Bursa Saham AS Tertekan Kekhawatiran Virus Korona
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Bursa Saham AS Tertekan Kekhawatiran Virus Korona

Sabtu, 25 Januari 2020 | 07:43 WIB
Oleh : WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa saham Amerika serikat (AS) Wall Street jatuh pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (25/1/2020), setelah dilanda aksi jual di tengah kekhawatiran wabah virus korona.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 170,36 poin atau 0,58 persen, menjadi berakhir di 28.989,73 poin. Indeks S&P 500 merosot 30,07 poin atau 0,90 persen, menjadi ditutup di 3.295,47 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 87,57 poin atau 0,93 persen, menjadi berakhir di 9.314,91 poin.

Ketiga indeks saham utama AS berubah negatif dengan S&P 500 mengalami penurunan persentase satu hari terbesar dalam lebih dari tiga bulan setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengonfirmasi kasus kedua virus di AS, di Chicago.

S&P 500 dan Dow berakhir di minggu terburuk sejak Agustus dan Nasdaq mengakhiri kenaikan enam minggu berturut-turut.

Pelaku pasar mengawasi perkembangan virus korona, yang oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dianggap sebagai "keadaan darurat di Tiongkok" yang kini telah menewaskan 26 orang dan menginfeksi lebih dari 800 orang pada Tahun Baru Imlek.

"Pasar tidak suka ketidakpastian dan virus sudah cukup untuk menyuntikkan ketidakpastian di pasar," kata Kepala investasi di Lenox Wealth Advisors David Carter, di New York.

Tetapi beberapa analis percaya para investor mencari alasan untuk merealisasikan keuntungan di pasar saham. "Virus ini sebenarnya lebih merupakan alasan untuk mengambil keuntungan saat ini," kata Kepala strategi investasi CFRA Research Sam Stovall, di New York.

Saham Intel Corp melonjak 8,1 persen setelah melaporkan lompatan pendapatan di pusat data dan komputasi awan serta memperkirakan pendapatan 2020 yang lebih baik dari perkiraan.

Perusahaan kredit konsumen American Express Co diuntungkan dari lingkungan penjualan ritel AS yang kuat, membukukan kenaikan pendapatan tahunan 9,0 persen lebih baik dari perkiraan. Sahamnya naik 2,8 persen.

Musim pelaporan laba kuartal keempat berjalan dengan baik, dengan 74 perusahaan di S&P 500 melaporkan, 68,2 persen di antaranya telah mengalahkan perkiraan Wall Street, menurut data Refinitiv.



Sumber:Reuters, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hungaria Ingin Kerja Sama Infrastruktur Air di Indonesia Berlanjut

Untuk kerja sama pembangunan SPAM-IKK tahap pertama sudah selesai 100 persen.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Antisipasi Penyebaran Korona, Menhub Tutup Penerbangan Rute Wuhan

Hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan peringatan perjalanan atau travel warning menuju Tiongok terkait virus korona

EKONOMI | 25 Januari 2020

Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Berkurang Rp 48 Triliun

Rata-rata nilai transaksi harian juga berkurang sebesar 9,53 persen menjadi Rp 6.446 triliun dari Rp 7.125 triliun.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Citilink Indonesia Cetak Kinerja Positif di 2019

Citilink meraih net profit margin yang diperkirakan mencapai sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

EKONOMI | 24 Januari 2020

Said Abdullah Dorong Peleburan Asabri dan Taspen ke BPJS Ketenagakerjaan Dipercepat

Politisi PDI Perjuangan Said Abdullah mendorong agar peleburan Asabri dan Taspen ke BPJS Ketenagakerjaan dipercepat sebelum 2029.

EKONOMI | 24 Januari 2020

Perluas Segmen Kelas Atas, Hartadinata Ekspansi ke Bandung

Pangsa pasar perhiasan emas dan berlian di Bandung sangat potensial.

EKONOMI | 24 Januari 2020

Barata Indonesia Perpanjang Kontrak Ekspor Komponen KA

Barata Indonesia akan mengekspor Bogie melalui Standart Car Truck (SCT).

EKONOMI | 24 Januari 2020

Pemerintah Ingin Tingkatkan Ekspor Furnitur

Pelaku usaha mebel harus bersatu.

EKONOMI | 24 Januari 2020

Kalbe Bidik Pertumbuhan Penjualan Hingga 9%

Kalbe Farma akan memperluas jaringan distribusi, dan memperkuat SDM dalam menunjang operasional perusahaan.

EKONOMI | 24 Januari 2020

2020, Waralaba Kuliner Tapisi Ekspansi ke Bali, Surabaya, dan Bandung

Selain pasar domestik, Tapisi berencana akan membuka cabang di Malaysia dan Singapura.

EKONOMI | 24 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS