Resmikan Pabrik Chandra Asri, Jokowi Ingin Impor Petrokmia Ditekan
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Resmikan Pabrik Chandra Asri, Jokowi Ingin Impor Petrokmia Ditekan

Jumat, 6 Desember 2019 | 14:57 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik baru polyethylene (PE) PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) senilai US$ 380 juta. Pabrik berkapasitas 400.000 ton ini diharapkan bisa menekan impor produk petrokimia sehingga defisit transaksi berjalan bisa diperbaiki.

"Salah satu masalah besar yang dihadapi Indonesia adalah defisit transaksi berjalan dan defisit perdagangan," kata Jokowi saat meresmikan pabrik Chandra Asri Petrochemical Tbk di Cilegon, Jumat (6/12/2019).

Peresmian disaksikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Banten Wahidin Halim, serta pengusaha nasional yang juga pengendali PT Chandra Asri Petrochemical, Prajogo Pamgestu. Tampak juga Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko.

Dia mengatakan, bahan baku barang yang diproduksi di dalam negeri sebagian besar impor, termasuk barang petrokimia. Untuk itu, investasi Chandra Asri sebagai pioner industri petrokimia di Tanah Air harus diberi ruang, sehingga impor bisa setop. "Saya optimistis 4-5 tahun lagi kita sudah tidak lagi mengimpor barang petrokima, justru kita ekspor," kata Jokowi.

Sekadar informasi, petrokimia adalah bahan kimia yang dihasilkan dari proses pengolahan minyak dan gas bumi. Kebanyakan produk petrokimia digunakan buat kebutuhan industri, mulai dari industri otomotif, elektronik, cat, hingga konstruksi.

Jokowi menjelaskan pada 2018 neraca perdagangan bahan petrokima mengalami defisit Rp 193 triliun dengan nilai ekspor Rp 124 triliun dan impor Rp 317 triliun. "Ini yang memberatkan dan harus kita selesaikan. Kita harapkan investasi Chandra Asri bisa jadi solusi defisit barang petrokimia," kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, kebutuhan polyethyne dalam negeri mencapai 2,3 juta ton per tahun, sementara kapasitas produksi hanya 780.000 ton, artinya ada defisit yang harus diimpor sebanyak 1,52 juta ton atau senilai Rp 22,8 triliun per tahun.

Presiden juga menyoroti bahwa setiap penanaman modal pasti akan menyerap tenega kerja dari daerah. "Ini akan membantu roda ekonomi tidak hanya di Cilegon dan Banten," kata Jokowi.

Sementara dalam peresmian pabrik baru tersebut, Chandra Asri menambah kapasitas produksi polyethylene sebesar 400.000 ton per tahun sehingga menjadikan total kapasitas 736.000 ton per tahun. Selain menambah kapasitas produksi polyethylene Chandra Asri juga fokus mengembangkan kompleks petrokimia kedua dengan investasi sekitar Rp 60-80 triliun. Pembangunan ini diharapkan selesai pada 2024. "Kompleks kedua ini akan membawa total kapasitas menjadi delapan juta ton per tahun," kata
Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harapan Presiden untuk Pabrik Baru Chandra Asri

"Agar nantinya yang namanya impor bahan-bahan petrokimia itu betul-betul setop dan kita justru bisa mengekspornya," ujar Presiden Jokowi.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Presiden Optimistis Indonesia Mampu Ekspor Produk Petrokimia

Presiden Joko Widodo optimistis bahwa Indonesia akan menjadi salah satu negara pengekspor produk petrokimia dalam waktu empat tahun mendatang.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Bangun Pabrik Baru, Chandra Asri Hemat Devisa Rp 8 T

Chandra Asri turut menghemat devisa negara hingga Rp 8 triliun dengan mendirikan pabrik baru senilai Rp 5,7 triliun yang memproduksi polyethylene di Cilegon.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Turun Tipis, Cadev November Tercatat US$ 126,6 Miliar

Posisi cadangan devisa setara dengan pembiayaan 7,5 bulan impor atau 7,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

EKONOMI | 6 Desember 2019

PSI Apresiasi Erick Thohir Copot Dirut Garuda

Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Dirut Garuda dipuji berbagai kalangan, termasuk PSI.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Ini 10 Orang Terkaya di RI Versi Forbes

Hartono bersaudara (Budi dan Michael Hartono) masih menduduki posisi orang terkaya RI selama 11 tahun berturut-turut dengan total aset mencapai US$ 37,3 miliar.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.000

Rupiah berada di level Rp 14.033,5 per dolar AS atau terapresiasi 34,5 poin (0,25 persen).

EKONOMI | 6 Desember 2019

Di Bawah Tekanan Jual Investor Asing, IHSG Mampu Menguat

IHSG menguat 0,18 persen ke kisaran 6.162,94.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Kemhub Jatuhkan Sanksi Denda ke Garuda Indonesia

Kementerian Perhubungan akan menjatuhkan denda kepada Garuda Indonesia karena pelanggaran aturan yang memasukkan kargo ke pesawat dan tidak dilakukan pencatatan

EKONOMI | 6 Desember 2019

Cegah Penyimpangan, Kementerian BUMN Fokus Perkuat Peran Komisaris

Peran komisaris dinilai penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

EKONOMI | 6 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS