Harga Emas Relatif Stabil di Tengah Program Stimulus
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Harga Emas Relatif Stabil di Tengah Program Stimulus

Kamis, 9 April 2020 | 05:54 WIB
Oleh : WBP

Chicago, Beritasatu.com- Harga emas bertahan relatif stabil pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (9/4/2020), ketika investor menunggu rilis risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang diharapkan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang langkah stimulus di tengah peningkatan kasus virus corona

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Bursa Comex naik tipis US$ 0,6 atau 0,04 persen, menjadi US$ 1.684,3 per ounce.

"Ketika sejumlah negara dan pemerintah federal merangsang ekonomi dengan mengguyur uang lewat program-program stimulus, akan sangat menguntungkan bagi emas," kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.

Saham-saham Wall Street naik di tengah harapan wabah virus corona di Amerika Serikat mendekati puncaknya dan

Fokus sekarang bergeser ke risalah pertemuan terbaru The Fed pada pukul 18.00 GMT. "Tentu, kita semua akan tertarik melihat di mana The Fed berada di jalur suku bunga mereka. (Tapi) saya pikir kita lebih fokus pada rencana stimulus fiskal dibandingkan stimulus moneter," kata Meger.

Pandemi telah menginfeksi lebih dari 1,38 juta orang di seluruh dunia dan 81.451 telah meninggal, menurut penghitungan Reuters.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (7/4/2020) bahwa Amerika mungkin mencapai puncak kurva wabah virus corona.

Pelaku pasar juga mencermati pertemuan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya pada Kamis, yang dapat menghasilkan penurunan produksi lebih lanjut guna menopang harga minyak.

Investor juga menunggu beberapa laporan termasuk klaim pengangguran mingguan, indeks harga produsen, indeks sentimen konsumen, dan persediaan grosir pada Kamis (9/4/2020), bersama dengan indeks harga konsumen pada Jumat (10/4/2020).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 27,5 sen atau 1,78 persen, menjadi US$ 15,205 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 11,4 atau 1,53 persen, menjadi Us$ 733,6 per ounce.



Sumber:Xinhua, Antara

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Harga Minyak Naik, Investor Cermati Pemotongan Produksi

Harga minyak sangat fluktuatif sehingga berita tentang arah negosiasi dapat menggerakkan harga.

EKONOMI | 9 April 2020

Wall Street Meroket karena Harapan Covid-19 Capai Fase Puncak

Dow Jones Industrial Average naik 779,71 poin, atau 3,44 persen menjadi 23,433.

EKONOMI | 9 April 2020

Apresiasi Kampus Bikin Ventilator, Kemperin Dorong Kerja Sama Industri

Perguruan Tinggi harus membuat ventilator.

EKONOMI | 8 April 2020

Kemkop dan UKM Ajak KUMKM Indonesia Produksi Masker Kain

Pelaku UMKM diminta memproduksi masker kain.

EKONOMI | 8 April 2020

Indikasi Covid-19 Mereda, Wall Street Dibuka Positif

Bursa Amerika Serikat atau Wall Street dibuka menguat ditopang sentimen meredanya wabah virus corona atau Covid-19.

EKONOMI | 8 April 2020

Properin Kenalkan Platform Crowdfunding Investasi Properti

Properin merupakan platform online-to-offline (O2O) yang fokus pada investasi di bidang properti.

EKONOMI | 8 April 2020

Covid-19 Ancam Stok Pangan dan Volatilitas Harga

Penurunan tenaga kerja pertanian semasa pandemi virus corona bisa sampai 4%.

EKONOMI | 8 April 2020

Dampak Covid-19, Bisnis Perhotelan Jakarta dan Bali Terpuruk

Virus corona membuat industri hotel sangat terpuruk dan bahkan terpaksa harus menutup kegiatannya dan merumahkan sejumlah karyawannya

EKONOMI | 8 April 2020

Octa Investama Beri Insentif Trader

Octa yang menyediakan layanan trading online telah menggarap pasar Indonesia.

EKONOMI | 8 April 2020

BI Optimistis Capital Inflow Makin Deras Kembali Akhir Tahun

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengaku masih tetap optimistis capital inflow akan kembali masuk ke Indonesia secara bertahap setiap kuartal.

EKONOMI | 8 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS