Harga Bitcoin dan Aset Kripto Mulai Melonjak
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Harga Bitcoin dan Aset Kripto Mulai Melonjak

Jumat, 20 Maret 2020 | 09:35 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com -Meski harga bitcoin dan aset kripto turun beberapa waktu terakhir, ternyata beberapa token saat ini mulai menunjukkan lonjakan harga hingga lebih 100 persen dalam beberapa hari saja. Hal ini menunjukkan saat ini merupakan momen tepat untuk berinvestasi di cryptocurrency atau aset kripto.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan bahwa kripto masih menjadi aset menarik diperdagangkan saat virus corona merebak. Dengan masyarakat work from home, membuat aktivitas perdagangan aset kripto melonjak.

“Harga bitcoin dan aset kripto lain turun karena ada aksi jual dari sekelompok orang yang membutuhkan uang tunai karena kondisi ekonomi global yang memburuk. Tetapi dua hari terakhir, kita melihat harga kripto mulai naik karena demand muncul dari orang yang khawatir dengan kondisi ekonomi global karena virus corona. Ini jadi momen menarik untuk melihat bagaimana performa aset kripto di tengah tekanan ekonomi global, apakah mampu aset kripto membuktikan dirinya sebagai aset yang antiresesi,” katanya melalui siaran pers, Jumat (20/3/2020).

Menurutnya, aset kripto berbeda dengan produk investasi lain, seperti saham dan reksa dana yang dipengaruhi pelemahan ekonomi dan kebijakan pemerintah. Penentuan harga bitcoin dan aset kripto hanya supply dan demand.

“Jadi, corona ini tidak memberikan dampak langsung pada penurunan harga bitcoin. Penyebab turunnya harga hanya karena aksi jual dari sekelompok orang yang membutuhkan uang tunai untuk berbelanja dan menyelamatkan usaha mereka karena corona. Hanya itu saja. Beda dengan saham, reksa dana dan lain-lain yang terpengaruh langsung dengan krisis global dan kebijakan pemerintah," jelasnya.

Oscar menambahkan, harga bitcoin relatif lebih kuat bertahan dibandingkan produk investasi lainnya. Jika dilihat pergerakan harganya dari Rp 96 juta pada 2 Januari 2020, bitcoin justru sempat naik lebih dari 40 persen hingga Rp 141 juta pada 14 Februari 2020. Pada pekan lalu, harga bitcoin sempat turun ke Rp 63,52 juta. Namun, pada Rabu pagi, (18/3/2020) sekitar pukul 10.00 WIB, harga bitcoin sudah mencapai Rp 83,90 juta. “Artinya, bitcoin sudah mulai memperlihatkan tren kenaikan harga,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, tren kenaikan akan terjadi pada momen halving day pada Mei 2020. “Biasanya, setahun setelah fenomena halving day, harga bitcoin meningkat sangat tinggi," jelasnya



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dua Pelaku Usaha Daur Ulang Bakal Dibiayai Circulate Capital

Pendanaan USD 106 juta sudah ada sejak bulan Desember 2019 lalu.

NASIONAL | 20 Maret 2020

ILO Perkirakan 25 Juta Pekerjaan Hilang karena Corona

Namun jika semua negara di dunia merespons dengan kebijakan yang terkoordinasi, maka pekerjaan yang hilang bisa lebih rendah.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Bank OCBC NISP Fasilitasi KPR The Sanctuary Collection

Melalui kerja sama ini, konsumen memiliki pilihan dan alternatif pembiayaan dari perbankan maupun dari pengembang langsung.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Pelemahan Berlanjut di Awal Sesi, IHSG Tinggalkan Level 4.000

IHSG sempat menyentuh level tertinggi 4.113 dan level terendah 3.925.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Emas Antam Naik ke Rp 824.000 Per Gram

Di butik emas lainnya di Jakarta seperti Gedung Antam, Menara Ravindo dan Mall Ambasador harga emas mencapai Rp 831.000 per gram.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Babak Belur, Rupiah Sempat Tembus Rp 15.963 Per Dolar AS

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.950 - Rp 15.962 per dolar AS.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Bursa Asia di Zona Hijau, Investor Tunggu Rilis Suku Bunga Tiongkok

Di Australia, S&P/ASX 200 naik 2,79 persen di perdagangan pagi karena hampir semua sektor naik.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Kadin Sebut Ada 70 Cekungan Migas yang Belum Dikelola

Agar kegiatan eksplorasi makin masif, pemerintah dan SKK Migas memberikan insentif kepada KKKS.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Tekanan Jual Masih Ada, Ini Daftar Saham yang Layak Dipantau

IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.056 - 4.149.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Investor Beralih ke Safe Haven, Harga Emas Naik Tipis

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April 2020 naik US$ 1,4 atau 0,09 persen, menjadi US$ 1.479,3 per ons.

EKONOMI | 20 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS