Sempat Menguat 11%, Harga Minyak WTI Ditutup di Zona Merah
INDEX

BISNIS-27 503.122 (3.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (48.94)   |   DBX 1066.46 (8.36)   |   I-GRADE 166.255 (1.45)   |   IDX30 491.004 (4.37)   |   IDX80 129.735 (1.28)   |   IDXBUMN20 364.991 (3.6)   |   IDXG30 133.352 (1.3)   |   IDXHIDIV20 441.973 (3.86)   |   IDXQ30 143.512 (1.02)   |   IDXSMC-COM 247.38 (1.97)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (3.76)   |   IDXV30 127.096 (1.35)   |   INFOBANK15 976.214 (4.89)   |   Investor33 422.656 (3.17)   |   ISSI 167.54 (1.38)   |   JII 607.336 (6.13)   |   JII70 209.626 (2.1)   |   KOMPAS100 1162.4 (11.77)   |   LQ45 904.834 (8.66)   |   MBX 1587.29 (13.73)   |   MNC36 315.598 (3.09)   |   PEFINDO25 317.232 (0.31)   |   SMInfra18 287.626 (3.09)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.82)   |  

Sempat Menguat 11%, Harga Minyak WTI Ditutup di Zona Merah

Jumat, 8 Mei 2020 | 05:43 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Harga minyak dunia ditutup berbalik arah menjadi negatif pada perdagangan Kamis sore (7/5/2020) karena optimisme yang mendukung harga mulai memudar. Minyak sebelumnya di zona hijau karena sejumlah faktor yakni perusahaan-perusahaan AS mengurangi produksi, Arab Saudi menaikkan harga jual minyak dan permintaan bensin membaik ketika ekonomi di seluruh dunia dibuka kembali. Namun kenaikan minyak tidak bisa bertahan, hingga dan akhirnya ditutup di zona merah.

Minyak West Texas Intermediate (WTI), patokan AS, turun 44 sen, atau 1,83 persen menjadi US$ 23,55 per barel. Sebelumnya WTI sempat naik lebih dari 11 persen mencapai tertinggi US$ 26,74. Sementara minyak mentah Brent, patokan internasional, ditutup turun 26 sen menjadi $ 29,46 per barel. Namun, sepanjang minggu ini, WTI naik 19 persen.

"Tanda-tanda mulai naiknya permintaan bensin di AS dan pengurangan produksi AS lebih dari 1 juta barel per hari dalam hitungan minggu telah membuat harga minyak pulih," kata analis minyak Capital John Kilduff mengatakan kepada CNBC .

Data Administrasi Informasi Energi Rabu (6/5/2020) menunjukkan produksi untuk pekan yang berakhir 1 Mei turun 200.000 barel per hari menjadi 11,9 juta barel per hari, atau lebih dari 1 juta barel per hari di bawah rekor tertinggi Maret.

Exxon, Chevron dan ConocoPhillips adalah beberapa di antara perusahaan yang telah memangkas produksi dalam menghadapi tekanan harga.

Sementara stok minyak AS pekan lalu meningkat 4,6 juta barel, kecil dari 8,67 juta barel yang diperkirakan analis, menurut FactSet. Sedangkan permintaan bensin masih jauh di bawah level tertinggi, data pemerintah menunjukkan.

Analis energi Mizuho Paul Sankey mencatat bahwa minyak juga mendapat sentimen positif setelah Arab Saudi menaikkan harga jual sehingga mengurangi tekanan harga minyak mentah global.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pembatasan Sosial Dilonggarkan, Wall Street Menguat

Dow Jones Industrial Average naik 211,25 poin, atau 0,89 persen menjadi 23.875,89.

EKONOMI | 8 Mei 2020

Gerai Pertamanya di RI, McDonald’s Sarinah Thamrin Tutup

McDonald’s pertama kali dibuka di Sarinah Thamrin pada 23 Februari 1991.

EKONOMI | 8 Mei 2020

Kadin Jatim Ajak Perusahaan Terapkan Protokol Covid-19 dengan Ketat

Kadin Jatim meminta perusahaan menjalankan SOP tentang pencegahan penularan virus corona dengan ketat.

EKONOMI | 7 Mei 2020

Kemnaker Harus Aktif Dekati Perusahaan Agar Bayar THR

Kemnaker harus aktif dekati perusahaan agar bayar THR.

EKONOMI | 7 Mei 2020

Pengembang Rumah MBR Harapkan Insentif Khusus

Sektor perumahan terutama perumahan menengah bawah dan subsidi MBR, terkena dampak cukup besar.

EKONOMI | 7 Mei 2020

Kempupera Pastikan Trans Sumatera Dukung Jalur Logistik

Kempupera memastikan infrastruktur jalan tol dan nasional fungsional untuk mendukung jalur logistik.

EKONOMI | 7 Mei 2020

Gandeng BJB, Bank Universal BPR Perkuat Likuiditas

Bank Universal BPR terus meningkatkan likuiditas dan kecukupan modal demi kenyamanan nasabah.

EKONOMI | 7 Mei 2020

Bandara Soetta Kembali Aktifkan Pos Pemeriksaan

Bandara Soetta tetap akan menjalankan protokoler kesehatan dan pelaksanaanya seseuai dengan imbauan pemerintah tentang pelarangan mudik.

EKONOMI | 7 Mei 2020

Tetap Beroperasi di Tengah Pandemi, Pertamina Lokomotif Perekonomian Nasional

Langkah Pertamina itu juga menahan terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja, yang tengah marak di tengah menurunnya aktivitas perekonomian.

EKONOMI | 7 Mei 2020

Andre Rosiade Pertanyakan Penunjukan Himbara sebagai Penyangga Likuiditas

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade mempertanyakan penunjukan Himbara sebagai penyangga likuiditas perbankan.

EKONOMI | 7 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS