Orasi Wapres, Usaha Syariah Harus Terapkan Manajemen Modern

Orasi Wapres, Usaha Syariah Harus Terapkan Manajemen Modern

Selasa, 23 Juni 2020 | 14:34 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyatakan, potensi ekonomi dan keuangan syariah masih besar meski perkembangan sektor ini cukup pesat. Untuk itu, diperlukan manajemen modern dan tata kelola usaha yang baik guna mengoptimalkan potensi itu.

“Kegiatan usaha syariah selain harus menjalankan usaha yang menguntungkan, juga mampu memenuhi ketentuan syariah yang lebih ketat,” ujar Ma’ruf Amin dalam pidatonya ketika menerima penghargaan gelar Doktor Honoris Causa (DHC) dalam bidang Ilmu Manajemen Keminatan Syariah dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melalui video conference, Selasa (23/6/2020).

Wapres mencontohkan pengelolaan bank syariah sudah baik karena ada Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang berperan mengawasi produk agar sesuai prinsip syariah. Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya pelaksanaan operasional, lingkungan dan budaya kerja, cara berpakaian dan sikap karyawan. “DPS biasanya diposisikan setingkat dengan Dewan Komisaris,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Wapres menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada UMI karena telah menyelenggarakan pendidikan manajemen dengan keminatan syariah sebagai salah satu fokus pembelajaran. "Saya harap dapat berkontribusi dalam melahirkan praktisi-praktisi manajemen yang tidak saja mempu memahami teori manajemen modern, tetapi juga mampu menerapkan prinsip syariah dalam setiap aktivitas usaha yang dijalankan,” kata Wapres.

Di akhir orasinya, Wapres meminta ekonomi dan keuangan syariah terus digaungkan. Apalagi, saat ini Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) telah diperluas cakupannya menjadi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Di lembaga itu, Presiden menjadi ketuanya dan Wapres menjadi wakil ketua sekaligus ketua harian. “Saya harap agar kita semua senantiasa menggelorakan dan mempromosikan ekonomi dan keuangan syariah, agar terus berkembang dan mencapai potensinya,” kata Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyampaikan apresiasi atas pemberian penghargaan gelar Doktor Honoris Causa kepada Wapres. Ia berharap penganugerahan ini dapat menginspirasi berbagai pihak dalam mengembangkan manajemen ekonomi syariah di Indonesia.

“Saya dan atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak Profesor Doktor Kiai Haji Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia. Semoga akan semakin menginspirasi banyak pihak untuk lebih fokus dalam pengembangan manajemen ekonomi syariah di Indonesia,” kata Nurdin.

Turut hadir secara virtual dalam prosesi ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, Wali Kota Makassar Yusran Jusuf serta para pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perbarindo Maksimalkan Digitalisasi BPR-BPRS

Perbarindo mengumumkan pemenang lomba kreativitas BPR-BPRS yang digelar dalam rangka memperingati Hari BPR-BPRS Nasional.

EKONOMI | 23 Juni 2020

PRUCekatan, Solusi Prudential Pasarkan Produk Unit Link Secara Virtual

Selama masa pandemi akibat mewabahnya Covid-19, Prudential Indonesia memasarkan produk unit link secara tatap muka virtual melalui sistem pemasaran PRUCekatan.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Clothing Brand Lokal Livehaf Torehkan Pertumbuhan Bisnis Tiga Digit

Di awal berdirinya, Livehaf hanya menyediakan t-shirt sablon dan dipasarkan melalui Instagram.

EKONOMI | 23 Juni 2020

351 Paket Proyek Kempupera Terancam Dihentikan

Sebanyak 351 paket pekerjaan di Kempupera terancam dihentikan jika hingga akhir Juli 2020 belum terkontrak.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Politisi Golkar: Pemerintah Butuh BI untuk Berbagi Beban Covid-19

Misbakhun meyakini BI pasti bersedia mengambil peran untuk berbagi beban dengan pemerintah tersebut.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Siang Ini, Kurs Rupiah Terdepresiasi ke Rp 14.210

Kurs rupiah berada di level Rp 14.210 per dolar AS atau terdepresiasi 60,5 poin (0,43 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.150.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Sesi I, IHSG Berbalik Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,24 persen ke kisaran 4.906,91 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (23/6/2020).

EKONOMI | 23 Juni 2020

Imbas Pandemi Covid-19, Perekonomian Indonesia Diprediksi Tidak Akan Resesi

Wamenlu Mahendra Siregar memaparkan bahwa perekonomian Indonesia cukup resilien dan diprediksikan untuk tidak masuk dalam resesi pada tahun ini.

EKONOMI | 23 Juni 2020

Kurs Rupiah Melemah ke Kisaran Rp 14.200

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Senin (22/6/2020), melemah ke kisaran Rp 14.200.

EKONOMI | 23 Juni 2020

IHSG Menguat Tipis di Awal Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,15 persen ke kisaran 4.926,36 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (23/6/2020).

EKONOMI | 23 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS