Harta Orang Kaya Dunia Menguap Rp 3.755 T Dihantam Corona
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Harta Orang Kaya Dunia Menguap Rp 3.755 T Dihantam Corona

Sabtu, 21 Maret 2020 | 11:43 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Harta 500 orang terkaya di dunia kehilangan sekitar US$ 238,5 miliar (Rp 3.755 triliun) pada pekan lalu menyusul anjloknya pasar saham Kamis 12 Maret 2020 atau Black Thursday akibat pandemi virus corona (Covid-19) menurut Bloomberg Billionaires Index. Siapa yang paling banyak kehilangan hartanya?

Menyusul kejatuhan pasar saham global pada 12 Maret 2020 atau dikenal Black Thurday- kejatuhan satu hari terbesar sejak ambruknya saham 1987 - Mukesh Ambani telah kehilangan tempatnya sebagai orang terkaya di Asia, menurut Bloomberg Billionaires Index. Bloomberg dikutip Line Today Rabu (18/3/2020) aau Kamis WIB (19/3/2020) juga melaporkan bahwa 500 orang terkaya di dunia kehilangan kekayannya sebesar US$ 238,5 miliar minggu lalu.

1. Jeff Bezos (AS)

Orang terkaya di dunia dan pendiri dan CEO Amazon, Jeff Bezos, telah mengalami kerugian 7,13 persen (US$ 8 miliar) dari kekayaannya, turun menjadi hanya US$ 104,4 miliar. Perceraiannya dengan istrinya MacKenzie Bezos pada Juli 2019 membuat transfer seperempat saham Amazon kepada istrinya sehingga menjadikannya salah satu wanita terkaya di dunia. Saat ini dia memiliki hampir 12 persen saham di perusahaan.

2. Bill Gates (AS)
Bos Microsoft Bill Gates mengalami kerugian 5,09 persen (sekitar US$ 5,3 miliar) yang menyebabkan kekayaan bersihnya turun sedikit di bawah angka US$ 100 miliar menjadi US$ 99,2 miliar. Gates dan istrinya Melinda mengepalai organisasi amal swasta terbesar di dunia, Yayasan Bill & Melinda Gates. Pendiri Microsoft ini telah menyumbangkan US$ 35,8 miliar saham perusahaan kepada yayasan. Dia memiliki sekitar 1 persen saham di perusahaan dan telah berinvestasi di berbagai saham dan aset, menjadikannya orang terkaya kedua di Amerika.

3. Bernard Arnault dan keluarga (Prancis)
Miliarder Prancis Bernard Jean etienne Arnault adalah ketua dan kepala eksekutif LVMH MoEt Hennessy, sebuah kerajaan bisnis fashion yang terdiri dari 70 merek termasuk Louis Vuitton dan Sephora. Kekayaannya mencapai US$ 82,5 miliar setelah jatuh 8,57 persen (US$ 7,7 miliar). Penjualan barang mewah telah terpukul karena pandemi Covid-19, karena banyak keuntungan LVMH bergantung pada pelanggan Tiongkok.

4. Warren Buffett (AS)
Kekayaan bersih CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffett sekarang US$ 71,5 miliar setelah kehilangan 6,83 persen (US$ 5,2 miliar). Buffet berjanji untuk memberikan lebih dari 99 persen kekayaannya. Pada tahun 2019 ia menyumbangkan US$ 3,6 miliar untuk kegiatan amal, memenuhi janjinya pada 2010 ketika ia dan Bill Gates meluncurkan Giving Pledge yang mendorong miliarder untuk menyumbangkan setengah kekayaan mereka untuk tujuan amal.

5. Amancio Ortega (Spanyol)
Kekayaan bos merek pakaian Spanyol, Zara, telah turun sebesar 8,17 persen (US$ 5,2 miliar), sehingga menjadi US$ 58,1 miliar. Dia tetap menjadi salah satu peritel terkaya di dunia. Zara adalah bagian dari Inditex yang terdaftar di Madrid, sebuah perusahaan yang ia dirikan bersama dengan mantan istrinya, mendiang Rosalia Mera. Perusahaan juga memiliki Massimo Dutto dan Pull & Bear.

6. Mark Zuckerberg (AS)
Pendiri Facebook Mark Zuckerberg menderita kehilangan 9,05 persen dari kekayaannya. Kekayaan bersihnya turun menjadi US$ 57,4 miliar setelah turun US$ 5,7 miliar. Dia masih memiliki sekitar 15 persen saham di Facebook.

7. Mukesh Ambani (India)
Salah satu keluarga terkaya di Asia, Mukesh Ambani, dari India dan taipan minyak dan gas, kekayaan bersihnya mencapai US$ 40,4 miliar setelah jatuh 7,47 persen (US$ 3,3 miliar) dari kekayaan bersihnya. Perusahaannya, Reliance Industries, didirikan oleh mendiang ayahnya, Dhirubhai Ambani, yang diwariskan Mukesh dan saudaranya Anil Ambani.

8. Jack Ma (Tiongkok)
E-commerce adalah bidang lain yang menderita karena iklim ekonomi global. Salah satu pendiri dan pemilik Alibaba Jack Ma, kehilangan US$ 1,7 miliar, mengurangi kekayaan bersihnya menjadi US$ 39,4 miliar. Mantan guru bahasa Inggris ini mengundurkan diri sebagai ketua eksekutif Alibaba pada September 2019.



Sumber:Line Today


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Hentikan Sementara Penempatan TKI ke Luar Negeri

Pemerintah hentikan sementara penempatan PMI terkait virus corona.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Sepekan Transaksi, Rupiah Tergerus 6,7%

Dalam satu bulan terakhir rupiah melemah 14,82 persen, dan dalam tiga bulan terakhir turun 14,02 persen.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Rontok 712 Poin Sepekan, Kinerja IHSG Terburuk di Dunia

Bursa AS, Dow Jones turun 13,3 persen.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Sepekan, IHSG Hilang 15,5% Kapitalisasi Bursa Menguap Rp 824 T

Kapitalisasi pasar ambles Rp 824 triliun (14,5 persen) menjadi Rp 4.854,0 triliun dari Rp 5.678,9 triliun.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Permintaan Safe Haven Berlanjut, Emas Menguat

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik US$ 5,3 atau 0,36 persen, menjadi US$ 1.484,6 per ounce.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Minyak AS Alami Penurunan Mingguan Terbesar Sejak 1991

Minyak mentah berjangka AS untuk April turun US$ 2,69, atau 10,7 persen menjadi US$ 22,53 per barel.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Dow Jatuh 900 Poin Akhiri Pekan Terburuk Sejak 2008

Dow Jones turun lebih dari 17 persen untuk minggu ini, penurunan satu minggu terbesar sejak Oktober 2008.

EKONOMI | 21 Maret 2020

Dorong Daya Beli Masyarakat, Kempupera Percepat Realisasi Program Padat Karya

Kempupera terus melanjutkan program Padat Karya Tunai pada tahun 2020.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Pembangunan Fasilitas Observasi Penyakit Menular di Pulau Galang Segera Rampung

Pembangunan fasilitas observasi penyakit menular di Pulau Galang segera rampung.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Tingkatkan Konektivitas Antar Desa, Kempupera Selesaikan 120 Jembatan Gantung

Kempupera selesaikan 120 jembatan gantung di beberapa daerah Indonesia.

EKONOMI | 20 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS