Cegah PHK, Pemerintah Siapkan Recovery Bond untuk Pengusaha
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Cegah PHK, Pemerintah Siapkan Recovery Bond untuk Pengusaha

Kamis, 26 Maret 2020 | 11:12 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk menjaga kelangsungan usaha dan mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas penyebaran virus corona (Covid-19), pemerintah tengah menjajaki kemungkinan mengeluarkan satu bentuk utang baru atau bond yang diberi nama recovery bond.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono menyampaikan, recovery bond merupakan surat utang pemerintah dalam rupiah yang nantinya bisa dibeli oleh Bank Indonesia atau swasta, di mana dana dari penjualan surat utang tersebut akan dipegang oleh pemerintah dan disalurkan kepada dunia usaha melalui kredit khusus.

“Untuk mengurangi PHK, kita ingin menjaga dunia usaha agar cashflow-nya tetap terjaga. Pemerintah sedang menjajaki akan mengeluarkan satu bentuk utang baru atau bond yang namanya recovery bond. Penjualan surat utang ini nantinya akan disalurkan melalui kredit khusus yang dibuat seringan mungkin, sehingga pengusaha bisa mendapatkan kredit khusus tersebut untuk membangkitkan usahanya,” kata Susiwijono dalam telekonferensi, Kamis (26/3/2020).

Diakui Susiwijono, untuk mengeluarkan recovery bond ini diperlukan perubahan peraturan, sebab saat ini ada keterbatasan di mana BI hanya boleh membeli surat utang dari secondary market. Menurutnya, diperlukan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).

“Kami targetkan hari Jumat besok teman-teman di Kementerian Keuangan sudah menyelesaikan perppu tersebut sebagai dasar dari penerbitan recovery bond,” ujar Susiwijono.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Waspadai Tujuh Shock Ekonomi Akibat Corona

Lockdown maupun pembatasan mobilitas orang membuat bisnis seperti maskapai, bandara, hotel, di deretan terdepan yang terpukul oleh corona.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Akses Masuk Pelabuhan di Papua Ditutup bagi Kapal Penumpang

Kantor KSOP Kelas II Jayapura akan melaksanakan kesepakatan bersama itu serta terus melaporkan perkembangan kondisi di lapangan secara berkala.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Kemhub: Penutupan Bandara Wewenang Kemhub

Penutupan bandara bukan wewenang pemerintah daerah.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Emas Antam Naik ke Rp 924.000 Per Gram

Untuk pecahan emas Antam 500 gram: Rp 436,8 juta.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Kemnaker dan BPJamsostek Harus Alokasikan Anggaran untuk APD Pekerja

Kemnaker dan BPJamsostek diminta siapkan APD untuk pekerja.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Dibuka IHSG Melompat 5% ke Zona Hijau, Ini Alasannya

IHSG sempat menyentuh level tertinggi 4.160 dan level terendah 3.935

EKONOMI | 26 Maret 2020

Kurangi Perjalanan KA, KAI Sediakan Alternatif Perjalanan

Jika penumpang tidak mau dialihkan ke KA lain dan memilih membatalkan perjalanan, KAI mengembalikan penuh 100 persen.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Hadapi Corona, Kemhub Izinkan Pemda Tutup Bandara Asalkan.....

Ada empat hal yang harus diperhatikan dalam menutup bandara.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Rupiah Melonjak 1,5% di Awal Perdagangan

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 16.205 - Rp 16.255 per dolar AS.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Bursa Tokyo Berkurang 3%, Investor Tunggu Data Pengangguran AS

Angka klaim pengangguran AS untuk pekan yang berakhir 21 Maret diperkirakan sangat besar.

EKONOMI | 26 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS