Bank Mandiri Restrukturisasi Kredit Rp 58 Triliun
INDEX

BISNIS-27 503.122 (5.5)   |   COMPOSITE 5724.74 (79.25)   |   DBX 1066.46 (9.33)   |   I-GRADE 166.255 (2.41)   |   IDX30 491.004 (6.92)   |   IDX80 129.735 (2.22)   |   IDXBUMN20 364.991 (8.27)   |   IDXG30 133.352 (1.71)   |   IDXHIDIV20 441.973 (6.84)   |   IDXQ30 143.512 (1.96)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.56)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (7.68)   |   IDXV30 127.096 (3.59)   |   INFOBANK15 976.214 (7.36)   |   Investor33 422.656 (4.78)   |   ISSI 167.54 (2.68)   |   JII 607.336 (11.64)   |   JII70 209.626 (3.99)   |   KOMPAS100 1162.4 (19.63)   |   LQ45 904.834 (14.25)   |   MBX 1587.29 (23.16)   |   MNC36 315.598 (4.78)   |   PEFINDO25 317.232 (3.93)   |   SMInfra18 287.626 (7.13)   |   SRI-KEHATI 361.444 (4.14)   |  

Bank Mandiri Restrukturisasi Kredit Rp 58 Triliun

Jumat, 29 Mei 2020 | 19:55 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk hingga akhir April 2020, telah menyetujui restukturisasi kredit secara efektif kepada lebih 300.000 debitur terdampak Covid-19 dengan nilai baki debet mencapai Rp 58 triliun. Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan debitur usaha kecil mikro menengah (UMKM).

"Sebagian besar menggunakan skema penundaan pembayaran cicilan pokok dan bunga," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan, Jumat (29/5/2020).

Dia menjelaskan, sesuai mandat Peraturan OJK yang dipertegas dengas surat OJK tanggal 27 Mei 2020, Bank Mandiri telah menyusun kebijakan internal untuk mempercepat proses persetujuan restukturisasi, serta melakukan proses pelaporan secara khusus.

“Kami menyambut baik beberapa pelonggaran ketentuan perbankan, khususnya terkait aturan kecukupan modal karena akan memberikan ruang likuiditas dan permodalan sehingga stabilitas sektor keuangan tetap terjaga di tengah pandemi virus corona," katanya.

Dia menambahkan, saat ini likuiditas Bank Mandiri masih cukup untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini antara lain ditunjukkan oleh liquidity coverage ratio (LCR) dan net stable funding ratio (NSFR) yang masing-masing berada di kisaran 170 persen dan 112 persen.

"Dengan realisasi LCR dan NSFR yang tinggi tersebut, penyesuaian kewajiban pemenuhan LCR dan NSFR menjadi 85 persen memberikan kelonggaran likuiditas yang lebih banyak bagi Bank Mandiri untuk pemanfaatan aset likuid yang tersedia," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Siap Tampung Relokasi Pabrik AS, Pengembangan KI Brebes Diakselerasi

Kawasan Industri Brebes siap menampung industri AS yang akan direlokasi dari Tiongkok.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Peluang Ekspor Industri Pakaian Jadi Kembali Terbuka

Industri pakaian jadi harus tetap tumbuh.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Hadapi Covid-19, Kemkeu: DPR Beri Dukungan yang Extraordinary

Kelompok yang paling terdampak dalam situasi pandemi ini adalah keluarga miskin.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Gandeng 4 Universitas, Kempupera Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi

Program super spesialis ini akan berjalan selama 18 bulan di mana satu semester dilakukan di dalam kelas dan dua semester di lapangan dengan didampingi mentor.

EKONOMI | 29 Mei 2020

8 Juni, AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan

AirAsia akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Pendapatan Lippo Karawaci yang Disesuaikan Naik Capai Rp 12,2 T

Pendapatan didorong pertumbuhan recurring revenue yang kuat, terutama segmen healthcare, yakni PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO).

EKONOMI | 29 Mei 2020

291 Rumah Sakit Telah Ajukan Klaim Layanan Covid-19

Saat ini sebanyak 291 rumah sakit yang memberikan layanan Covid-19 telah mengajukan klaim kepada Kementerian Kesehatan dan ditembuskan ke BPJS Kesehatan.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Proyek Strategis Nasional Akan Serap 19 Juta Tenaga Kerja

PSN mulai tahun 2020 hingga 2024.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Penuhi Ekspor, Pabrik Suzuki Kembali Beroperasi

Suzuki Indonesia secara bertahap mulai mengoperasikan kembali pabriknya mulai 26 Mei 2020.

EKONOMI | 29 Mei 2020

DPR dan Kadin Bahas Kesiapan Dunia Usaha Masuki New Normal

DPR RI kunjungi Kadin Indonesia bahas kebijakan New Normal.

EKONOMI | 29 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS