Minyak Melonjak 5% ke Level Tertinggi 3 bulan Jelang Pertemuan OPEC+
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Minyak Melonjak 5% ke Level Tertinggi 3 bulan Jelang Pertemuan OPEC+

Sabtu, 6 Juni 2020 | 06:04 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Harga minyak naik pada perdagangan Jumat (6/6/2020) setelah secara mengejutkan tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS) bulan Mei turun dan keputusan OPEC meneruskan diskusi Sabtu guna membahas perpanjangan pemangkasan produksi.

Minyak mentah berjangka Brent naik US$ 2,07, atau 5,2 persen ke US$ 42,07 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate naik US$ 2,14, atau 5,7 persen menjadi US$ 39,55 per barel.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan secara mengejutkan tingkat pengangguran bulan Mei turun menjadi 13,3 persen dari 14,7 persen pada April.

Pada perdagangan Jumat, minyak Brent telah naik 17 persen atau mencapai level tertinggi dalam tiga bulan. Level harga ini cukup diterima bagi produsen minyak seperti Rusia. Kontrak harga tersebut naik lebih dua kali lipat sejak mencapai level terendah US$ 15,98 per barel pada 22 April. Sementara minyak WTI naik 11 persen dari level terendah di 2020.

Kedua patokan minyak itu mencatat kenaikan secara minggu untuk keenam kalinya. Pemicu kenaikannya adalah penurunan produksi dan tanda-tanda kenaikan permintaan bahan bakar karena sejumlah negara mengurangi pembatasan akibat virus corona.

"OPEC dan penurunan pengangguran AS mendorong pasar," kata analis senior Price Futures Group Phil Flynn, di Chicago. "Jika kita melihat permintaan bahan bakar pesawat pulih, maka memberi harapan bahwa ke depan pasokan dapat berkurang," kata Flynn, menunjuk pengumuman American Airlines Group Inc pada Kamis yang akan meningkatkan penerbangan AS pada bulan Juli.

Kementerian Energi Rusia mengatakan konferensi video produsen minyak OPEC+, akan diadakan pada Sabtu. Pasar berharap bahwa beberapa negara sepakat menyelaraskan kesepakatan itu. OPEC+ mengatakan akan mempercepat pertemuan, yang telah dijadwalkan minggu depan, jika Irak dan negara lainnya setuju meningkatkan kepatuhan soal pengurangan pasokan.

Dua sumber OPEC+ mengatakan Arab Saudi dan Rusia sepakat memperpanjang pemotongan lebih dalam hingga akhir Juli. Bahkan Riyadh mendorong memperpanjang pemangkasan hingga akhir Agustus.

Jika OPEC+ gagal menyetujui pembatasan produksi, penurunan dapat menjadi 7,7 juta barel per hari dari Juli hingga Desember seperti yang disepakati sebelumnya.

Penguatan harga minyak juga didukung badai tropis pertama musim ini di Teluk Meksiko AS. Storm Cristobal diperkirakan akan memasuki Teluk tengah minggu ini, daerah yang kaya dengan anjungan lepas pantai, dan dapat menerpa di sepanjang kilang Louisiana pada Minggu.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dow Meroket 800 Poin karena Lapangan Kerja Bertambah

Dow Jones Industrial Average melonjak 829,16 poin, atau 3,1 persen menjadi 27.110.

EKONOMI | 6 Juni 2020

PT SPV Siap Dorong Pertumbuhan Industri Lewat Penurunan Harga Gas

Langkah awal ini merupakan milestone bagi industri dan PGN untuk menuju pemulihan ekonomi.

EKONOMI | 6 Juni 2020

AIA Salurkan Hasil Donasi Program #SehatUntukBersama

Seluruh donasi yang terkumpul disalurkan melalui Baznas dan AAJI.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Kabar Blibli Penipu Ternyata Hoax

Pada kenyataannya, Blibli selalu memastikan kenyamanan pelanggan ketika berbelanja.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Kemampuan SDM Sektor Mineral Perlu Ditingkatkan

Guru Besar ITB mendukung hilirisasi mineral dan penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Penyuluh dan Petani Diajak Antisipasi Krisis Pangan

Dan yang terpenting, pertanian mampu menjaga stabilitas nasional.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Bupati Matim dan Gubenur NTT Jangan Bangkang Terhadap Hukum

Batalkan rencana tambang batu gamping di Matim.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Sandiaga: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kepentingan Rakyat

Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah, namun belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan rakyat.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Ketahanan Industri Perlu Dijaga Selama Pandemi Covid-19

Sektor industri tidak terlepas dari dampak pandemi Covid-19 karena adanya disrupsi pada sisi permintaan dan penawaran.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Di Luar Dugaan Wall Street, Pengangguran AS Menurun

Dow Jones Industrial Average naik 2,61 persen, S&P 500 naik 2,19 persen, dan Nasdaq naik 1,54 persen.

EKONOMI | 5 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS