Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia

Rabu, 29 Januari 2020 | 10:31 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu pagi menguat dibandingkan perdagangan sebelumnya. Penguatan rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona hijau.

Data Bloomberg menyatakan, rupiah Rabu (29/1/2020) pukul 10.25 WIB di pasar spot exchange berada di level Rp 13.623 per dolar AS atau menguat 20,5 poin (0,15 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya. Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 13.623 - Rp 13.635 per dolar AS.

Sementara yen Jepang di pasar spot exchange melemah 0,05 (0,05 persen) mencapai 109,2 yen per dolar AS dibandingkan perdagangan sebelumnya. Adapun dolar Hong Kong menguat 0,0004 (0,03 persen) mencapai 7,7 per dolar AS, won Korea menguat 0,4 poin (0,04 persen) mencapai 1.176 won per dolar AS, rupe India menguat 0,1 poin (0,15 persen) mencapai 71,3 rupe per dolar AS, yuan Tiongkok menguat 0,03 poin (0,46 persen) mencapai 6,9 yuan per dolar AS.

Sedangkan dolar Singapura pagi ini ditransaksikan menguat 0,0004 (0,03 persen) mencapai 1,35 per dolar AS, peso Filipina menguat 0,06 (0,12 persen) mencapai 50,7 peso per dolar AS, ringgit Malaysia menguat 0,006 poin (0,16 persen) mencapai 4,07 ringgit per dolar AS, baht Thailand melemah 0,05 poin (0,16 persen) mencapai 30,8 baht per dolar AS.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Harga Emas Antam Rp 771.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 360,3 juta.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Akhirnya IHSG Menguat Setelah Beberapa Hari Tertekan

Pukul 09.40 WIB, IHSG naik 11,7 poin (0,18 persen) menjadi 6.122.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Minyak Naik Seiring Reboundnya Bursa Saham

Minyak mentah berjangka Brent naik 19 sen atau 0,3 persen menjadi US$ 59,51 per barel.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Perdagangan Saham PURA Dibuka Melejit Hingga “Auto Reject” Atas

listing perdana saham pura langsung auto reject atas

EKONOMI | 29 Januari 2020

SPBU Asing Diduga Langgar Kepmen ESDM

Penetapan harga BBM non-PSO seharusnya mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 187 Tahun 2019.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Bursa Tokyo dan Singapura Pagi Ini Menguat, Hong Kong Tertekan

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 130,7 (0,56 persen) mencapai 23.346 poin.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Investor Beralih ke Saham, Harga Emas Turun

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun US$ 7,60 atau 0,5 persen, menjadi US$ 1.569,80 per ounce.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini

Secara teknikal, kisaran level support IHSG hari ini berada di 6.057. Sedangkan level resistance pada 6.149.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Dow Jones Meroket dari Level Terendah Tiga Bulan

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 187,1 poin (0,66 persen) menjadi 28.723 poin.

EKONOMI | 29 Januari 2020

OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jatim Di Atas Nasional

Pada kuartal III 2019, pertumbuhan ekonomi Jatim mencapai 5,32 persen.

EKONOMI | 28 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS