan, atau 1,12 juta barel per hari lebih rendah dari 2019, menunjuk pada surplus 2020 sekitar 70.000 barel per hari.

OPEC dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC + yang telah memotong pasokan tahun ini untuk menopang harga, diperkirakan akan membahas kebijakan produksi mereka pada pertemuan 5-6 Desember di Wina. Kesepakatan produksi yang ada berakhir pada Maret.

Produksi AS terus meningkat. Produksi minyak mentah negara itu mencapai rekor 13 juta barel per hari bulan ini dan akan tumbuh lebih dari yang diperkirakan pada 2019 dan 2020, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam perkiraan yang dikeluarkan pada Rabu (13/11/2019).

Namun, peningkatan produksi AS dan persaingan dari produksi di Brazil, Norwegia, dan Guyana tahun depan telah menekan laba bagi produsen-produsen serpih AS, yang merencanakan pembekuan pengeluaran lain pada 2020 dan perlambatan pertumbuhan produksi.



Sumber:Xinhua, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Harga Emas Tertekan karena Negosiasi Perdagangan AS-Tiongkok

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun US$ 4,90 atau 0,33 persen, menjadi US$ 1.468,50 per ounce.

EKONOMI | 16 November 2019

Kopi Petani Mulyasari Makin Diminati, Ada Uang Sosial dari Penjualan

Selama puluhan tahun terbiasa bertani kopi secara konvensional.

MEGAPOLITAN | 16 November 2019

Kopi Pemersatu Kamtibmas dari Kampung Mulyasari-Sukamakmur

Menerobos kawasan hutan dengan menggunakan sepeda motor trail.

MEGAPOLITAN | 16 November 2019

Perluas Pemasaran, Intiland Gandeng Tokopedia

Pembukaan official store di Tokopedia merupakan strategi Intiland dalam memperluas jangkauan pemasaran.

EKONOMI | 15 November 2019

Perpres Kebijakan Harga Baru EBT Diteken Awal 2020

Perpres yang mengkaji ulang kebijakan harga yang selama ini diterapkan pada energi baru dan terbarukan (EBT) diterbitkan awal tahun 2020.

EKONOMI | 15 November 2019

Sido Muncul Raih Penghargaan Halal Award

Sido Muncul mendapat penghargaan sebagai produk teruji yang dipercaya masyarakat.

EKONOMI | 15 November 2019

HCML Ajak Mahasiswa Unair Geluti Sektor Migas

HCML berbagi informasi seputar industri hulu migas di Unair Surabaya.

EKONOMI | 15 November 2019

Laporan Tahunan Bank DKI Raih Annual Report Awards

Bank DKI menjadi salah satu BPD terbaik di Indonesia terkait penerapan keterbukaan informasi.

EKONOMI | 15 November 2019

Bukopin Genjot Kenaikan Kredit Plus Dua Kali Lipat di 2020

Kredit plus merupakan produk tanpa kolateral dan instrumen letter of credit (LC).

EKONOMI | 15 November 2019

Ubah Konsep, Situs AirAsia Jual Tiket Maskapai Pesaing

Beragam destinasi kini telah tersedia di situs Airasia.

EKONOMI | 15 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS