Akhirnya IHSG Menguat Setelah Beberapa Hari Tertekan
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Akhirnya IHSG Menguat Setelah Beberapa Hari Tertekan

Rabu, 29 Januari 2020 | 09:40 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (29/1/2020) dibuka naik 12 poin di tengah menguatnya bursa saham AS setelah dalam beberapa hari tertekan.

Berdasarkan data bursa yang diolah Beritasatu.com, hingga pukul 09.40 WIB, IHSG naik 11,7 poin (0,18 persen) menjadi 6.122.

Adapun kumpulan saham unggulan indeks Investor 33 naik ke 466,5 dari 465,4, indeks LQ45 naik 3 poin menjadi 1.003,6 dari 1.000,6. Indeks syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) naik menjadi 667,3 dari 665,7.

Sedangkan bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB (29/1/2020) ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 187,1 poin (0,66 persen) menjadi 28.723 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 130,4 poin (1,43 persen) menjadi 9.270 poin. Indeks S&P 500 bertambah 32,6 poin (1,01 persen) menjadi 3.327 poin.

Sementara IHSG melemah 0,36 persen ke 6.111,18 pada akhir perdagangan Selasa (28/1/2020). Kapitalisasi pasar Rp 7.084,65 triliun. Investor33 turun 0,22 persen ke 465,4, indeks LQ45 melemah 0,31 persen ke 1.000,67, JII turun 0,42 persen ke 665,72.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Minyak Naik Seiring Reboundnya Bursa Saham

Minyak mentah berjangka Brent naik 19 sen atau 0,3 persen menjadi US$ 59,51 per barel.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Perdagangan Saham PURA Dibuka Melejit Hingga “Auto Reject” Atas

listing perdana saham pura langsung auto reject atas

EKONOMI | 29 Januari 2020

SPBU Asing Diduga Langgar Kepmen ESDM

Penetapan harga BBM non-PSO seharusnya mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 187 Tahun 2019.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Bursa Tokyo dan Singapura Pagi Ini Menguat, Hong Kong Tertekan

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 130,7 (0,56 persen) mencapai 23.346 poin.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Investor Beralih ke Saham, Harga Emas Turun

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun US$ 7,60 atau 0,5 persen, menjadi US$ 1.569,80 per ounce.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini

Secara teknikal, kisaran level support IHSG hari ini berada di 6.057. Sedangkan level resistance pada 6.149.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Dow Jones Meroket dari Level Terendah Tiga Bulan

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 187,1 poin (0,66 persen) menjadi 28.723 poin.

EKONOMI | 29 Januari 2020

OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jatim Di Atas Nasional

Pada kuartal III 2019, pertumbuhan ekonomi Jatim mencapai 5,32 persen.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Alokasi Pemerintah

Petrokimia Gresik akan menyalurakan pupuk subsidi sesuai alokasi pemerintah.

EKONOMI | 28 Januari 2020


Kemhub dan KAI Tanda Tangani Kontrak Subsidi Lima KA Perintis

KA perintis diprioritaskan untuk daerah-daerah yang masih baru atau untuk membuka akses daerah.

EKONOMI | 28 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS