Visa Foundation Kucurkan US$ 210 Juta ke UKM Hadapi Corona
INDEX

BISNIS-27 426.538 (10.37)   |   COMPOSITE 4842.76 (96.29)   |   DBX 923.5 (6.4)   |   I-GRADE 127.867 (3.22)   |   IDX30 404.318 (10.19)   |   IDX80 105.647 (2.68)   |   IDXBUMN20 263.312 (9.58)   |   IDXG30 113.239 (2.42)   |   IDXHIDIV20 361.834 (8.52)   |   IDXQ30 118.461 (2.81)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.3)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.9)   |   IDXV30 99.778 (2.87)   |   INFOBANK15 760.318 (24.85)   |   Investor33 353.585 (9.39)   |   ISSI 142.238 (2.34)   |   JII 514.346 (8.62)   |   JII70 174.038 (3.54)   |   KOMPAS100 945.162 (24.13)   |   LQ45 740.002 (18.81)   |   MBX 1338.07 (29.17)   |   MNC36 264.409 (6.61)   |   PEFINDO25 251.635 (8.6)   |   SMInfra18 228.656 (4.52)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.21)   |  

Visa Foundation Kucurkan US$ 210 Juta ke UKM Hadapi Corona

Rabu, 8 April 2020 | 12:54 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– The Visa Foundation berkomitmen melaksanakan dua program senilai US$ 210 juta untuk membantu usaha kecil dan mikro (UKM) secara global di tengah wabah virus corona (Covid-19). Donasi ini sejalan fokus foundation memberdayakan ekonomi perempuan, ekonomi inklusif, serta memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Seiring meluasnya Covid-19, masyarakat semakin terdampak dan membutuhkan bantuan darurat,” kata CEO and Chairman Visa, Al Kelly dalam keteranngan yang diterima Rabu (8/4/2020).

Program pertama senilai US$ 10 juta didesain sebagai bantuan dana darurat untuk mendukung badan amal di garda depan dalam penanganan wabah seperti di bidang kesehatan masyarakat dan bantuan makanan. Bantuan diberikan di lima wilayah Visa beroperasi yakni Amerika Utara; Amerika Latin dan Karibia; Eropa; Asia Pasifik; serta Eropa Tengah, Timur Tengah, dan Afrika.

Dia mengatakan, sebagai perusahaan global yang menjalankan bisnis secara lokal, Visa menyadari pentingnya memberikan bantuan tersebut. "Kami berkomitmen terhadap pemulihan jangka panjang dan akan menjajaki berbagai upaya untuk mendorong aktivitas ekonomi, sejalan misi kami dalam memajukan pelaku usaha, dan perekonomian,” kata Al Kelly.

Program kedua senilai U$ 200 juta berdurasi lima tahun, yang bertujuan mendukung UKM di seluruh dunia, dengan fokus memberdayakan ekonomi perempuan.

The Visa Foundation akan menyediakan dana permodalan kepada lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan mitra investasi yang mendukung UKM. UKM merupakan tulang punggung perekonomian dunia yang berkontribusi 90 persen bisnis di seluruh dunia dan menyerap 60 persen tenaga kerja secara global. Terdapat defisit kredit sebesar US$ 300 miliar setiap tahunnya dalam mendanai UKM yang dibina perempuan. “Saat ini menjadi krusial, kami harus mempercepat bantuan kepada usaha kecil di garda depan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” lanjut Kelly.

Melalui program bantuan terhadap UKM senilai USS$ 200 juta, The Visa Foundation akan memberikan US$ 60 juta dalam bentuk hibah kepada LSM yang berdedikasi mendukung pelaku UKM di mana mayoritasnya adalah perempuan, di semua wilayah di Visa beroperasi. The Visa Foundation juga akan mengalokasikan US$ 140 juta kepada mitra investasi yang mampu memberikan kontribusi sosial maupun finansial bagi UKM.

Presiden The Visa Foundation, Graham Macmillan, mengatakan, pendanaan ini merupakan perwujudan komitmen berkelanjutan dalam mendukung UKM dengan memprioritaskan pemberdayaan ekonomi perempuan di seluruh dunia. “Saat perempuan maju, masyarakat pun ikut maju. Kami menyadari bantuan ini sangat dibutuhkan saat ini seiring perekonomian global berupaya pulih dan bangkit kembali,” kata dia.

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman menambahkan, Visa Indonesia turut menyampaikan simpati kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. "Komitmen The Visa Foundation ini sejalan dengan misi kami memajukan UKM di Indonesia, serta program literasi keuangan ‘Ibu Berbagi Bijak’ yang berfokus memberikan edukasi terhadap UMKM yang dibina perempuan,” kata dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Rupiah Tertekan Siang Ini di Tengah Bervariasinya Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 16.180-Rp 16.265 per dolar AS.

EKONOMI | 8 April 2020

Bursa Tokyo dan Seoul Naik, Hang Seng Terhempas

Bursa Australia ASX 200 Index naik 22,23 (0,42 persen) mencapai 5.274.

EKONOMI | 8 April 2020

Sesi Siang, IHSG Hilang 150 Poin ke 4.627

Volume perdagangan sebanyak 34.631 miliar saham senilai Rp 3,248 triliun.

EKONOMI | 8 April 2020

Rupiah Terkoreksi di Awal Perdagangan

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 16.180 - Rp 16.205 per dolar AS.

EKONOMI | 8 April 2020

Awali Sesi IHSG Terkoreksi, Ini Pemicunya

Pukul 09.15 WIB, indeks harga saham gabungan tergerus 81,3 poin (1,71 persen) menjadi 4.696.

EKONOMI | 8 April 2020

2020, Ekonomi Bisa Tumbuh Positif

Stimulus Rp 405 triliun yang dikeluarkan Jokowi bisa mengangkat ekonomi dari keterpurukan yang dalam

EKONOMI | 8 April 2020

Emas Antam Merosot ke Rp 17.000 Per Gram

Harga emas Antam per 250 gram Rp 223,250 juta.

EKONOMI | 8 April 2020

Di Perdagangan Asia, Harga Minyak Naik Pagi Ini

Minyak Brent naik 2,6 persen menjadi US$ 32,70 per barel.

EKONOMI | 8 April 2020

Sejumlah Negara Berjuang Perangi Corona, Bursa Asia Turun

Bursa saham di Australia memimpin pelemahan di bursa utama kawasan itu, dengan S&P/ASX 200 turun 1,81 persen.

EKONOMI | 8 April 2020

Berikut Daftar Saham Pilihan Hari Ini

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.745 - 4.826.

EKONOMI | 8 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS