Jonan dan Susi Disebut Masuk BUMN, Kementerian Ingin Evaluasi

Jonan dan Susi Disebut Masuk BUMN, Kementerian Ingin Evaluasi

Selasa, 26 November 2019 | 16:27 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menginginkan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan pelat merah termasuk masuknya mantan menteri menjadi komisaris perusahaan BUMN seperti mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

“Kita mengevaluasi BUMN-BUMN lain setelah lima yang besar, mau Garuda dan lain-lain, kita evaluasi semua,” kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Jonan disebut-sebut akan ditempatkan sebagai komisaris Garuda Indonesia, sementara itu Susi dikabarkan akan menjadi komisaris Perum Perikanan Indonesia (Perindo).

Orias Petrus Moedak Resmi Dirut Inalum

Setelah merombak lima besar BUMN yakni PT PLN, PT Pertamina, Bank Mandiri, Inalum dan BTN, saat ini Kementerian BUMN juga meengevaluasi BUMN lainnya. “Nanti lihat saja, masih belum diketahui,” kata Arya Sinulingga.

Rudiantara Segera Jadi Dirut PLN

Arya mengatakan kepastiaan rombak perusahaan BUMN setelah Menteri Erick Thohir kembali dari Korea Selatan pada 29 November mendatang.

Selain Jonan dan Susi, mantan menteri yang dikabarkan masuk bursa perusahaan BUMN adalah mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang disebut akan memimpin PLN.

Arya mengaku belum menerima surat resmi bahwa sosok yang kerap disapa “Chief” itu akan dilantik menjadi dirut PLN. Ia masih menunggu keputusan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Karena suratnya belum kami lihat, surat kan sampainya ke Pak Erick Thohir. Pak Erick masih di luar negeri jadi kita nunggu Pak Erick turun dari Korea sampai Jakarta baru kita lihat suratnya itu, karena strategis langsung ke Pak Menteri, baru kita tahu isinya, karena pasti isinya enggak hanya masalah Dirut tapi semua, supaya klop apa saja yang ada itu bisa kita ketahui,” kata Arya Sinulingga.

Namun, Arya membenarkan Kementerian BUMN telah mengirimkan tiga nama kepada Presiden Joko Widodo, termasuk Rudiantara. “Pasti sesuai aturan biasa dilakukan BUMN untuk direksi ada proses itu termasuk beberapa nama yang kita usulkan kepada presiden. Kita lihat saja nanti, kita lihat, pasti kalau beliau jadi pasti nama beliau ada di situ,” kata Arya Sinulingga.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Rupiah Ditutup Relatif Datar di Rp 14.088

Rupiah berada di level Rp 14.088 per dolar AS atau terdepresiasi 2 poin (0,01 persen).

EKONOMI | 26 November 2019

Langkah Startup Kedepankan Inovasi Layanan Dinilai Tepat

Didukung oleh pasar lumayan besar, Indonesia akan mampu menciptakan raksasa-raksasa perusahaan digital.

EKONOMI | 26 November 2019

Investor Asing Lepas Saham, IHSG Terkoreksi 0,73%

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 1,56 triliun, dengan rincian beli Rp 7,8 triliun dan jual Rp 9,4 triliun.

EKONOMI | 26 November 2019

Tugas Perdana Ahok, Hadiri Pertamina Energy Forum

Pertamina harus bekerja keras untuk meningkatkan produksi migas di Indonesia.

EKONOMI | 26 November 2019

Milenial Rela Bayar EBT Lebih Mahal

Hasil survei IESR dan Koaksi diketahui bahwa kalangan milenial berkeinginan serta menerima penggunaan Energi Baru dan Terbarukan.

EKONOMI | 26 November 2019

Libur Akhir Tahun, Ini Rute-rute Tersibuk Garuda

Rute-rute yang diminati Jakarta-Denpasar, Jakarta-Medan, Surabaya-Denpasar, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Labuan Bajo, dan Jakarta-Semarang.

EKONOMI | 26 November 2019

Laba Bersih Emdeki Utama Naik 6,03% di Triwulan III

Emdeki Utama merupakan satu-satunya perusahaan penghasil Kalsium Karbida di Indonesia.

EKONOMI | 26 November 2019

Sesi I, IHSG Berbalik Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,07 persen ke kisaran 6.066,36.

EKONOMI | 26 November 2019

Terus Berinovasi, Perum Jamkrindo Raih Penghargaan di TKPMN

Terus berinovasi adalah visi dari Perum Jamrkindo. Dengan inovasi J-Smart dan Snapjam, Perum Jamrkindo berhasil raih penghargaan di TKPMN XXIII di Solo.

EKONOMI | 26 November 2019

Siang Ini, Rupiah Masih Stagnan di Rp 14.080

Rupiah berada di level Rp 14.086,5 per dolar AS atau terdepresiasi 1 poin (0,01 persen).

EKONOMI | 26 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS