Khofifah Minta OJK Lebih Ketat Awasi Investasi Ilegal
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Khofifah Minta OJK Lebih Ketat Awasi Investasi Ilegal

Rabu, 29 Januari 2020 | 11:13 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / WBP

Surabaya, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi perlindungan kepada masyarakat dari penipuan berkedok investasi dan finansial teknologi (fintech) illegal.

“Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas industri jasa keuangan di Indonesia diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih signifikan kepada masyarakat agar tidak mengalami kerugian akibat penipuan investasi dan fintech ilegal,” kataKhofifah Indar Parawansa pada acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Jawa Timur 2020 dan Pelantikan dan Serah terima Jabatan Kepala OJK Regional 4 dari Heru Cahyono kepada Bambang Mukti Riyadi di Hotel Sheraton, Surabaya Selasa (28/1/2020).

Khofifah mengungkapkan, memberikan perlindungan kepada masyarakat merupakan tugas OJK. Tetapi ia juga menyadarai jika tidak dibantu elemen lain, OJK tidak cukup energi menangani karena kecepatan teknologi dan luasan wilayah Indonesia serta besarnya jumlah penduduk dengan literasi keuangan yang belum memadai. Karena itu, OJK juga membutuhkan dukungan lembaga perbankan dan elemen strategis lainnya khususnya aparat penegak hukum. “Mereka bersama OJK dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat untuk menghindarkan dari penipuan dengan modus finansial teknologi,” ungkap Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Khofifah, OJK harus memberikan pendampingan kepada masyarakat khususnya terkait peer to peer landing (P2P) agar tidak ada lagi korban investasi dan fintech ilegal. Semua penyedia P2P harus dipastikan sudah terferifikasi dan terdaftar oleh OJK.

Pendampingan kepada masyarakat oleh OJK, secara tidak langsung juga memberikan literasi keuangan kepada masyarakat. Karena dengan semakin berkembangnya teknologi, fintech sudah bisa diakses di mana saja. Padahal tidak semua orang mengetahui keabsahan legalitas dari penyedia fintek tersebut,” ungkap Khofifah Indar Parawansa.

Setidaknya, lanjutnya, sudah ada lebih 100 fintech dan investasi ilegal yang izinnya dicabut OJK. Namun pendampingan kepada masyarakat harus tetap dilakukan, jangan sampai terjerat fintech dan investasi illegal.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga meminta dukungan OJK dalam menjalankan Perpres Nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Perekonomian di Jawa Timur. “Dengan pendampingan dan pengawalan OJK, investor akan sesuai mempercepat pembangunan ekonomi di Jatim,” tandas Khofifah Indar Parawansa.

Sementara Kepala OJK Regional 4 yang baru dilantik, Bambang Mukti Riyadi mengatakan pihaknya akan mendukun Pemprov Jatim dalam penguatan ekosistem industri keuangan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Jatim. Untuk itu, sinergi dan kerja sama akan terus dibangun melalui berbagai kegiatan. Salah satunya pertemuan tahunan industri jasa keuangan di Jawa Timur untuk mengkomunikasikan arah kebijakan pemerintah.

“Pertemuan ini juga membicarakan upaya mengembangkan ekonomi Jatim di masa mendatang. Diharapkan, setelah sertijab ini, pimpinan yang baru bisa mendukung dan bekerjasama guna menjawab tantangan penguatan ekosistem industri keuangan di Jatim yang berdaya saing dan berkualitas,” kata Bambang Mukti Riyadi.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kemtan: DKI Daerah Rentan Rawan Pangan

Daerah rentan rawan pangan salah satu aspeknya produksi kurang dari konsumsi.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 13.623 - Rp 13.635 per dolar AS.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Harga Emas Antam Rp 771.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 360,3 juta.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Akhirnya IHSG Menguat Setelah Beberapa Hari Tertekan

Pukul 09.40 WIB, IHSG naik 11,7 poin (0,18 persen) menjadi 6.122.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Minyak Naik Seiring Reboundnya Bursa Saham

Minyak mentah berjangka Brent naik 19 sen atau 0,3 persen menjadi US$ 59,51 per barel.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Perdagangan Saham PURA Dibuka Melejit Hingga “Auto Reject” Atas

listing perdana saham pura langsung auto reject atas

EKONOMI | 29 Januari 2020

SPBU Asing Diduga Langgar Kepmen ESDM

Penetapan harga BBM non-PSO seharusnya mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 187 Tahun 2019.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Bursa Tokyo dan Singapura Pagi Ini Menguat, Hong Kong Tertekan

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 130,7 (0,56 persen) mencapai 23.346 poin.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Investor Beralih ke Saham, Harga Emas Turun

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun US$ 7,60 atau 0,5 persen, menjadi US$ 1.569,80 per ounce.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini

Secara teknikal, kisaran level support IHSG hari ini berada di 6.057. Sedangkan level resistance pada 6.149.

EKONOMI | 29 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS