Pabrik Polyethylene Chandra Asri Hemat Devisa Negara Rp 8 T
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Pabrik Polyethylene Chandra Asri Hemat Devisa Negara Rp 8 T

Jumat, 6 Desember 2019 | 15:21 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Cilegon, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik baru polyethylene (PE) PT Chandra Asri Petrochemical Tbk senilai US$ 380 juta berkapasitas 400.000 ton per tahun sehingga menjadikan total kapasitas 736.000 ton per tahun.

Presiden Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Erwin Ciputra mengatakan pesatnya pertumbuhan Indonesia menyebabkan kebutuhan bahan baku seperti PE meningkat. Namun sampai saat ini industri petrokimia di Indonesia masih mengimpor sekitar 40-50 persen.

"Inilah alasan kami untuk fokus pada peningkatan kapasitas demi memenuhi permintaan domestik. Peningkatan kapasitas pabrik polyethylene Chandra Asri diharapkan dapat menjadi substitusi impor dan menghemat devisa negara sebesar Rp 8 triliun. Pabrik baru ini juga telah mendapatkan kebijakan tax holiday dari pemerintah," kata Erwin Ciputra.

Selain menambah kapasitas produksi PE, Chandra Asri juga fokus mengembangkan kompleks petrokimia kedua dengan investasi sekitar Rp 60-80 triliun. Pembangunan ini diharapkan selesai pada 2024. "Kompleks kedua ini akan membawa total kapasitas menjadi 8 juta ton per tahun," kata Erwin Ciputra.

Selama pembangunan berlangsung, Chandra Asri akan menyerap tenaga kerja sebanyak 25.000 orang, di antaranya tenaga kerja ahli seperti engineer. "Kami berkomitmen untuk menjadi terus mitra pertumbuhan Indonesia,” tambah Erwin Ciputra

Selain investasi pada kompleks kedua ini, sejak tahun 2005 sampai 2019, Chandra Asri telah merealisasikan investasi sebesar Rp 28 triliun dengan berbagai kegiatan ekspansi kapasitas, debottlenecking dan pembangunan pabrik baru.

PT Chandra Asri Petrochemcial Tbk, anak perusahaan PT Barito Pacific Tbk sebagai pemegang saham mayoritas, merupakan perusahaan petrokimia Indonesia terbesar yang terintegrasi. CAP menggabungkan teknologi terkini dan fasilitas penunjang di Cilegon dan Serang, Provisi Banten.

Sementara peresmian pabrik disaksikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Banten Wahidin Halim, serta pengusaha nasional yang juga pengendali PT Chandra Asri Tbk, Prajogo Pamgestu. Tampak juga Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko.

CAP merupakan satu-satunya produsen yang mengoperasikan naphtha cracker, dan juga produsen domestik tunggal ethylene, styrene monomer dan butadiene. Selain itu, CAP merupakan produsen polypropylene terbesar di Indonesia. CAP menghasilkan bahan baku plastik dan kimia yang digunakan untuk produk kemasan, pipa, otomotif, dan elektronik.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Resmikan Pabrik Chandra Asri, Jokowi Ingin Impor Petrokmia Ditekan

Investasi Chandra Asri sebagai pioner industri petrokimia di Tanah Air harus diberi ruang, sehingga impor bisa setop.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Harapan Presiden untuk Pabrik Baru Chandra Asri

"Agar nantinya yang namanya impor bahan-bahan petrokimia itu betul-betul setop dan kita justru bisa mengekspornya," ujar Presiden Jokowi.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Presiden Optimistis Indonesia Mampu Ekspor Produk Petrokimia

Presiden Joko Widodo optimistis bahwa Indonesia akan menjadi salah satu negara pengekspor produk petrokimia dalam waktu empat tahun mendatang.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Bangun Pabrik Baru, Chandra Asri Hemat Devisa Rp 8 T

Chandra Asri turut menghemat devisa negara hingga Rp 8 triliun dengan mendirikan pabrik baru senilai Rp 5,7 triliun yang memproduksi polyethylene di Cilegon.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Turun Tipis, Cadev November Tercatat US$ 126,6 Miliar

Posisi cadangan devisa setara dengan pembiayaan 7,5 bulan impor atau 7,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

EKONOMI | 6 Desember 2019

PSI Apresiasi Erick Thohir Copot Dirut Garuda

Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Dirut Garuda dipuji berbagai kalangan, termasuk PSI.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Ini 10 Orang Terkaya di RI Versi Forbes

Hartono bersaudara (Budi dan Michael Hartono) masih menduduki posisi orang terkaya RI selama 11 tahun berturut-turut dengan total aset mencapai US$ 37,3 miliar.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.000

Rupiah berada di level Rp 14.033,5 per dolar AS atau terapresiasi 34,5 poin (0,25 persen).

EKONOMI | 6 Desember 2019

Di Bawah Tekanan Jual Investor Asing, IHSG Mampu Menguat

IHSG menguat 0,18 persen ke kisaran 6.162,94.

EKONOMI | 6 Desember 2019

Kemhub Jatuhkan Sanksi Denda ke Garuda Indonesia

Kementerian Perhubungan akan menjatuhkan denda kepada Garuda Indonesia karena pelanggaran aturan yang memasukkan kargo ke pesawat dan tidak dilakukan pencatatan

EKONOMI | 6 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS